Market Indices

Bukit Asam Siap Ekspor Batubara Melalui Bengkulu

Rubrik Ekonomi Bisnis

06 Mei 2013 10:01:00 WIB

WE.CO.ID - Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Milawarman menyatakan siap mengekspor batubara melalui Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu mengingat jarak pengangkutan yang lebih pendek dibanding melalui Lampung.

"Kalau infrastrukturnya tersedia kami siap mengekspor melalui Pelabuhan Pulau Baai, tapi saat ini rel kereta api belum dibangun," kata Milawarman di Bengkulu, Minggu (5/5/2013).

Ia mengatakan jika pintu ekspor lebih banyak, akan lebih baik bagi PTBA sebab cadangan batubara di Sumatra Selatan mencapai 1,6 miliar ton.

Ekspor batubara PTBA mencapai 15 juta ton per tahun. Komoditas itu diekspor melalui Provinsi Lampung dan Kertapati, Sumatera Selatan.

"Kalau mengangkutnya lewat darat menggunakan jalan, kasihan jalan-jalan di Bengkulu bisa cepat rusak," katanya.

Menurut dia, jika rel kereta api yang menghubungkan Provinsi Bengkulu dengan Sumatra Selatan sudah dibangun maka PTBA akan mengekspor batubara lewat Bengkulu.

Sejumlah negara tujuan ekspor PTBA antara lain Taiwan, Jepang, India, Vietnam, Malaysia dan China Selatan.

Milawarman hadir dalam pertemuan direksi sejujmlah BUMN di Provinsi Bengkulu terkait kunjungan kerja Menteri BUMN Dahlan Iskan ke Kota Bengkulu.

Sementara itu Dahlan Iskan dalam sambutannya sempat memperkenalkan Dirut PTBA Milawarman kepada peserta yang hadir dalam forum ramah tamah acara itu.

Menurut Menteri BUMN, PTBA harus menempuh jarak 400 kilometer (km) dari lokasi pertambangan di Sumatra Selatan menuju Lampung, sebelum hasil tambang itu diekspor ke berbagai tujuan.

"Kalau lewat Bengkulu pasti lebih dekat dan peluang ini bisa dimanfaatkan PT Pelindo yang mengelola Pelabuhan Pulau Baai," katanya.

Gubernur Bengkulu Junaidi Hamsyah mengatakan proyek pembangunan rel kereta api (KA) yang menghubungkan Bengkulu menuju Muaraenim, Sumatara Selatan akan dilelang pemerintah pusat pada akhir 2013.

"Kami harapkan lelang proyek itu segera dilakukan pada akhir tahun ini sehingga pembangunan rel KA dapat dimulai pada 2014," katanya.

Pembangunan rel KA itu, kata dia, merupakan salah satu proyek yang disepakati Pemerintah Indonesia dengan investor Korea Selatan.

Nota kesepakatan proyek tersebut ditandatangani dalam "Working Level Task Force ke-3 dan Korea-Indonesia Jeju Initiative" di Pulau Jeju, Korea Selatan pada Oktober 2012. (Ant)

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto:Dok. Bukit Asam

Editor: cipto

Recomended Reading

Selasa, 02/06/2015 02:21 WIB

Persipura: Kami Tetap di Bawah PSSI

Selasa, 02/06/2015 09:49 WIB

Peugeot Ukir Sejarah Baru Dunia Otomotif di Indonesia

Selasa, 02/06/2015 01:19 WIB

Jokowi: Sanksi FIFA Itu Momentum Pembenahan

  • OJK

Kabar EkBis

02 Juni 2015 - Ekonomi Bisnis

BPS: Inflasi di NTB di Bawah Angka Nasional

02 Juni 2015 - Ekonomi Bisnis

BI Bali Dorong Penggunaan Uang Elektronik

Kabar Indonesia

02 Juni 2015 - Politik

Aher Hormati Putusan Bebas Yance

Executive Brief

Yongki Komaladi siap tembus pasar Tiongkok.

Pemkot Mataram akan gandeng Iwapi untuk bina perempuan pengusaha.

BPS catat laju inflasi di NTB pada Mei 2015 sebesar 0,28 persen.

Bank Mandiri perkirakan pelemahan ekonomi makro berlangsung hingga 2016.

Harga lada putih di Lebak tembus Rp120.000 per kilogram.

BI Bali dorong penggunaan uang elektronik sebagai alat pembayaran non-tunai.

Pelabuhan Pangkalbalam catat jumlah muat barang 64,49 ribu ton pada April 2015.

BPS catat 5.725 wisman berkunjung ke NTB selama April 2015.

Bank Sumsel Babel dukung program rumah bersubsidi bagi rakyat berpenghasilan rendah.

Recommended Reading

Rabu, 03/06/2015 03:16 WIB

Indonesia Masuki Era Bonus Demografi

Selasa, 02/06/2015 21:06 WIB

Jokowi: Orang Tua Harus Awasi Anak

Selasa, 02/06/2015 19:51 WIB

Obama Desak Myanmar Hentikan Diskriminasi Rohingya

Selasa, 02/06/2015 16:08 WIB

DPR: Penghargaan Dunia Penyiaran Harus Jadi Sistem

Selasa, 02/06/2015 15:12 WIB

PLN Makassar Jamin Tidak Ada Pemadaman Listrik saat Ramadhan

Selasa, 02/06/2015 11:55 WIB

Jokowi: RS yang Tolak Pasien Akan Ditindak Tegas

Selasa, 02/06/2015 11:11 WIB

Menteri PAN-RB Minta Dilakukan Penelitian Ijazah Anggota ASN/TNI/Polri

Selasa, 02/06/2015 10:06 WIB

DPR-Sudan Pererat Hubungan

Entertainment

03 Juni 2015 - Olahraga

Indonesia Tak Berdaya Lawan Myanmar