Portal Berita Ekonomi Rabu, 28 September 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5419.604 Change: 67.465 Stock: 536
  • Agriculture Today: 1797.085 Change: -10.630 Stock: 21
  • Mining Today: 1163.318 Change: 30.482 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 518.196 Change: 4.894 Stock: 65
  • Miscellanous Industry Today: 1426.026 Change: 38.795 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2505.579 Change: 22.621 Stock: 39
  • Cons., Property & Real Estate Today: 566.796 Change: 6.906 Stock: 62
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1124.565 Change: 7.513 Stock: 56
  • Finance Today: 811.768 Change: 13.457 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 854.056 Change: 7.154 Stock: 120

Budidaya Laut Peluang Usaha Berprospek Cerah

Foto Berita Budidaya Laut Peluang Usaha Berprospek Cerah

WE.CO.ID - Luas indikatif potensi lahan pengembangan budidaya laut secara nasional mencapai 4,58 juta hektare. Hingga 2011 baru dimanfaatkan untuk usaha budidaya sekitar 169.292 ha atau 3,69 persen.

Banyak jenis ikan konsumsi yang mempunyai nilai jual tinggi, diantaranya ikan Kerapu, Bawal bintang dan Kakap putih merupakan komoditi ekspor yang banyak diminati pasar luar negeri. Komoditas perikanan ini bisa dikembangkan dengan budidaya laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo menilai budidaya laut atau "marine culture" saat ini menjadi usaha yang mempunyai prospek cerah. Apalagi pengembangan budidaya laut dinilai masih mempunyai peluang yang sangat besar.

Karena itu Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berupaya menggenjot produksi perikanan budidaya melalui optimalisasi pemanfaatan potensi budidaya. Salah satunya adalah dengan mendorong percepatan pengembangan kawasan budidaya laut.

Prospek pengembangan budidaya laut khususnya pada area "off shore" atau lepas pantai mempunyai peluang besar sebagai alternatif usaha yang prospektif bagi masyarakat pesisir.

"Karena itu KKP melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Budidaya telah melakukan upaya strategis dalam mempercepat pengembangan kawasan budidaya ikan kerapu melalui pengembangan model percontohan atau 'demfarm' budidaya ikan kerapu di 10 kabupaten," katanya.

Usaha budidaya ikan kerapu, menurut dia, menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Ini terlihat pada sentra-sentra produksi benih kerapu yang secara rutin mendapatkan pesanan dalam jumlah yang cukup besar.

"Disamping itu munculnya beberapa perusahaan yang bergerak dalam budidaya ikan kerapu di beberapa daerah menjadi bukti bahwa peluang bisnis kerapu masih sangat prospektif ke depan," katanya seusai menebar 30.000 ekor benih Kerapu bebek, kerapu macan dan kerapu hybrid di lahan budidaya PT. Bofa Marine Lombok Tengah, Kamis (30/5).

Sebagai gambaran tahun 2012 capaian angka produksi, sementara untuk ikan kerapu sebesar 10.200 ton, sedangkan capaian produksi ikan kakap sebesar 6.100 ton.

Menurut Sharif, sentra produksi kerapu masih didominasi oleh 10 Provinsi penghasil utama, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Nangroe Aceh Darussalam, Lampung, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara dan Provinsi Maluku.

"Hal ini sejalan dengan kebijakan KKP dalam mewujudkan capaian industrialisasi perikanan budidaya," kata Menteri Kelautan dan Perikanan.

Dijadikan model Budidaya kerapu di perairan laut Gerupuk, Kabupaten Lombok Tengah dengan keramba jaring apung menggunakan "High density Polyethilen" (HDPE) dijadikan model untuk seluruh Indonesia.

"Keramba jaring apung (KJA) yang digunakan untuk budidaya kerapu di Lombok Tengah merupakan keramba yang berciri lebih modern. Dengan menggunakan material HDPE ini tujuannya untuk kelestarian lingkungan," katanya seusai acara penebaran 30.000 ekor benih kerapu di perairan Gerupuk, Lombok Tengah, Kamis.

