Market Indices

PT Pegadaian Salurkan Kredit Rp29 Triliun Lebih

Rubrik Pembiayaan

31 Mei 2013 14:29:00 WIB

WE.CO.ID - PT Pegadaian periode Januari sampai April 2013 menyaluran kredit kepada nasabahnya, yang sebagian besar kelas ekonomi menengah sebesar Rp29,3 miliar.

Berdasarkan survai Bank Indonesia terdapat 52 persen penduduk Indonesia belum memiliki akses keuangan baik pada perbankan, lembaga keuangan non bank maupun non lembaga keuangan, kata Direktur Utama PT Pegadaian Drs Suwhono di Solo, Jumat (31/5/2013).

Usai seminar nasional dan Coll For Papars Riset Ekonomi dan Bisnis Inklusif yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Suwhono mengatakan, untuk membantu masyarakat maka PT Pegadaian saat ini fokus melayani masyarakat menengah ke bawah yang memiliki harta yang dapat digadaikan.

Hal ini dapat dilihat dengan sebanyak 75 persen nasabah yang dilayani merupakan nasabah golongan C (plafon pinjan Rp1 juta sampai Rp20 juta).

Pertumbuhan nasabah Pegadaian selama 10 tahun terakhir mengalami peningkatan fluktuatif dari 14,3 juta nasabah pada 2003 menjadi 27,5 juta nasabah pada 2012.

"Penrunan jumlah nasabah hanya terjadi pada 2006 sebesar 8,9 persen," kata Suwhono.

Pertumbuhan tersebut didukung oleh berbagai kelebihan serta layanan maksimal melalui jaringan yang sudah menjangkau hingga ke pelosok daerah menyebabkan Pegadaian lebih diminati masyarakat kalangan menengah ke bawah.

Ia mengatakan, Pegadaian juga memiliki keunggulan dalam kemudahan persyaratan pencairan serta layanan yang diberikan. Selain itu kantor cabang Pegadaian tersebar di hampir seluruh tanah air dengan karyawan sebanyak 11.153 orang. (Ant)

(redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Sufri Y.

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Executive Brief

Dana Masuk - BI memperkirakan potensi dana yang masuk ke dalam negeri Rp560 triliun setelah ada UU Pengampunan pajak.

Pajak Masuk - Ditjen Pajak memperkirakan dana untuk pajak masuk Rp60 triliun setelah ada UU Pengampunan Pajak.

Jadwal Pertandingan Perempat Final Piala Eropa, Jumat (1/7)

02:00 Polandia vs Portugal

Jadwal Pertandingan Kualifikasi Liga Eropa, Jumat (1/7)

00:00 AEK Larnaca vs Folgore

00:00 FC Differdange 03 vs Cliftonville

00:00 FC Midtjylland vs Suduva

00:00 FC Vaduz vs FK Sileks

00:00 FK Qabala vs Samtredia

00:00 Kukesi vs Rudar Pljevlja

00:00 Odds Ballklubb vs IFK Mariehamn

00:00 Siroki Brijeg vs Birkirkara

00:00 Zimbru vs Chikhura

00:15 Maccabi Tel Aviv vs Gorica

00:30 Beroe vs Radnik Bijeljina

Jadwal Pertandingan Kualifikasi Liga Eropa, Jumat (1/7)

01:00 NSI Runavik vs Shakhtyor Soligorsk

01:00 Teuta Durres vs Kairat Almaty

01:15 Connah's Quay vs Stabaek

01:15 Spartak Trnava vs Hibernians

01:30 Cukaricki vs Ordabasy Shymkent

01:30 La Fiorita Montegiardino vs Debrecen

01:45 Aberdeen vs CS Fola Esch

01:45 Linfield vs Cork City

Jadwal Pertandingan Kualifikasi Liga Eropa, Jumat (1/7)

02:00 Hearts vs Infonet Tallinn

02:00 KF Shkendija vs Cracovia

02:00 Shamrock Rovers vs RoPS

02:15 Breidablik vs FK Jelgava

02:15 KR Reykjavik vs Glenavon

04:00 Valur vs Broendby IF

FREN - PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) akan menerbitkan saham baru tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (non HMETD) atau private placement .

DART - PT Duta Anggada Realty Tbk menyatakam siap melepas salah satu aset properti investasi perseroan yang berlokasi di Jakarta Timur

TLKM - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. mendulang dana Rp3,3 triliun dari hasil penjualan kembali treasury stock.

SMGR - PT SGG Prima Beton, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., menambah penyertaan saham di PT Varia Usaha Beton senilai Rp60,97 miliar.

MEDC - PT Medco Energi International Tbk. terancam batal mengakuisisi PT Newmont Nusa Tenggara lantaran aksi penerbitan saham baru melalui rights issue belum disetujui pemegang saham.

