Market Indices

Ekonomi Konsumen Masyarakat Bali Membaik

Oleh Cipto - Rubrik Daerah

27 Mei 2013 11:50:00 WIB

WE.CO.ID - Ekonomi konsumen masyarakat Bali menunjukkan adanya perbaikan dalam memasuki tahun 2013, terlihat dari nilai indeks tendensi konsumen (ITK) mencapai 107,50 di atas ambang batas 100.

"Meski ekonomi Bali membaik, jika dilihat dari besarnya nilai indeks yang hanya sedikit di atas 100, bisa dikatakan, bahwa perbaikan itu tidaklah terlalu signifikan," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, I Gede Suarsa di Denpasar, Senin (27/5/2013).

Ia mengatakan, hal itu dapat dipahami mengingat adanya perbedaan situasi antara triwulan IV/2012 dengan triwulan I/2013 menyangkut tingkat hunian hotel sebagai dampak dari kunjungan wisatawan ke daerah ini.

ITK Bali pada triwulan II/2013 diperkirakan mencapai 114,34, artinya kondisi ekonomi konsumen akan kembali membaik, dengan tingkat optimisme yang semakin tinggi pula.

Gede Suarsa menambahkan, kondisi ekonomi konsumen pada triwulan I-2013 terlihat adanya perbaikan berkat peningkatan pendapatan konsumen dibanding triwulan sebelumnya.

Kemampuan ekonomi konsumen juga mampu dipertahankan, kendati terjadi kenaikan harga yang ditunjukkan oleh nilai indeks pengaruh inflasi.

Gede Suarsa menambahkan, barang-barang tahan lama antara lain konsumsi, barang modal atau investasi yang mampu memberikan gambaran bahwa, akan terjadi perbaikan ekonomi rumah tangga dalam tiga bulan ke depan.

Kondisi Bali, jika dibandingkan dengan sejumlah provinsi tetangga pada triwulan I/2013 tergolong tinggi. Besaran nilai ITK Bali hanya tercatat lebih rendah dibanding Provinsi DKI Jakarta dan Banten.

Sementara dibanding rata-rata nasional ITK Bali tercatat lebih tinggi. Kondisi tersebut bisa dijadikan gambaran, bahwa peningkatan ekonomi konsumen di Bali tidak saja lebih cepat dibandingkan beberapa provinsi tetangga, ujar Gede Suarsa. (Ant)

(redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: bismanara.blogspot.com

Recomended Reading

Kabar EkBis

23 April 2014 - Strategi Korporasi

LPGI Bagikan Dividen Capai Rp 25,05 Miliar

23 April 2014 - Infrastruktur

Kemenpera: Rencana Bebas PPN Rumah Murah Mundur

Executive Brief

Chelsea tahan imbang Atletico Madrid dengan skor 0-0, Rabu (23/4) dini hari.

PSG akan sambangi Indonesia pada pertengahan Juli 2014.

MU tunjuk Ryan Giggs sebagai pelatih sementara.

Jahja Setiaatmaja: Tidak ada piutang macet di BCA.

XL Axiata bagikan dividen sebesar Rp 64 per saham.

Kimia Farma bangun pabrik garam farmasi di Jatim.

OPEC beri bantuan US$ 50 juta kepada Kuba terkait infrastruktur dan pertanian.

Forrester Research tempatkan SAS sebagai pemimpin solusi ritel.

Pos Indonesia hadirkan layanan Cargopos Haji dan Umrah.

MU pecat pelatih David Moyes pada Selasa (22/4).

Jokowi: Saya tidak pernah minta Ibu Mega untuk jadi capres.

Dahlan: Jika akuisisi BTN ke Mandiri batal, bank asing yang diuntungkan.

Pertamina perkirakan impor elpiji pada 2014 sebesar 3,6 juta ton.

Suryadharma Ali: Mukernas III di Bogor Illegal. Saya tidak akan hadir!

BI prediksi bulan April deflasi sebesar 0,08-0,1 persen.

Pertamina: Kenaikan harga elpiji nonsubsidi tunggu pilpres mendatang.

Risma: PDAM Surya Sembada Surabaya siap terbitkan obligasi.

Risma bantah akan dampingi Prabowo pada Pilpres Juli mendatang.

Facebook luncurkan Facebook Messenger untuk Windows Phone, Senin (21/4).

Trans Airways miliki 6,37 miliar saham Garuda (28,14%) per April 2014.

KSPI akan tuntut kenaikan upah minimum 2015 sebesar 30 persen saat "May Day".

Pendaftaran SBMPTN dibuka pada 12 Mei-6 Juni 2014.

Entertainment & Life Style

22 April 2014 - Olahraga

MU Pecat David Moyes