Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Juli 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5197.251 Change: -19.722 Stock: 534
  • Agriculture Today: 1787.817 Change: -4.135 Stock: 21
  • Mining Today: 1180.242 Change: 3.305 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 437.376 Change: -3.612 Stock: 64
  • Miscellanous Industry Today: 1236.906 Change: -3.012 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2447.509 Change: -6.905 Stock: 38
  • Cons., Property & Real Estate Today: 551.495 Change: -0.461 Stock: 62
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1148.630 Change: -2.192 Stock: 56
  • Finance Today: 746.760 Change: -6.901 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 873.623 Change: -0.149 Stock: 120

Budidaya Laut Peluang Usaha Berprospek Cerah

Foto Berita Budidaya Laut Peluang Usaha Berprospek Cerah

WE.CO.ID - Luas indikatif potensi lahan pengembangan budidaya laut secara nasional mencapai 4,58 juta hektare. Hingga 2011 baru dimanfaatkan untuk usaha budidaya sekitar 169.292 ha atau 3,69 persen.

Banyak jenis ikan konsumsi yang mempunyai nilai jual tinggi, diantaranya ikan Kerapu, Bawal bintang dan Kakap putih merupakan komoditi ekspor yang banyak diminati pasar luar negeri. Komoditas perikanan ini bisa dikembangkan dengan budidaya laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo menilai budidaya laut atau "marine culture" saat ini menjadi usaha yang mempunyai prospek cerah. Apalagi pengembangan budidaya laut dinilai masih mempunyai peluang yang sangat besar.

Karena itu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menggenjot produksi perikanan budidaya melalui optimalisasi pemanfaatan potensi budidaya. Salah satunya adalah dengan mendorong percepatan pengembangan kawasan budidaya laut.

Prospek pengembangan budidaya laut khususnya pada area "off shore" atau lepas pantai mempunyai peluang besar sebagai alternatif usaha yang prospektif bagi masyarakat pesisir.

"Karena itu KKP melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Budidaya telah melakukan upaya strategis dalam mempercepat pengembangan kawasan budidaya ikan kerapu melalui pengembangan model percontohan atau 'demfarm' budidaya ikan kerapu di 10 kabupaten," katanya.

Usaha budidaya ikan kerapu, menurut dia, menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Ini terlihat pada sentra-sentra produksi benih kerapu yang secara rutin mendapatkan pesanan dalam jumlah yang cukup besar.

"Disamping itu munculnya beberapa perusahaan yang bergerak dalam budidaya ikan kerapu di beberapa daerah menjadi bukti bahwa peluang bisnis kerapu masih sangat prospektif ke depan," katanya seusai menebar 30.000 ekor benih Kerapu bebek, kerapu macan dan kerapu hybrid di lahan budidaya PT. Bofa Marine Lombok Tengah, Kamis (30/5).

Sebagai gambaran tahun 2012 capaian angka produksi, sementara untuk ikan kerapu sebesar 10.200 ton, sedangkan capaian produksi ikan kakap sebesar 6.100 ton.

Menurut Sharif, sentra produksi kerapu masih didominasi oleh 10 Provinsi penghasil utama, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Nangroe Aceh Darussalam, Lampung, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara dan Provinsi Maluku.

"Hal ini sejalan dengan kebijakan KKP dalam mewujudkan capaian industrialisasi perikanan budidaya," kata Menteri Kelautan dan Perikanan.

Dijadikan model Budidaya kerapu di perairan laut Gerupuk, Kabupaten Lombok Tengah dengan keramba jaring apung menggunakan "High density Polyethilen" (HDPE) dijadikan model untuk seluruh Indonesia.

"Keramba jaring apung (KJA) yang digunakan untuk budidaya kerapu di Lombok Tengah merupakan keramba yang berciri lebih modern. Dengan menggunakan material HDPE ini tujuannya untuk kelestarian lingkungan," katanya seusai acara penebaran 30.000 ekor benih kerapu di perairan Gerupuk, Lombok Tengah, Kamis.

Penggunaan KJA dengan material HDPE ini ramah lingkungan dan tidak ada pencemaran, kalau keramba ini rusak tidak akan mencemari laut dan mampu bertahan hingga 15 tahun.