Penggunaan KJA dengan material HDPE ini ramah lingkungan dan tidak ada pencemaran, kalau keramba ini rusak tidak akan mencemari laut dan mampu bertahan hingga 15 tahun.

"Dengan menggunakan bahan ini ikan yang dibudidayakan tidak akan terkena penyakit. Ini merupakan proyek percontohan dan pertama digunakan untuk budidaya laut, jensi material keramba dari bahan HDPE ini akan digunakan di tempat laih di Indonesia," ujarnya.

Budidaya kerapu milik PT Bofa Marine di perairan Gerupuk, Lombok Tegah ini untuk tahap pertama sebanyak 60 lubang dan akan ditambah menjadi 150 lubang.

"Untuk pengembangan budidaya kerapu ini kami mendorong pengusaha dan masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan usaha ini. Karena itu saya mendorong pengusaha untuk mengelola budidaya kerapu tersebut bekerja sama dengan nelayan," katanya.

Menurut dia, dalam kerja sama itu pengusaha memiliki sistem untuk membayar setiap penambahan ukuran kerapu dengan harga tertentu. Ini dimaksudkan agar para nelayan ikut merasa memiliki, sehingga baik pengusaha maupun nelayan sama-sama mendapat keuntungan.

"Saya mendorong pengembangan budidaya kerapu, karena di sejumlah negara, seperti China dan Jepang kerapu dinilai sebagai salah satu komoditas terbaik. Harga 1 kilogram kerapu bisa mencapai Rp450.000. Harga kerapu ini mirip dengan ikan salmon," kata Sharif.

Menurut dia, alasan memilih NTB sebagai lokasi percontohan budidaya kerapu, antara lain karena kualitas air lautnya baik dan tidak tercemar industri. Selain kerapu cocok untuk abalon, rumput laut dan teripang.

"Kualitas air laut di Lombok ini paling baik, sehingga perkembangbiakan kerapu relatif cepat, sehingga budidaya ini akan terus dikembangkan di daerah ini," katanya.

Produksi ikan kerapu hasail budidaya tersebut sebagian untuk memenuhi eskpor yang cukup besar dari berbagai negara, antara lain China dan Hong Kong.

Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan ekspor kerapu ke berbagai negara sebanyak 15.000 ton pada 2013 sehubungan dengan permintaan komoditas tersebut masih relatif cukup tinggi, antara lain, dari China dan Hong Kong.

Menurut Sharif, di Hong Kong masyarakatnya lebih "minded" kerapu dibandingkan dengan Salmon. Tahun 2012 volume ekspor kerapu mencapai 10.200 ton dan ikan kakap 6.100 ton.

"Hingga kini, kita baru bisa memenuhi sekitar 30 persen permintaan ikan kerapu dari berbagai negara, khususnya China dan Hong Kong. Jadi, pemasaran hasil budi daya kerapu kita bisa dijamin tidak ada masalah," katanya.

Sampai saat ini, menurut dia, relatif cukup banyak pengusaha yang mengelola budi daya kerapu, baik di perairan NTB maupun provinsi lainnya di Indonesia.

Sentra produksi kerapu masih didominasi oleh 10 Provinsi penghasil utama, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Nangrooe Aceh Darusalam, Lampung, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Papua Barat, NTB, Maluku Utara, dan Provinsi Maluku.

Penghasil utama ikan kakap putih lain, yakni Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Maluku Utara, Aceh, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

Prospek cerah Sementara itu Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya Slamet menilai prospek pengembangan usaha budidaya di perairan laut NTB masih cukup cerah baik budidaya kerapu, kakap putih dan bawal bintang.

Di Provinsi NTB, Ditjen Perikanan Budidaya telah mengalokasikan sebanyak enam klaster atau 96 lubang budidaya dengan padat tebar 325 ekor per lubang, masing-masing tersebar di Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat dan Bima.

