Market Indices

Indofarma Menangkan Tender E-Catalog Obat Generik Sebesar Rp 1,6 T

Oleh Jafei - Rubrik Ekonomi Bisnis

13 Mei 2013 14:00:00 WIB

WE.CO.ID - PT Indofarma Tbk (INAF) memenangkan tender E-Catalog obat generik yang diselenggarakan Kementrian Kesehatan dengan nilai investasi sebesar Rp 1,6 triliun.

"Indofarma adalah pemasok terbesar kebutuhan e-catalog yaitu sebesar Rp 1,6 triliun yang semuanya merupakan produk generik. E-catalog diikuti 20 pabrik dari 150 pabrik yang ada di indonesia," ujar Direktur Utama INAF, Elfiano Rizaldi saat acara temu wartawan di Jakarta, Senin (13/5/2013).

Elfiano menjelaskan bahwa nilai investasi sebesar Rp 1,6 triliun tadi akan diinvestasikan semua ke obat generik. "Dari sekitar 164 item produk generik yang dimiliki Indofarma, sekitar 109 item yang masuk. Mulai dari antibiotik, obat hipertensi, obat kolesterol, obat jantung, obat pencernaan, dan yang belum ada serta menjadi harapan kami itu  obat kanker dan serum," tambahnya.

Program e-catalog ini total nilainya sebesar Rp 6 triliun. Indofarma meruapakan produsen terbesar dalam program ini. Hingga saat ini Indofarma telah mellakukan verifikasi dan pada Mei-Juni sudah ada Rp 100 hingga 150 milyar untuk diproduksi. Dan akan didistribusikan ke beberapa kota di pulau Jawa, dan akan dilanjutkan dengan menyasar pasar di Indonesia bagian timur.

Lebih lanjut Indofarna menilai program e-catalog ini merupakan langkah yang baik, karena pemerintah langsung mentender langsung kepada pabrik bukan ke distributor, sehingga pabrik dapat memberikan harga yang rendah bagi pemerintah dan dilakukan per item dan per provinsi. Bukan lagi dengan kemampuan membeli suatu provinsi.

 

Annisa Nufitriyani

Foto: Dok. Indofarma

Penulis: Redaksi

Executive Brief

Bank Mandiri luncurkan layanan mikro terpadu bernama Layanan Mandiri Mikro Sejahtera.

OJK akan terus dorong layanan jasa keuangan mikro terpadu.

Firmanzah prediksi pada satu tahun ke depan perekonomian Indonesia alami sejumlah tantangan.

Bank Mandiri targetkan penurunan tingkat kredit bermasalah.

KPPU antisipasi potensi terjadinya tindakan kartel dalam penurunan suku bunga deposito.

Menkeu: APBN 2015 disusun penuh kehati-hatian untuk hadapi potensi risiko perekonomian global.

Bank QNB Kesawan komitmen dukung perkembangan sektor perbankan dan keuangan Indonesia.

Sharif Sutardjo ajak dunia internasional berikan perhatian terhadap sumber daya kelautan.

Pengamat minta pemerintah perjelas ketentuan biaya produksi minyak dan gas bumi yang dikembalikan negara.

Hipmi sarankan pelaku UKM di Riau buat kemasan produk yang bagus.

Kemenpera terima lonjakan permintaan pembangunan rusun dari pesantren dan perguruan tinggi.

Kemenparekraf segera selesaikan proses standarisasi pariwisata syariah Indonesia.

KAI Semarang luncurkan KA Komuter Kedungsepur.

RUU Perkoperasian telah dirombak hingga empat kali dalam bentuk draf naskah akademik.

ADB setujui program pinjaman 400 juta dolar AS untuk bantu Indonesia perbaiki iklim investasi.

ASEAN diminta untuk belajar dari kegagalan Masyarakat Ekonomi Eropa yang terapkan euro.

Dinar dan dirham dinilai paling ideal untuk menjadi mata uang tunggal ASEAN.

Perbanas: Konsolidasi perbankan akan mampu hasilkan bank yang lebih kuat.

Komisioner KPU sesalkan pilkada melalui DPRD.

OJK terima pengaduan masuk sebanyak 1.712 sepanjang tahun 2014.

Medco temukan minyak bumi dengan perkiraan produksi 3.300 bph di Libya.

Garuda Indonesia hapus airport tax mulai bulan Oktober 2014.

Kemendag buka peluang usaha bagi TKI di Taiwan.

Entertainment & Life Style

28 September 2014 - Entertainment & Life Style

Hati-hati! Tidur dengan Lampu Terang Bisa Berdampak Serius bagi Kesehatan

28 September 2014 - Entertainment & Life Style

Inilah Tiga Hal yang Disembunyikan Wanita Terkait Seks