"Dengan menggunakan bahan ini ikan yang dibudidayakan tidak akan terkena penyakit. Ini merupakan proyek percontohan dan pertama digunakan untuk budidaya laut, jensi material keramba dari bahan HDPE ini akan digunakan di tempat laih di Indonesia," ujarnya.

Budidaya kerapu milik PT Bofa Marine di perairan Gerupuk, Lombok Tegah ini untuk tahap pertama sebanyak 60 lubang dan akan ditambah menjadi 150 lubang.

"Untuk pengembangan budidaya kerapu ini kami mendorong pengusaha dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan usaha ini. Karena itu saya mendorong pengusaha untuk mengelola budidaya kerapu tersebut bekerja sama dengan nelayan," katanya.

Menurut dia, dalam kerja sama itu pengusaha memiliki sistem untuk membayar setiap penambahan ukuran kerapu dengan harga tertentu. Ini dimaksudkan agar para nelayan ikut merasa memiliki, sehingga baik pengusaha maupun nelayan sama-sama mendapat keuntungan.

"Saya mendorong pengembangan budidaya kerapu, karena di sejumlah negara, seperti China dan Jepang kerapu dinilai sebagai salah satu komoditas terbaik. Harga 1 kilogram kerapu bisa mencapai Rp450.000. Harga kerapu ini mirip dengan ikan salmon," kata Sharif.

Menurut dia, alasan memilih NTB sebagai lokasi percontohan budidaya kerapu, antara lain karena kualitas air lautnya baik dan tidak tercemar industri. Selain kerapu cocok untuk abalon, rumput laut dan teripang.

"Kualitas air laut di Lombok ini paling baik, sehingga perkembangbiakan kerapu relatif cepat, sehingga budidaya ini akan terus dikembangkan di daerah ini," katanya.

Produksi ikan kerapu hasail budidaya tersebut sebagian untuk memenuhi eskpor yang cukup besar dari berbagai negara, antara lain China dan Hong Kong.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan ekspor kerapu ke berbagai negara sebanyak 15.000 ton pada 2013 sehubungan dengan permintaan komoditas tersebut masih relatif cukup tinggi, antara lain, dari China dan Hong Kong.

Menurut Sharif, di Hong Kong masyarakatnya lebih "minded" kerapu dibandingkan dengan Salmon. Tahun 2012 volume ekspor kerapu mencapai 10.200 ton dan ikan kakap 6.100 ton.

"Hingga kini, kita baru bisa memenuhi sekitar 30 persen permintaan ikan kerapu dari berbagai negara, khususnya China dan Hong Kong. Jadi, pemasaran hasil budi daya kerapu kita bisa dijamin tidak ada masalah," katanya.

Sampai saat ini, menurut dia, relatif cukup banyak pengusaha yang mengelola budi daya kerapu, baik di perairan NTB maupun provinsi lainnya di Indonesia.

Sentra produksi kerapu masih didominasi oleh 10 Provinsi penghasil utama, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Nangrooe Aceh Darusalam, Lampung, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Papua Barat, NTB, Maluku Utara, dan Provinsi Maluku.

Penghasil utama ikan kakap putih lain, yakni Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Maluku Utara, Aceh, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

Prospek cerah Sementara itu Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya Slamet menilai prospek pengembangan usaha budidaya di perairan laut NTB masih cukup cerah baik budidaya kerapu, kakap putih dan bawal bintang.

Di Provinsi NTB, Ditjen Perikanan Budidaya telah mengalokasikan sebanyak enam klaster atau 96 lubang budidaya dengan padat tebar 325 ekor per lubang, masing-masing tersebar di Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat dan Bima.

Ia mengatakan sejauh ini hasil monitoring terhadap proyek percontohan ikan kerapu pada beberapa kawasan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Ini terbukti selama masa pemeliharan 3,5 bulan tingkat kelangsungan hidup atau survival rate (SR) mencapai lebih 90 persen dengan ukuran ikan mencapai 80-100 gr per ekor.

"Tujuan pengembangan proyek percontohan adalah dalam rangka memperkenalkan model penerapan usaha budidaya ikan kerapu yang sesuai teknologi anjuran berbasis klaster. Diharapkan melalui pengelolaan demfarm berbasis kelompok ini masyarakat akan mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan," ujarnya.