Ia mengatakan sejauh ini hasil monitoring terhadap proyek percontohan ikan kerapu pada beberapa kawasan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Ini terbukti selama masa pemeliharan 3,5 bulan tingkat kelangsungan hidup atau survival rate (SR) mencapai lebih 90 persen dengan ukuran ikan mencapai 80-100 gr per ekor.

"Tujuan pengembangan proyek percontohan adalah dalam rangka memperkenalkan model penerapan usaha budidaya ikan kerapu yang sesuai teknologi anjuran berbasis klaster. Diharapkan melalui pengelolaan demfarm berbasis kelompok ini masyarakat akan mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan," ujarnya.

Slamet mengatakan, potensi area pengembangan budidaya laut (fin fish) di Provinsi NTB mencapai 2.642,37 ha, pemanfaatan sampai pada 2011 baru mencapai 115,03 ha dengan total produksi ikan kerapu pada 2011 sebanyak 256 ton. Nilai ini mengantarkan NTB dalam jajaran 10 besar Provinsi penghasil ikan kerapu di Indonesia.

Percepatan kawasan budidaya kerapu di NTB, menurut Slamet, juga diarahkan dengan mendorong investasi bagi usaha ini pada kawasan-kawasan potensial.

Dia mengatakan salah satu perusahaan yang telah berinvestasi dalam usaha budidaya ikan kerapu adalah PT Bofa Marine yang berlokasi di Dusun Grupuk Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.

Pihak perusahaan berkomitmen untuk berinvestasi di budidaya kerapu, karena menilai peluang usaha budidaya laut cukup menjanjikan.

PT Bofa Marine menerapkan teknologi keramba jaring apung (KJA) menggunakan High density Polyethilen (HDPE) "Dengan teknologi ini diharapkan akan memperoleh beberapa kelebihan di antaranya lebih ramah lingkungan," kata Slamet.

Teknologi ini, menurut dia, juga dinilai lebih efektif dalam pengelolaan, mempunyai daya tahan lama terhadap gelombang sehingga dapat lebih produktif dibanding KJA konvensional, dan dari segi penataan tata letak lebih rapi dan fleksibel.

"Tahap awal perusahaan sudah mengembangkan sebanyak 60 lubang dengan ukuran perlubang 4x4x3,5 meter, dengan padat tebar sebanyak 500 ekor per lubang," katanya.

Komoditas ikan kerapu, menurut Slamet, mempunyai harga tinggi. Bayangkan untuk jenis ikan kerapu bebek di tingkat pembudidaya harganya mencapai Rp350.000 per kilogram, sedangkan di tingkat eksportir mencapai Rp500.000 per kg.

Jenis ikan kerapu bebek, katanya, berbeda dengan ikan kerapu macan rata-rata di tingkat pembudidaya harganya Rp120.000 per kg. Untuk itu, dengan masuknya PT Bofa Marine ke NTB, maka akan diikuti para investor lain, sehingga akan semakin mampu mendorong peningkatan produksi ikan kerapu nasional secara signifikan.

Usaha budidaya kerapu membutuhkan investasi besar dan jangka waktu pemeliharaan yang cukup lama, yakni selama delapan hingga 12 bulan). Dengan masuknya investor, diharapkan akan mampu membangun kemitraan dengan masyarakat sekitar melalui pola segmentasi usaha," katanya.

Menurut Slamet, selain kerapu, ada beberapa jenis ikan yang juga nilai ekonominya tinggi, di antaranya kakap putih dan bawal bintang (Pompano). Saat ini teknologi pembenihan dan pembesarannya telah mampu dikuasai dan mulai berkembang di masyarakat.

Sentra produksi ikan kakap tersebar di 10 Provinsi penghasil utama antara lain Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, DKI Jakarta, Maluku Utara, Aceh, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan.

