Market Indices

IPB Ciptakan Hormon Pemacu Pertumbuhan Ikan

Rubrik Agrikultur

07 Mei 2013 11:31:00 WIB

WE.CO.ID - Peneliti dari Institut Pertanian Bogor Dr Alimuddin menghasilkan inovasi "Fishgrow Stimulant" (FGS) atau hormon pertumbuhan ikan yang bisa meningkatkan lanjut pertumbuhan ikan hingga 2-3 kali lipat.

"Kami mengembangkan suatu bahan yang bisa memacu pertumbuhan ikan dengan hormon pertumbuhan yang diproduksi melalui bakteri," kata Dr Alimuddin, pengajar dari Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB, dalam siaran persnya, Selasa (7/5/2013).

Alimuddin menjelaskan, latar belakang ia menghasilkan inovasi tersebut karena melihat latar belakang Indonesia yang memiliki berbagai jenis ikan yang harganya mahal tapi pertumbuhannya lambat.

Dicontohkannya ikan sidat, ikan gurame atau ikan kerapu. Untuk ikan gurame saja harus menunggu lebih dari satu tahun untuk mendapatkan ikan yang siap jual.

"Saat FGS diberikan pada ikan gurame, ikan sidat dan ikan nila ternyata hasilnya bagus," ujarnya.

Dijelaskannya tingkat produksi budidaya ikan konsumsi ditentukan oleh laju pertumbuhan dan tingkat kelangsungan hidup ikan.

Namun, laju pertumbuhan akan menentukan lama waktu pemeliharaan mencapai ukuran konsumsi atau dapat dijual.

Metode untuk meningkatkan laju pertumbuhan yang ada saat ini masih belum mudah diaplikasikan dengan cepat oleh pembudidaya ikan.

Untuk mendapatkan FGS, lanjut Alimuddin, ia memilih metode "recombinant growth hormone (rGH)" karena mampu memberikan perbaikan genetik sebesar 200 persen.

Menurutnya, mekanisme kerja FGS secara langsung mampu menginduksi diferensiasi sel-sel prekursor terkait fungsi fisiologi (metabolisme lemak, karbohidrat, suplai nitrogen pada organisme masa pertumbuhan, dll.).

"Dan hasil secara tidak langsung adalah mampu meningkatkan produksi IGF-I pada sel-sel yang berdiferensiasi & IGF-I di hati," ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa menurut literatur, setelah diaplikasikan pada beberapa ikan metode ini memberikan hasil yang sangat memuaskan.

Dijelaskannya pada ikan kakap hitam pertumbuhannya meningkat 60 persen, ikan flounder meningkat 24 persen, ikan mas koki meningkat 43 persen, ikan nila meningkat 171 persen, dan udang vaname meningkat 42,2 persen.

Vektor ekspresi FGS menggunakan gen dari ikan (ikan mas, ikan gurame atau ikan kerapu) dimasukkan ke bakteri Escherichia coli yang umum dipakai oleh orang molekuler.

"Nah bakteri inilah yang memproduksi FGS. FGS dapat disimpan dalam bentuk larutan (penyimpanan di freezer) dan tepung (penyimpanan di kulkas)," ujarnya.

Ia mengatakan aplikasi FGS pada ikan terbagi dalam tiga cara. Pertama larva ikan direndam dalam air mengandung FGS dengan dosis 0,03-30 mg/L selama 1-2 jam, dan kedua FGS bisa ditambahkan pada pakan dengan dosis 0,5-30 mg/kg dengan tiga atau empat kali pemberian. Atau dengan menggabungkan kedua cara di atas dengan merendam larva dan menambahkan FGS pada pakannya.

FGS dapat meningkatkan efisiensi pakan hingga lima kali lipat dan menurunkan biaya produksi ikan. Setelah diberi FGS terjadi pertumbuhan sebesar 75 persrn pada ikan gurame dan ikan sidat 2,5 kali lebih tinggi dari ikan sidat yang tidak diberi FGS.

Menurut Alimuddin, dari sisi keamanan pangan, metode ini sangat aman berdasarkan berbagai parameter yang sudah diuji.

"Ini selalu dipertanyakan apakah sama dengan yang digunakan pada ayam dulu (memacu pertumbuhan ayam dengan mengunakan steroid). FGS merupakan peptida biasa," katanya.