Slamet mengatakan, potensi area pengembangan budidaya laut (fin fish) di Provinsi NTB mencapai 2.642,37 ha, pemanfaatan sampai pada 2011 baru mencapai 115,03 ha dengan total produksi ikan kerapu pada 2011 sebanyak 256 ton. Nilai ini mengantarkan NTB dalam jajaran 10 besar Provinsi penghasil ikan kerapu di Indonesia.

Percepatan kawasan budidaya kerapu di NTB, menurut Slamet, juga diarahkan dengan mendorong investasi bagi usaha ini pada kawasan-kawasan potensial.

Dia mengatakan salah satu perusahaan yang telah berinvestasi dalam usaha budidaya ikan kerapu adalah PT Bofa Marine yang berlokasi di Dusun Grupuk Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Pihak perusahaan berkomitmen untuk berinvestasi di budidaya kerapu, karena menilai peluang usaha budidaya laut cukup menjanjikan.

PT Bofa Marine menerapkan teknologi keramba jaring apung (KJA) menggunakan High density Polyethilen (HDPE) "Dengan teknologi ini diharapkan akan memperoleh beberapa kelebihan di antaranya lebih ramah lingkungan," kata Slamet.

Teknologi ini, menurut dia, juga dinilai lebih efektif dalam pengelolaan, mempunyai daya tahan lama terhadap gelombang sehingga dapat lebih produktif dibanding KJA konvensional, dan dari segi penataan tata letak lebih rapi dan fleksibel.

"Tahap awal perusahaan sudah mengembangkan sebanyak 60 lubang dengan ukuran perlubang 4x4x3,5 meter, dengan padat tebar sebanyak 500 ekor per lubang," katanya.

Komoditas ikan kerapu, menurut Slamet, mempunyai harga tinggi. Bayangkan untuk jenis ikan kerapu bebek di tingkat pembudidaya harganya mencapai Rp350.000 per kilogram, sedangkan di tingkat eksportir mencapai Rp500.000 per kg.

Jenis ikan kerapu bebek, katanya, berbeda dengan ikan kerapu macan rata-rata di tingkat pembudidaya harganya Rp120.000 per kg. Untuk itu, dengan masuknya PT Bofa Marine ke NTB, maka akan diikuti para investor lain, sehingga akan semakin mampu mendorong peningkatan produksi ikan kerapu nasional secara signifikan.

Usaha budidaya kerapu membutuhkan investasi besar dan jangka waktu pemeliharaan yang cukup lama, yakni selama delapan hingga 12 bulan). Dengan masuknya investor, diharapkan akan mampu membangun kemitraan dengan masyarakat sekitar melalui pola segmentasi usaha," katanya.

Menurut Slamet, selain kerapu, ada beberapa jenis ikan yang juga nilai ekonominya tinggi, di antaranya kakap putih dan bawal bintang (Pompano). Saat ini teknologi pembenihan dan pembesarannya telah mampu dikuasai dan mulai berkembang di masyarakat.

Sentra produksi ikan kakap tersebar di 10 Provinsi penghasil utama antara lain Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Maluku Utara, Aceh, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

Sedangkan budidaya ikan bawal bintang telah mulai berkembang di Batam, Bintan, Lombok, Bali dan beberapa daerah lainnya. Saat ini permintaan ikan bawal bintang untuk memasok kebutuhan restoran sudah meluas.

"Untuk di Lombok saja permintaan rutin selalu datang dari Bali sebagai pasar utama. Walaupun harga bawal bintang tidak semahal kerapu, yaitu berkisar Rp50.000 per kg, namun karena masa pemeliharaan yang tidak terlalu lama, menjadikan komoditas ini cukup diminati oleh masyarakat pembudidaya," kata Slamet.

Perkembangan usaha budidaya di Kabupaten Lombok Tengah termasuk rumput laut nampaknya tidak terlepas dari peran penyuuh perikanan. Jumlah penyuluh perikanan di Lombok Tengah 27 orang pengawai negeri sipil (PNS) dan lima orang Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak (PPTK).

Kepala Pusat Penyuluhan (Kapusluh) Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Herman Suherman menilai penyuluh perikanan memiliki peran strategis dalam meningkatan peningkatan produksi dan produktivitas rumput laut.

"Peran strategis para penyuluh itu dalam bentuk alih teknologi budidaya dan pengolahan hasil, fasilitasi akses permodalan dan meningkatkan jaringan kemitraan usaha," katanya.