Sedangkan budidaya ikan bawal bintang telah mulai berkembang di Batam, Bintan, Lombok, Bali dan beberapa daerah lainnya. Saat ini permintaan ikan bawal bintang untuk memasok kebutuhan restoran sudah meluas.

"Untuk di Lombok saja permintaan rutin selalu datang dari Bali sebagai pasar utama. Walaupun harga bawal bintang tidak semahal kerapu, yaitu berkisar Rp50.000 per kg, namun karena masa pemeliharaan yang tidak terlalu lama, menjadikan komoditas ini cukup diminati oleh masyarakat pembudidaya," kata Slamet.

Perkembangan usaha budidaya di Kabupaten Lombok Tengah termasuk rumput laut nampaknya tidak terlepas dari peran penyuuh perikanan. Jumlah penyuluh perikanan di Lombok Tengah 27 orang pengawai negeri sipil (PNS) dan lima orang Penyuluh Perikanan Tenaga Kontrak (PPTK).

Kepala Pusat Penyuluhan (Kapusluh) Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Herman Suherman menilai penyuluh perikanan memiliki peran strategis dalam meningkatan peningkatan produksi dan produktivitas rumput laut.

"Peran strategis para penyuluh itu dalam bentuk alih teknologi budidaya dan pengolahan hasil, fasilitasi akses permodalan dan meningkatkan jaringan kemitraan usaha," katanya.

Alih teknologi penanganan hasil panen rumput laut dari penjemuran sederhana atau langsung di atas pasir diubah menggunakan alat penjemur dari para-para bambu, sehingga mampu meningkatkan nilai higenitas sekalus meningkatkan harga rumput laut.

Dia mengatakan, penyuluh perikanan harus dapat membantu pelaku utama dalam upaya meningkatkan produksi yang diikuti dengan sinergi produksi hulu hilir guna menodorong optimisme pelaku usaha perikanan dalam rangka meningkatkan produksi dan menjaga keberlangsungannya, karena pasar tersedia dengan harga yang stabil.

Penyuluh perikanan, kata Herman, telah memfasilitasi konsumen dengan pihak pabrik pengolahan dan pemasaran serta mendorong kerja sama riset dan pengembangan dengan lembaga-lembaga penghasil teknologi.

"Penyuluh juga harus berperan aktif dalam mendorong program-program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan, seperti industrialisasi rumput laut, peningikatan kehidupan nelayan (PKN), Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) dan Minapolitan," kata Herman.

Menurut dia, potensi perikanan di Kabupaten Lombok Tengah yang cukup potensial diantaranya komoditas rumput laut dan lokasi budidaya antara lain berada di Desa Gerupuk dan Awang dengan total areal potensial seluas 475 hektare.

Tingkat pemanfaatan pada 2011 baru mencapai 214,63 ha dengan produksi tahun 2012 untuk Desa Gerupuk sebanyak 14.706,25 ton dan Awang 6.787,50 ton. (Ant)

(redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Ist.

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Executive Brief

  • Kurs Rupiah - Pagi ini (28/9) Rupiah dibuka menguat 37.01 poin (0.25%) ke Rp14.513.99 per Euro dibanding kemarin di Rp 14.551 (Data Bloomberg).

  • Kurs Rupiah - Pagi ini (28/9) Rupiah dibuka menguat 21,00 poin (0.16%) ke Rp12.934 per dolar AS dibanding kemarin di Rp12.955. (Data Bloomberg).

  • Bursa - Pagi ini (28/9) IHSG dibuka turun 28,64 (0,53%) ke level 5.390,76

  • Israel - Mantan Presiden Israel, Shimon Peres meninggal dunia dalam usia 93 tahun, Rabu (28/9).

  • Cisco - Cisco akan melakukan ekspansi ke Meksiko dengan nilai investasi senilai US$ 4 Milyar.

  • Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (28/9) Rp550.000 per gram.