MAMI - PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) tahun ini memproyeksikan pendapatan meningkat 10% dibandingkan capaian tahun lalu.

CPIN - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menargetkan pertumbuhan pendapatan mencapai 15% hingga akhir tahun ini.

Bappenas - Bappenas tengah menanti peraturan pemerintah untuk memiliki kewenangan penganggaran dan perencanaan.

APOL - PT Arpeni Pratama Ocean Line Tbk. tengah berburu kontrak angkutan di dalam negeri guna menunjang pendapatan operasional.

DAYA - PT Duta Intidaya Tbk., berencana menjajal sistem e-commerce untuk mendukung penjualan produk perusahaan pada 2017.

MYOR - PT Mayora Indah Tbk. membagikan dividen tunai tahun buku 2015 sebesar Rp268,3 miliar atau Rp300 per saham.

SSIA - PT Surya Semesta Internusa Tbk. mencatat perolehan laba bersih sebanyak Rp132,3 miliar per Maret 2016, turun 35,1% secara tahunan.

TKIM - PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM) membagi dividen tunai sebesar Rp5 per saham.

BINA - PT Binakarya Jaya Abadi Tbk. akan menggenjot kinerja tahun ini dengan memanfaatkan peluang pada beberapa sektor potensial.

ABBA - PT Mahaka Media Tbk., (ABBA) membidik pendapatan Rp320 miliar pada 2016 atau naik 10% dari tahun sebelumnya.

SSMS - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) membidik akuisisi anorganik dengan pencaplokan perusahaan sawit untuk mengembangkan areal tertanam.

JRPT - PT Jaya Real Property Tbk. berencana merilis tiga proyek baru di paruh kedua tahun ini untuk menunjang pendapatan prapenjualan atau marketing sales sebanyak Rp2,4 triliun.

BHIT - PT MNC Investama Tbk. (BHIT) menerbitkan saham baru dengan target perolehan dana senilai Rp1,43 triliun.

IPOL - PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk. mengincar laba bersih hingga US$5 juta tahun ini, naik sekitar dua kali lipat dari pencapaian tahun lalu yang sebesar US$2,28 juta

NIRO - PT Nirwana Wastu Pradana telah membeli aset senilai Rp73,97 miliar dari PT Griya Pesona Mentari.

INKP - PT Indah Kiat Pulp membagikan deviden senilai Rp25 per saham.

IPO - BEI optimis target 35 emiten baru tahun ini akan tercapai.

Nilai IPO - BEI: Potensi nilai IPO bisa mencapai antara Rp15-20 Triliun.

Asuransi - Total investasi Industri Asuransi Bulan April meningkat menjadi Rp690,60 triliun dibanding Bulan Maret sebesar Rp683,55 triliun (OJK).

Asuransi - Total Klaim Asuransi Bulan April naik menjadi 63,68 triliun dibanding Bulan Maret sebesar Rp45,58 triliun (OJK).

Asuransi - Total Premi Asuransi Bulan April naik menjadi Rp101,09 triliun dibanding Bulan Maret kemarin sebesar Rp73,54 triliun (OJK).

KPK - Anggota DPR yang tertangkap tangan oleh KPK berasal dari Partai Demokrat, I Putu Sudiartana.

APBN-P - Pendapatan dalam negeri dari perpajakan sebesar Rp1.539,167 triliun dalam APBN-P 2016 lebih kecil 15,45% dari APBN 2016 sebesar Rp1.820,50 triliun

Pendapatan Negara Turun pada APBN-P 2016: Dalam APBN-P Tahun 2016 ditetapkan Pendapatan Negara dan Hibah menjadi sebesar Rp1.786,2 Triliun atau turun 1,99% dari APBN 2016 sebesar Rp 1.822,5 Triliun.

Penerimaan Dalam Negeri Turun pada APBN-P 2016 : Dalam APBN-P Tahun 2016 ditetapkan Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp 1.784,2 Triliun atau turun 1,99% dari APBN 2016 sebesar Rp1.820,5 Triliun .

APBN-P - Pendapatan dalam negeri dari penerimaan bukan pajak sebesar Rp245,08 triliun dalam APBN-P 2016 lebih kecil 12,56% dari APBN 2016 sebesar Rp280,30 triliun

Penerimaan Hibah Turun pada APBN-P 2016: Dalam APBN-P Tahun 2016 ditetapkan Penerimaan Dalam Negeri sebesar Rp 1,98 Triliun atau turun 1% dari APBN 2016 sebesar Rp 2 Triliun.

Tax Amnesty - Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS) satu-satunya fraksi yang menolak UU Pengampunan Pajak.

Tax Amnesty - Definisi pengampunan pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan membayar uang tebusan.

Aset WNI - Kemenkeu memperkirakan aset WNI di luar negeri antara 1995-2014 lebih dari Rp11.450 triliun.