Alih teknologi penanganan hasil panen rumput laut dari penjemuran sederhana atau langsung di atas pasir diubah menggunakan alat penjemur dari para-para bambu, sehingga mampu meningkatkan nilai higenitas sekalus meningkatkan harga rumput laut.

Dia mengatakan, penyuluh perikanan harus dapat membantu pelaku utama dalam upaya meningkatkan produksi yang diikuti dengan sinergi produksi hulu hilir guna menodorong optimisme pelaku usaha perikanan dalam rangka meningkatkan produksi dan menjaga keberlangsungannya, karena pasar tersedia dengan harga yang stabil.

Penyuluh perikanan, kata Herman, telah memfasilitasi konsumen dengan pihak pabrik pengolahan dan pemasaran serta mendorong kerja sama riset dan pengembangan dengan lembaga-lembaga penghasil teknologi.

"Penyuluh juga harus berperan aktif dalam mendorong program-program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan, seperti industrialisasi rumput laut, peningikatan kehidupan nelayan (PKN), Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) dan Minapolitan," kata Herman.

Menurut dia, potensi perikanan di Kabupaten Lombok Tengah yang cukup potensial diantaranya komoditas rumput laut dan lokasi budidaya antara lain berada di Desa Gerupuk dan Awang dengan total areal potensial seluas 475 hektare.

Tingkat pemanfaatan pada 2011 baru mencapai 214,63 ha dengan produksi tahun 2012 untuk Desa Gerupuk sebanyak 14.706,25 ton dan Awang 6.787,50 ton. (Ant)

(redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Ist.

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Executive Brief

  • Manor Racing - Langkah Rio Haryanto akan terhenti usai GP Hungaria setelah dirinya belum menyelesaikan pembayaran ke Manor Racing.

  • Mclaren - Fernando Alonso mengaku frustasi menjalani kualifikasi di GP Hongaria karena sering melakukan kesalahan sendiri

  • Hungaria - Hungaria Grid Grand Prix Formula 1 tidak akan berubah kendati banyak perdebatan tentang peraturan 107%.

  • Brazil - Tim Basket Amerika Serikat akan mengadakan 5 laga persahabatan sebelum turun di Olimpiade Rio Brazil.

  • Star Trek Beyond - Tiga hari dirilis, Film Star Trek Beyond berhasil meraup pendapatan USD$ 56 Juta.

  • Honda - Honda akan menjual replika Motor Moto GP RC213V-S sebanyak 200 unit di seluruh dunia.

  • Yamaha - Meraih hasil buruk di 3 balapan terakhir, Jorge Lorenzo tetap optimis peluang dirinya meraih gelar Juara Dunia musim 2016 belum tertutup.

  • Suzuki - Jeda musim panas, Suzuki akan melakukan pengembangan motor GSX-RR di sirkuit Red Bull Ring, Austria.

  • LCR Honda - Berstatus tim satelit Honda, Carl Cruthlow menilai perbedaan kualitas antara LCR Honda dan tim utama Repsol Honda tidak terlampau jauh.

  • Manor Racing - Rio Haryanto mengalami kecelakaan saat mengikuti kualifikasi GP Hungaria.

  • Brooklyn - Pemain anyar Brooklyn Nets, Jeremy Lin menolak dianggap pemain fenomenal, dirinya saat ini lebih fokus pada permainan dan tim.

  • Donald Trump: EU was formed 'to beat the US at making money' .

  • Hungaria - Lewis Hamilton menjadi yang tercepat di GP Hungaria, Rio Haryanto juru kunci.

  • Mercedes - Lewis Hamilton sukses mengambil alih pimpinan klasemen sementara dari tangan Nico Rosberg usai menjadi juara di GP Hungaria.

  • Minerba - Anggota DPR Satya W. Yudha sebut Revisi UU No.4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara kemungkinan tidak selesai tahun ini.

  • Tax Amnesty - Pemerintah berjanji mempermudah dan mempercepat proses penerbitan instrumen keuangan untuk menampung dana hasil tax amnesty.

  • PLTS - Pemerintah bakal menawarkan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan kapasitas total 250 megawatt (MW) bulan depan.

  • Asuransi - Pelaku industri asuransi jiwa meyakini hasil investasi yang lebih signifikan pada semester II/2016 lantaran menguatnya kinerja sejumlah instrumen investasi.