  • Kurs Rupiah - Hari ini (28/9) kurs rupiah referensi Bank Indonesia menguat di Rp13.926 dibandingkan  kemarin Rp 13.027.

  • CPO - Pembukaan harga pagi ini (28/9) CPO Kontrak Okt. 2016, turun 11 poin pada harga 2.835,00 Ringgit per metric ton (Bursa Malaysia).

  • Demokrat - Ketua Pemenangan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Ibas mempersilahkan kader partai Demokrat untuk mundur bila tidak sesuai dengan kebijakan partai.

  • Mars - Miliarder Elon Musk menguraikan rencana untuk manusia agar dapat menjelajahi Planet Mars.

  • Sidang Jessica - Kuasa Hukum Jessica berharap Jessica jujur agar kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dapat terang benderang.

  • New York - Koleksi seni penyanyi David Bowie tiba akan dilelang akhir November 2016 di New York.

  • PKS - PKS berharap jika terpilih, Anies-Sandiaga menyelesaikan tugasnya di Jakarta hingga 2022.

  • LAPAN - LAPAN memprediksi dalam beberapa hari kedepan akan ada lagi sampah antariksa yang jatuh namun tempatnya tidak dapat diprediksi.

  • Inggris - Sam Allardyce mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Inggris setelah menjabat selama 67 hari.

  • Hari Listrik Nasional - Wapres Jusuf Kalla akan membuka Hari Listrik Nasional di JCC Senayan hari ini (28/9).

  • PON - Panitia akan menggratiskan 35.000 tiket partai Final Sepak Bola PON ke-19.

  • Bukit Duri - Ahok mengatakan normalisasi sungai merupakan alasan percepatan penggusuran darah Bukit Duri.

  • Champions League Group G(28/9) - Leicester City 1 - 0 FC Porto

  • Champions League Group H(28/9) - Dinamo Zagreb 0 - 4 Juventus

  • Champions League Group H(28/9) - Sevilla 1 - 0 Lyon

  • PLN - Pengamat energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi, meminta PLN berlaku transparan dalam menyelesaikan megaproyek penyediaan listrik 35.000 MW.

  • AS - Rekor baru tercipta 84 juta orang menonton debat calon presiden yang pertama antara Hillary Clinton dan Donald Trump. 

  • Jabodetabek - BMKG memperkirakan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, sejak Rabu (28/9/2016) siang ini mengalami hujan ringan dan sedang hingga malam.

  • Nelayan - Menteri Susi Pudjiastuti berencana memperbarui kawasan Muara Baru, Jakarta Utara dengan beragam fasilitas dan sarana modern.

  • Energi - Provinsi Lampung memiliki sumber panas bumi yang cukup besar dan menduduki peringkat ketiga setelah Provinsi Jawa Barat dan Sumatera Utara.

  • Politik - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyebut akan ada paket kebijakan di bidang hukum yang sedang dipersiapkan pemerintah.

  • Pilgub DKI - Yusril Ihza Mahendra mengambil hikmah dari kegagalannya mengajukan diri sebagai calon gubernur di Pilkada DKI 2017 karena tidak diusung partai politik mana pun. 

  • Champions League Group G(28/9) - FC Koebenhavn 4 - 0 Club Brugge

  • New York - US West Texas Intermediate (WTI) crude dropped US$1.26, or 2.7 per cent, to US$44.67 on Tuesday (27/9).

  • Champions League Group F(28/9) - Sporting CP 2 - 0 Legia Warszawa

  • New York - The tech-rich Nasdaq Composite Index gained 48.22 points (0.92 per cent) to 5,305.71 on Tuesday (27/9).

  • New York - The broad-based S&P 500 rose 13.83 points (0.64 per cent) to 2,159.93 on Tursday (27/9).

  • Ekonomi - Menkeu Sri Mulyani Indrawati menilai masyarakat menikmati keuntungan dari penguatan rupiah meskipun dari sisi anggaran terdapat implikasinya.

