Market Indices

Israel: Rusia Bakal Jual Senjata Canggih ke Suriah

Rubrik Internasional

10 Mei 2013 02:00:00 WIB

WE.CO.ID Israel memperingatkan Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir bahwa Rusia berencana untuk menjual sistem peluru kendali canggih darat-ke-udara kepada Suriah meskipun Barat menekan Moskow untuk menunda langkah tersebut, kata Wall Street Journal pada Rabu.

Surat kabar itu mengatakan para pejabat AS telah mengkonfirmasi dan mereka menganalisis laporan Israel tetapi tidak akan mengomentari apakah mereka percaya penjualan baterai rudal S-300 sudah dekat.

Tidak ada komentar segera tersedia dari pejabat di Pentagon atau Departemen Luar Negeri AS.

Pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad telah berusaha untuk membeli rudal baterai canggih S-300, yang dapat mencegat baik pesawat berawak dan peluru kendali, dari Moskow selama bertahun-tahun.

Negara-negara Barat telah berulang kali mendesak Rusia untuk memblokir penjualan itu, yang menurut mereka bisa menyulitkan setiap upaya intervensi internasional dalam perang saudara di Suriah.

ournal mengatakan informasi yang diberikan kepada Washington oleh Israel menunjukkan bahwa Suriah telah melakukan pembayaran pada kesepakatan 2010 dengan Moskow untuk membeli empat baterai seharga 900 juta dolar AS, termasuk pembayaran dilakukan tahun ini melalui bank pembangunan Rusia di luar negeri, yang dikenal sebagai VEB tersebut.

Surat kabar itu mengatakan paket termasuk enam peluncur dan 144 rudal operasional, masing-masing dengan kisaran 125 mil (200 mil), dengan pengiriman awal diperkirakan dalam tiga bulan berikutnya.

Sedangkan efektivitas penuaan angkatan udara Suriah adalah tidak jelas, dan kebanyakan ahli percaya bahwa sistem rudal pertahanan udaranya, ditingkatkan setelah serangan Israel 2007 terhadap tempat yang dicurigai sebagai situs nuklir, masih cukup kuat. (Antara)

 Foto: muslimdaily.net

 

Editor: Ihsan

Recomended Reading

Jum'at, 27/02/2015 08:32 WIB

Hadapi PSGL, PSMS Medan Pertajam Lini Depan

Sabtu, 28/02/2015 04:39 WIB

JK: General Motor Bangkrut Karena Kalah Bersaing

Jum'at, 27/02/2015 14:53 WIB

Sanchez Flores Lepas Jabatan Pelatih Getafe

Kabar EkBis

28 Februari 2015 - Ekonomi Bisnis

Bulog: Pemerintah Belum Perlu Impor Beras

28 Februari 2015 - Perikanan

Menteri Susi: "Transshipment" Tetap Dilarang

Executive Brief

LPSK harap kepolisian permudah proses pelayanan kehilangan korban begal.

Apindo minta BPJS Kesehatan perpanjang masa penundaan pendaftaran kepesertaan.

PWI-R minta dewan pers giatkan sosialisasi wawasan jurnalistik ke masyarakat.

OJK minta perbankan di Aceh salurkan kredit untuk sektor produktif.

Sebanyak 415 gerai pamerkan buku Islam di pameran IBF ke-14 di Jakarta.

Komisi XI minta Pemprov Kaltim fokus pada pembangunan sektor pertanian.

Perindo nilai Presiden Jokowi harus rebut kendali PDI Perjuangan.

Bank Danamon targetkan perbankan syariah Danamon tumbuh 20 persen pada 2015.

JK nilai GM kalah bersaing dengan industri otomotif Jepang dan Korea Selatan.