  • Kertas - Pelaku industri pulp dan kertas memprediksi ekspor kertas terus meningkat, ditopang dari kertas fotokopi serta pengemasan makanan minuman.

  • Koperasi - Menkop dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengungkapkan sudah menerima permohonan 15 koperasi untuk menjadi penyalur KUR.

  • Air minum - Pemerintah pusat meminta dukungan komitmen dari Kementerian PUPR serta Pemkot Semarang soal Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat.

  • Air minum - Konsorsium PT Medco Energi Internasional Tbk dengan PT Bangun Cipta Kontraktor menyatakan kesiapannya untuk kembali terlibat dalam proyek infrastruktur air minum

  • BNGA - PT Bank CIMB Niaga Tbk. menyelenggarakan Tour de Bank di kantor cabang CIMB Niaga Yogyakarta - Sudirman 50.

  • HGU - Dokumen hak guna usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit diputuskan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) sebagai informasi yang terbuka untuk publik.

  • Penerbangan - Sriwijaya Air berencana mengajukan sertifikasi IATA Operational Safety Audit atau IOSA kepada International Air Transport Association pada awal tahun depan.

  • Tekstil - Komponen listrik menyumbang 25% dari biaya produksi industri tekstil hulu, sebesar 18% dari biaya produksi industri pintal dan tenun.

  • Lahan - Menteri ATR/ Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan mengungkapkan, lebih mudah bagi BPN untuk membebaskan lahan masyarakat dibandingkan instansi pemerintahan.

  • Pangan - Indonesia akan melakukan upaya untuk keluar dari ketergantungan pada pasok bahan pangan impor dengan mendorong produksi dari dalam neger.

  • Ekspor - KADIN Indonesia optimistis bakal mampu menggenjot kenaikan ekspor mencapai 500% meski tahun ini kinerja di sektor tersebut tertekan.

  • Perumahan - Izin pembangunan rumah murah atau rumah bersubsidi akan segera dipangkas menjadi sekitar 18 tahapan dengan kurun waktu pengurusan hanya 70 hari.

  • Hasil Pertandingan Persahabatan (24/7)

    Uzbekistan 2 - 1 Irak

  • Hasil Pertandingan Persahabatan Antar-Klub (24/7)

    FC Cologne 0 - 1 Malaga

    Alemannia Aachen 0 - 0 Marseille

    Hibernian 1 - 0 Birmingham City

    Olympia Wijgmaal 2 - 1 Oud-Heverlee

    FC Cologne 2 - 1 Marseille

  • Hasil Pertandingan Persahabatan Antar-Klub (24/7)

    Atalanta 5 - 3 Lumezzane

    KV Mechelen 3 - 0 Iraklis

    Sandhausen 1 - 2 Sevilla

    Alemannia Aachen 0 - 0 Malaga

    Pescara 2 - 0 Teramo

  • Hasil Pertandingan Persahabatan Antar-Klub (24/7)

    Crotone 2 - 0 Crotone Primavera

    Al-Ain 0 - 3 Udinese

    ChievoVerona 3 - 3 Altovicentino

    Torino 4 - 2 Renate

    Maritimo 2 - 0 Viseu

    Benfica 2 - 0 Wolfsburg

  • Hasil Pertandingan Final Euro U-19 (24/7)

    Prancis U19 4 - 0 Italia U19

  • Jadwal Pertandingan Persahabatan Antar-klub (26/7)

    00:00 Cordoba vs Konyaspor

    00:00 Greuther Fuerth vs Rizespor

    00:30 Stade Nyonnais vs Sunderland

    01:00 Colchester United vs Crystal Palace

    01:00 Feirense vs Braga

  • Jadwal Pertandingan Persahabatan Antar-klub (26/7)

    01:00 Nacional vs Fulham

    01:45 Cheltenham Town vs Bristol City

  • Jadwal Pertandingan Persahabatan Antar-klub (26/7)

    17:00 Las Palmas vs Tenerife

    17:00 Mirandes vs Eibar

    17:00 UNFP FC vs Dijon

    17:00 Villarreal vs Sporting CP

    17:00 Werder Bremen vs Huddersfield Town

  • Jadwal Pertandingan Persahabatan Antar-klub (26/7)

    23:00 Metz vs Tubize

    23:00 Tondela vs Maritimo

    23:30 Fortuna Koeln vs FC Cologne

  • Politik - Presiden Joko Widodo meminta para relawannya melaporkan jika ada pejabat pemerintahan yang tidak becus.