  • Perbankan - OJK sebut, pembiayaan bermasalah perbankan syariah menurun per Juli 2016 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

  • BBRI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero).

  • Perbankan - OJK meyakini pangsa pasar perbankan syariah mencapai 5,16%5,3% terhadap perbankan nasional per September 2016.

  • Asuransi - PT FWD Life Indonesia kucurkan biaya investasi Rp200 miliar untuk pengembangan sistem teknologi yang digunakan untuk menunjang pelayanan dan pemasaran.

  • BSIM - PT Bank Sinarmas Tbk. merealisasikan penyaluran kredit sektor UMKM senilai Rp1,68 triliun atau 93,3% dari total target tahun ini Rp1,8 triliun.

  • Infrastruktur - Pembangunan Jalan Akses Tol Tanjung Priok dengan panjang total 11,4 kilometer yg sedang dikerjakan ditargetkan rampung pada Maret tahun depan.

  • BMRI - PT Bank Mandiri Tbk. menyiapkan strategi antisipasi untuk menjaga pendapatan dari bisnis kartu kredit seiring dengan rencana BI menurunkan capping suku bunga kartu kredit.

  • Green Economy - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mendorong provinsi-provinsi di Indonesia untuk mengadopsi konsep pembangunan ekonomi hijau.

  • Champions League Group E(28/9) - CSKA Moscow 0 - 1 Tottenham Hotspur

  • Champions League Group E(28/9) - Monaco 1 - 1 Bayer Leverkusen

  • Champions League Group F(28/9) - Borussia Dortmund 2 - 2 Real Madrid

  • Logistik - GINSI Jatim menilai rencana pemerintah untuk memberlakukan tarif progresif pada jasa penumpukan peti kemas perlu dikaji kembali.

  • Digital Economy - Pemerintah siapkan paket kebijakan ekonomi jilid ke-14 untuk membahas  ekonomi digital yang menggairahkan industri ecommerce di Indonesia.

  • London - Brent crude settled down US$1.38, or 2.9 per cent, at US$45.97 a barrel on Tuesday (27/9).

  • New York - The Dow Jones Industrial Average was up 133.47 points (0.74 per cent) at 18,228.30 on Tuesday (27/9).

  • FAST - PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp200 miliar.

  • TOBA - PT Toba Bara Sejahtra Tbk. (TOBA) membidik produksi batu bara pada tahun ini dapat mencapai 7 juta ton.

  • RIGS - PT Rig Tenders Indonesia Tbk. mengalokasikan sekitar US$25 juta untuk belanja modal tahun fiskal 2016

  • Digital Economy - Menkominfo dorong pengembangan industri digital difokuskan pada industri software yang potensi pasarnya dinilai lebih besar dibandingkan hardware.

  • Infrastruktur - Ancam 20.000 orang menganggur, serikat pekerja tolak otomatisasi gardu tol.

  • Agribisnis - KEIN sebut industri kelapa sawit di Indonesia minim menghasilkan inovasi pengembangan produk hilirisasi.

  • Heineken - Sponsor Formula 1, Heineken menyatakan dalam waktu dekat ingin melihat Vietnam menjadi tuan rumah jet darat tersebut.

  • Honda - Honda masih menunda untuk menggunakan mesin baru di Formula 1 GP Malaysia.

  • St. Petersburg Open - Alexander Zverev meraih gelar pertamanya usai mengalahkan Stan Wawrinka 6-2, 3-6, 7-5.

  • Kroasia - Kroasia memanggil kembali pemain veteran Ivo Karlovic untuk partai final Piala Davis melawan Argentina.

  • Filipina - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan negaranya akan bekerja sama dengan banyak pihak terkait penyelesaian masalah narkoba.

  • Galaxy Note 7 - Samsung mengatakan telah melakukan recall sebanyak 60% Galaxy Note 7 di Korea Selatan dan Amerika Serikat.

