Market Indices

DHL dan Citibank Berikan Potongan Harga

Oleh Cipto - Rubrik Ekonomi Bisnis

10 Mei 2013 17:28:00 WIB

WE.CO.ID - Penyedia jasa pengiriman ekspres internasional DHL Express dan Citibank Indonesia kerja sama memberikan potongan harga hingga 35 persen dari tarif umum kepada pemegang kartu debit.

Potongan harga itu berlaku kepada pemegang kartu debit dan kartu kredit Citibank yang tidak memiliki akun DHL.

Senior Vice President DHL Express Southeast Asia, Yasmin Aladad Khan dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (10/5/2013) mengatakan, kerja sama tersebut diperkirakan diharapkan akan menjangkau lebih dari 1,6 juta nasabah Citibank untuk membantu mereka mengirimkan paket ke seluruh penjuru kepulauan Indonesia dan dunia menggunakan jasa DHL Express.

"DHL dan Citibank telah membangun hubungan kerjasama yang baik dan kolaborasi kali ini merupakan pembaharuan dari kemitraan strategis yang telah kami bangun. Kerjasama ini merupakan platform yang baik bagi DHL dalam menawarkan kemudahan dan kenyamanan kepada para nasabah Citibank untuk melakukan pengiriman, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai Citibank," ujar Yasmin Aladad Khan.

Ia menambahkan, DHL Express Indonesia tengah merayakan ulang tahunnya yang ke-40, dan promosi ini adalah cara kami untuk berterima kasih kepada para nasabah Citibank atas dukungan mereka selama bertahun-tahun.

"Sinergi yang kami bangun bersama dengan Citibank akan memberikan manfaat kepada konsumen dan membantu mereka menghemat biaya sebagai penyedia logistik terpercaya, kami menawarkan kenyamanan, kehandalan, dan kecepatan dalam pengiriman," ujar Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohammad.

Promosi yang berlaku hingga 31 Desember 2013 tersebut akan memberikan diskon bagi pemegang kartu Citibank sebesar 10 persen untuk tujuan pengiriman dalam negeri dan 20 persen untuk tujuan pengiriman Internasional.

"Pemegang kartu juga dapat memperoleh potongan tambahan hingga 15 persen dengan menukarkan Citi Reward Points. Para pemegang kartu yang ingin menikmati cicilan bebas bunga dapat memanfaatkan program EazyPay yang tersedia di SERVICE POINTs DHL Express tertentu," ujarnya.

Menurut dia, DHL dan Citibank telah mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan selama beberapa tahun terakhir.

"Kami telah menerima respon positif dari para pelanggan DHL yang menggunakan fasilitas kartu kredit. Promosi retail yang saat ini kami luncurkan bersama DHL akan menjadi nilai tambah yang signifikan bagi para pelanggan kami, terutama mereka yang menggunakan layanan DHL," kata Cards & Loan Business Head, Citibank Indonesia, Suparman Kusuma.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto:businessbecause.com

Penulis: Sucipto

Kabar EkBis

29 Agustus 2014 - Ekonomi Bisnis

Kadin: Tingkatkan Kualitas SDM untuk Hadapi MEA

Executive Brief

KSPI tolak rencana kenaikan harga BBM bersubsidi yang akan diberlakukan Jokowi-JK.

Perbarindo catat realisasi kucuran kredit ke UMKM baru mencapai 61 persen.

Wamenkeu: Belum ada rencana pertemuan antara pemerintah dengan tim transisi.

Wamenkeu: Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 paling realistis 5,3 persen.

OJK: Kinerja perbankan hingga posisi Agustus 2014 terlihat relatif stabil.

PGN mencatatkan pendapatan bersih sebesar 1,703 miliar dolar AS.

BI: Pendistribusian uang pecahan Rp 100.000 baru berjalan dengan lancar.

CT pastikan Newmont ikuti seluruh peraturan hukum yang berlaku di Indonesia.

BI: Keberadaan lembaga zakat yang efisien tingkatkan jangkauan layanan kepada masyarakat.

BRI waspadai kondisi likuiditas di pasar keuangan yang diperkirakan akan lebih ketat pada 2015.

Semen Indonesia akan implementasikan sistem cash pooling.

CIMB Niaga Syariah perkenalkan produk iB Pahala Haji dan iB Rencana Haji.

Semen Indonesia akan jajaki bisnis sektor properti dan infrastruktur jalan tol.

PGN tanda tangani perjanjian fasilitas pinjaman sindikasi senilai 650 juta dolar AS.

Adaro Energy catatkan kenaikan pendapatan pada semester I-2014 sebesar tujuh persen.

OJK ingatkan perbankan lakukan langkah antisipatif hadapi tekanan likuiditas.

DPR akui adanya keinginan pemerintah lakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi 2014.

BI: Pengelolaan BBM bersubsidi jadi kendala pertumbuhan ekonomi nasional.

BI harapkan perbankan syariah di dalam negeri aktif terbitkan instrumen pendanaan.

Menkeu tegaskan kuota BBM bersubsidi 2014 sebesar 46 juta kiloliter tidak bisa ditambah.

Entertainment & Life Style

27 Agustus 2014 - Olahraga

Persipura Jayapura Bantai Kuwait SC 6-1

26 Agustus 2014 - Olahraga

Mario Gomez Incar Kembali Ke Timnas