Market Indices

Bashar Al-Assad Curiga Terhadap Niat Barat di Suriah

Rubrik Internasional

19 Mei 2013 17:00:00 WIB

WE.CO.ID - Presiden Suriah Bashar al-Assad telah menyambut baik konsensus baru antara Moskow dan Washington mengenai upaya untuk menemukan pendekatan politik guna menyelesaikan krisis politik 26-bulan di Suriah, tapi juga meragukan i'tikad sesungguhnya Barat.

"Kami telah menyambut baik persesuaian Rusia-Amerika dan kami berharap akan ada pertemuan internasional guna membantu rakyat Suriah mengatasi krisis ini," kata Bashar dalam satu wawancara dengan kantor berita Argentina, yang isinya disiarkan oleh kantor berita Suriah, SANA.

Namun, meskipun menyambut tindakan itu, Bashar meragukan i'tikad sesungguhnya Barat, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. Presiden Suriah tersebut mengatakan, "Kami kira kebanyakan negara Barat tidak benar-benar menginginkan penyelesaian di Suriah." Pekan sebelumnya, Amerika Serikat dan Rusia sepakat untuk mengaktifkan kembali Deklarasi Jenedea, yang disepakati tahun lalu dalam upaya mendorong penyelesaian bagi krisis berlarut-larut di Suriah. Kedua negara adidaya itu sepakat untuk menyelenggarakan konferensi internasional dengan dihadiri wakil pemerintah Suriah dan oposisi.

Sekalipun tindakan tersebut dipuji oleh masyarakat internasional sebagai perubahan nyata untuk mengakhiri kebuntuan di Suriah, banyak pengulas politik lokal mengatakan faktor paling penting guna membuat konferensi itu berhasil ialah semua pihak harus bekerjasama dengan transparan dan i'tikad baik serta menghindari pengajuan prasyarat.

Damasksu juga memuji gagasan mengenai pertemuan tersebut, tapi memintah perincian lebih lanjut sebelum memutuskan apakah akan menghadirinya. (Antara)

Foto: muslimdaily.net

Editor: Ihsan

Recomended Reading

Senin, 25/05/2015 07:27 WIB

Lagi, PSSI Terancam Sanksi AFC

Senin, 25/05/2015 05:56 WIB

Survei: Ahok Cukup Pimpin DKI Hingga 2017

Senin, 25/05/2015 04:11 WIB

DPR: Rakyat Indonesia Alami Krisis Kepercayaan

Berita Terkini

Selasa, 26/05/2015 03:22 WIB

Mendag: Bawang Merah Impor Itu Produk Ilegal

Selasa, 26/05/2015 02:49 WIB

DPR Sebut Indonesia Butuh UU Anti Prostitusi

Selasa, 26/05/2015 01:46 WIB

Kubu Ical Anggap Islah Golkar Cuma Jangka Pendek

Selasa, 26/05/2015 00:06 WIB

BPJS Kesehatan Dinilai Miliki Banyak Kelemahan

Senin, 25/05/2015 23:59 WIB

SAP Umumkan SAP S/4HANA, Edisi Cloud

Senin, 25/05/2015 23:48 WIB

Ini Alasan Polri Tak Hadiri Praperadilan Novel

Senin, 25/05/2015 23:44 WIB

Ara Nilai Wajar Aturan PPNBM untuk Rumah Ditunda

Senin, 25/05/2015 23:41 WIB

Pengusaha Minta UU Baru Usaha Pemula

Executive Brief

Serapan beras Bulog Divisi Regional Jawa Tengah capai 4.000 ton/hari.

Menkeu: Kalbar perlu tingkatkan industri manufaktur berbasis sumber daya alam.

Kemendag: Stok gula kristal putih jelang Ramadan masih aman.

Pemkab Pandeglang siap tingkatkan daya saing produk perikanan.

CAR berikan asuransi gratis bagi pelanggan Indosat yang aktifkan Dompetku.

Pemprov Jateng akan segera benahi fasilitas umum di Karimunjawa.

Kadin minta Bank Indonesia turunkan suku bunga acuan.

PLN Area Kudus catat selama Januari-Mei terdapat 306 kali gangguan listrik.

Kadin akan bentuk lembaga khusus jaring pendanaan pembangunan di timur Indonesia.