  • WHO - Badan Kesehatan Dunia(WHO) merilis 90% penduduk dunia mempunyai kualitas udara yang buruk.

  • AFC - AFC menolak untuk mengikuti pemilihan anggota dewan FIFA, akibat FIFA melarang Qatari Saoud Al-Mohannadi untuk mengikuti pemilihan tersebut.

  • BlackBerry Argon - BlackBerry Argon dikabarkan siap dirilis di Indonesia usai mendapatkan sertifikasi 26 September kemarin. Blackberry Argon akan menggunakan sistem operasi Android.

  • Golkar - Ketum Golkar, Setya Novanto menyatakan elektabilitas partainya naik setelah mencalonkan Jokowi untuk Pilpres 2019.

  • Tax Amnesty - Jelang tenggat periode I Tax Amnesty(30/9), Kemenkeu merevisi sejumlah aturan untuk memberikan kelonggaran kepada pelaku pajak.

  • Kuota Haji - Pemerintah terus melakukan negosiasi dengan Arab Saudi untuk penambahan kuota haji sebanyak 10ribu.

  • New York - Hari ini(27/9) debat pertama calon Presiden Amerika, Hillary Clinton dan Donald Trump di Universitas Hofstra, New York.

  • Singapura - Duta Besar Singapura untuk China menyatakan kekecewaannya atas berita di surat kabar China, Global Times yang memuat kekeliruan Singapura dalam KTT Non Blok di Venezuela.

  • The Weeknd - The Weeknd merilis single baru berjudul Starboy jelang perilisan album mereka bulan depan.

  • Gunadarma - Mahasiswa Gunadarma berhasil meraih juara dalam CanSat International Competition 2016.

  • Lenovo - Lenovo melakukan PHK terhadap ratusan karyawan dari divisi Ponsel.

  • Bangka - Pemerintah Australia akan memperingi 75 tahun tragedi Perang Dunia II yang akan dilangsungkan di Kota Muntok, Bangka Barat.

Click to Scroll Down

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 HDFA 199 258 59 29.65
2 MAYA 2,660 3,200 540 20.30
3 ANTM 645 770 125 19.38
4 HOTL 145 170 25 17.24
5 TAXI 154 176 22 14.29
6 PSAB 306 340 34 11.11
7 BBHI 79 87 8 10.13
8 INCO 2,710 2,970 260 9.59
9 KBLM 270 292 22 8.15
10 MLIA 505 545 40 7.92
No Code Prev Close Change %
1 GEMS 1,725 1,555 -170 -9.86
2 RODA 510 460 -50 -9.80
3 DART 490 442 -48 -9.80
4 PLAS 1,135 1,025 -110 -9.69
5 IGAR 675 610 -65 -9.63
6 BCIP 840 760 -80 -9.52
7 SKBM 845 765 -80 -9.47
8 FORU 492 452 -40 -8.13
9 VINS 74 68 -6 -8.11
10 CMPP 136 125 -11 -8.09
No Code Prev Close Change %
1 ANTM 645 770 125 19.38
2 TLKM 4,240 4,280 40 0.94
3 ADRO 1,200 1,210 10 0.83
4 PGAS 2,840 2,870 30 1.06
5 ELSA 420 428 8 1.90
6 BBCA 15,350 16,000 650 4.23
7 BMRI 11,650 11,750 100 0.86
8 PBRX 442 450 8 1.81
9 WIKA 2,510 2,650 140 5.58
10 ASII 8,425 8,700 275 3.26
No Code Freq Value
1 DB 25,450 2,736,147,886,600
2 YU 20,513 2,533,029,895,000
3 RF 1,625 1,037,299,146,500
4 KZ 16,970 951,975,050,130
5 RB 459 792,438,466,000
6 CC 35,631 740,986,633,836
7 MS 11,241 690,589,604,000
8 LG 11,126 681,311,701,000
9 YP 46,098 625,260,394,136
10 KI 9,929 611,345,255,700