Dijelaskannya FGS merupakan peptisida biasa, jika direndam selama satu jam, setelah itu dibiarkan maka kemampuannya sudah turun setelah 2-3 bulan.

Ada studi yang mengatakan setelah 90 menit sudah tidak terdeteksi di dalam usus ikan. FGS terdegradasi di dalam saluran pencernaan tikus uji dan terabsorbsi di dalam saluran pencernaan dan sistem peredaran darah ikan dan tikus uji.

"Sehingga ikan dengan penambahan FGS aman dikonsumsi manusia," katanya menegaskan. (Ant)

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto:Ist.

Editor: Cipto

Recomended Reading

Kabar EkBis

23 November 2014 - Ekonomi Bisnis

Thailand Pasar Potensial Aneka Kerajinan Bali

23 November 2014 - Infrastruktur

Mewujudkan Gagasan Tol Laut (Bagian II-Habis)

23 November 2014 - Infrastruktur

Mewujudkan Gagasan Tol Laut (Bagian I)

Executive Brief

Sebanyak 550 warga Jerman telah bergabung bersama pelaku jihad di Suriah dan Irak.

Hasil Pertandingan Eredivisie Belanda

AZ Alkmaar 1 - 0 Vitesse

Go Ahead Eagles 2 - 0 NAC Breda

Feyenoord 2 - 0 FC Dordrecht

Ajax 4 - 1 SC Heerenveen

Willem II 1 - 1 Excelsior

Hasil Pertandingan Liga BBVA Spanyol

Atletico Madrid 3 - 1 Malaga

Eibar 0 - 4 Real Madrid

Barcelona 5 - 1 Sevilla

Hasil Pertandingan Liga Serie A Italia

Atalanta 1 - 2 Roma

Lazio 0 - 3 Juventus

Hasil Pertandingan Ligue 1 Prancis

Bastia 0 - 0 Lyon

Guingamp 0 - 1 Rennes

Lorient 1 - 0 Lens

Monaco 2 - 2 Caen

Nice 0 - 0 Reims

Hasil Pertandingan Bundesliga Jerman

Bayern Munich 4 - 0 Hoffenheim

Borussia Monchengladbach 1 - 3 Eintracht Frankfurt

Hannover 96 1 - 3 Bayer Leverkusen

Mainz 05 2 - 2 Freiburg

Paderborn 2 - 2 Borussia Dortmund

Schalke 04 3 - 2 Wolfsburg

FC Cologne 1 - 2 Hertha Berlin

Hasil Pertandingan Liga Premier Inggris

Chelsea 2 - 0 West Bromwich Albion

Everton 2 - 1 West Ham United

Leicester City 0 - 0 Sunderland

Manchester City 2 - 1 Swansea City

Newcastle United 1 - 0 Queens Park Rangers

Stoke City 1 - 2 Burnley

Arsenal 1 - 2 Manchester United

BCA tambah gerai layanan perbankan berbasis digital di Surabaya.

Recommended Reading

Minggu, 23/11/2014 17:16 WIB

DPR Minta Pertamina Kelola Sendiri Blok Mahakam

Minggu, 23/11/2014 15:54 WIB

Menteri Susi: Indonesia Tangkap 35 Kapal Pencuri Ikan

Minggu, 23/11/2014 12:17 WIB

Kemenkop Janjikan Danai UKM Rp 2 Miliar per Kecamatan

Minggu, 23/11/2014 08:58 WIB

Tarif Kereta Api akan Naik

Minggu, 23/11/2014 07:49 WIB

Menteri Yudhi: Uang Sebesar Rp 14 Triliun Habis di Sektor IT Tanpa Ada Integrasi

Sabtu, 22/11/2014 21:48 WIB

BI: Bank Harus Salurkan Kredit Ke UMKM Tahun 2015 Mendatang

Sabtu, 22/11/2014 12:05 WIB

OJK Terbitkan 20 Aturan Baru

Sabtu, 22/11/2014 11:20 WIB

Malaysia Segera Hapus Subsidi BBM

Entertainment

22 November 2014 - Olahraga

Filipina Lumat Laos 4-1 di Piala AFF

22 November 2014 - Olahraga

Riedl: Kondisi Pemain Sudah Siap 100 Persen