Market Indices

Gubernur Gorontalo Diperiksa Kepolisian

Rubrik Daerah

26 Mei 2013 13:00:00 WIB

WE.CO.ID - Kepolisian Resor Gorontalo Kota memeriksa Gubernur Gorontalo Rusli Habibie selaku saksi dalam kasus penyelewengan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) dinas sosial provinsi.

Rusli Habibie datang ke Markas Kepolisian Resort Gorontalo Kota pada Jumat pukul 19.00 Wita, dan selesai menjalani pemeriksaan pada pukul 23.30 Wita.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Gorontalo Kota IPTU Adhy Pradana mengatakan, dalam pemeriksaan selama empat jam itu pihaknya mengajukan sejumlah pertanyaan terkait dugaan penyelewengan uang negara.

Pemeriksaan terhadap Gubernur Gorontalo Rusli Habibie itu masih terkait dengan penangkapan oleh warga terhadap mobil yang memuat bantuan sembako di Kelurahan Pohe pada Selasa (16/3).

"Gubernur Rusli Habibie kami panggil sebagai saksi terkait dengan bantuan sembako yang dibawahi oleh Dinas Sosial Provinsi Gorontalo dan penyalurannya dilakukan pada saat masa tenang proses Pemilihan Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Kota Gorontalo," kata Adhy.

Menurut Adhy, pemeriksaan itu tidak terkait dengan dugaan politik uang pada proses pilkada sebab hal itu merupakan tugas dari Panitia Pengawas Pemilihan Umum.

Pihaknya hanya fokus pada dugaan penyelewengan keuangan negara terkait dengan penyaluran bantuan sembako ke masyarakat.

"Hal ini sudah kami ekspose ke Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, dan tinggal menunggu berapa jumlah kerugian negara akibat penyelewengan bantuan sembako itu," ujar Adhy.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan bahwa kedatangannya ke Markas Kepolisian Gorontalo Kota untuk diperiksa sebagai saksi dan dalam pemeriksaan itu dicecar dengan 25 pertanyaan oleh penyidik. (Antara)


Foto: gorontalotoday.com

Editor: Ihsan

Recomended Reading

Executive Brief

Pemkab Minahasa minta warganya waspadai peredaran beras sintesis.

BRI yakin target pertumbuhan bisnis remitansi sepanjang 2015 akan terlampaui.

OJK minta manajemen Bank Sumut tingkatkan kinerja untuk tahun 2015.

OJK: Dua BPR di Sulut terancam jadi lembaga keuangan mikro.

Allianz Life: Perlambatan ekonomi tak pengaruhi pengembangan bisnis perusahaan.

Kemendagri dorong pemerintah daerah dan DPRD berikan suntikan modal ke BPD.

OJK: Laku Pandai akan mampu turunkan beban operasional bank.

Ditjen Pajak optimis realisasi penerimaan pajak hingga akhir tahun 2015 akan meningkat.

Mitra Pinasthika telah realisasikan dana IPO sekitar 88 persen.

Entertainment

23 Mei 2015 - Olahraga

Hazard Jadi Jantung Timnas Belgia

22 Mei 2015 - Entertainment & Life Style

PRJ Senayan, Ajang Artis Ibukota Tampil ala Betawi