  • KPK - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo segera Rekrut 150 penyidik baru.

  • Jakarta - 7.000 pemulung di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, bakal terima BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

  • Pilgub DKI - Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan peluang Ahok untuk diusung oleh PDIP masih terbuka lebar.

  • Bursa - Pagi ini (25/7) IHSG dibuka naik 4,20 poin (0,08%) ke level 5.201,45

  • Jakarta - Polda Metro Jaya siagakan 200 personel dalam uji coba penerapa pelat nomor ganjil dan genap.

  • Hukum - Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan proses hukum terhadap istri kedua teroris Santoso terus berlanjut

  • Pilgub DKI - Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengaku menghindari kegiatan bakti sosial agar tak disebut pencitraan.

  • Kesehatan - Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga ada mafia dalam kasus vaksin palsu di Indonesia.

  • Australia - Legenda Moto GP asal Australia, Mick Doohan memprediksi Marc Marquez akan menjadi juara dunia musim ini. Rossi dinilai terlalu banyak melakukan kesalahan yang tidak perlu.

  • Barcelona - Moto GP merilis perihal kematian Luis Salom di Barcelona, Spanyol 3 Juni lalu. Moto GP mengklaim kematian Luis Salom murni akibat "Human Error". 

  • Michelin - Produsen Ban Moto GP, Michelin akan melakukan inovasi jelang balapan di sirkuit Red Bull Ring, Austria.

  • Amerika Serikat - Tim Basket Amerika Serikat mengejar rekor mempertahankan emas Olimpiade selama 3 tahun berturut-turut.

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,520.55 3,484.42
British Pound GBP 17,328.95 17,150.45
China Yuan CNY 1,974.42 1,954.68
Dolar Amerika Serikat USD 13,201.00 13,069.00
Dolar Australia AUD 9,862.47 9,759.93
Dolar Hong Kong HKD 1,702.10 1,684.87
Dolar Singapura SGD 9,696.64 9,598.27
EURO Spot Rate EUR 14,478.86 14,328.85
Ringgit Malaysia MYR 3,235.54 3,199.27
Yen Jepang JPY 12,395.31 12,267.91

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 AKKU 320 400 80 25.00
2 BULL 102 124 22 21.57
3 ADMG 138 158 20 14.49
4 INPC 91 104 13 14.29
5 MCOR 138 157 19 13.77
6 GJTL 1,330 1,490 160 12.03
7 BNGA 815 900 85 10.43
8 SIDO 525 570 45 8.57
9 ROTI 1,645 1,770 125 7.60
10 MARI 875 940 65 7.43
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 14,025 12,625 -1,400 -9.98
2 OASA 326 294 -32 -9.82
3 ALKA 145 131 -14 -9.66
4 BEKS 114 103 -11 -9.65
5 TIRA 190 172 -18 -9.47
6 BPFI 650 590 -60 -9.23
7 BIPP 89 82 -7 -7.87
8 ERTX 230 212 -18 -7.83
9 KOIN 280 260 -20 -7.14
10 TFCO 720 670 -50 -6.94
No Code Prev Close Change %
1 MCOR 138 157 19 13.77
2 PGAS 2,890 2,970 80 2.77
3 BHIT 176 174 -2 -1.14
4 CNKO 64 66 2 3.12
5 AGRO 420 422 2 0.48
6 BBNI 5,575 5,300 -275 -4.93
7 PBRX 530 525 -5 -0.94
8 TLKM 4,120 4,110 -10 -0.24
9 BBRI 11,500 11,425 -75 -0.65
10 GJTL 1,330 1,490 160 12.03
No Code Freq Value
1 AK 20,693 805,296,059,564
2 CG 5,212 771,323,914,528
3 CS 12,102 749,787,409,900
4 KZ 4,453 692,937,676,200
5 MS 11,111 649,563,185,200
6 FG 9,301 580,286,076,900
7 YP 45,244 508,425,952,000
8 DB 13,908 486,161,776,200
9 CC 27,180 453,367,925,700
10 RX 7,186 383,324,316,750