Market Indices

LP2K Minta Pemerintah Antisipasi Kenaikan Harga Sembako

Oleh Cipto - Rubrik Daerah

05 Juni 2013 12:31:00 WIB

WE.CO.ID - Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang meminta pemerintah segera mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga sembilan bahan pokok sejak dini karena rencana kenaikan harga bahan bakar minyak berdekatan dengan Ramadhan.

Ketua LP2K Semarang Ngargono di Semarang, Rabu (5/6/2013), mengatakan selain momentum rutin tahunan menghadapi Ramadhan, diperkirakan tahun ini masyarakat akan menghadapi situasi lebih sulit karena adanya rencana kenaikan harga BBM.

"Kenaikan harga BBM di luar momentum Ramadhan saja sudah memberikan dampak besar, apalagi tahun ini waktunya berdekatan dengan Bulan Ramadhan," katanya.

Oleh karena itu, pemerintah diharapkan tidak kalah cepat dengan tengkulak dan penimbun dengan terus melakukan pengawasan serta persiapan lebih dini mengamankan seluruh barang yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

Menurut Ngargono sejumlah upaya harus dilakukan pemerintah untuk menekan tingginya harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadhan misalnya memastikan stok beras di Bulog aman.

Terkait dengan daging, bisa saja ada BUMN yang bergerak dalam penggemukan sapi, minyak goreng, dan gula pasir yang dapat mempersiapkan ketersediaan barang.

Hal lain yang perlu diperhatikan yakni di sektor infrastruktur jalan. Buruknya jalan dapat mempengaruhi kenaikan harga pokok barang karena membutuhkan waktu distribusi lebih lama dan besarnya biaya tersebut diserahkan kepada konsumen.

"Saat ini sejumlah barang sudah naik seperti telur yang naiknya cukup tinggi dari harga Rp14 ribu hingga Rp15 ribu naik menjadi Rp17 ribu hingga Rp18 ribu per kilogram," katanya.

Sementara harga minyak goreng terjadi kenaikan Rp100 hingga Rp200 per kilogram, begitu juga dengan harga beras naik Rp200 hingga Rp300 per kilogram.

Kesempatan terpisah, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang Novriadi juga berharap Pemkot Semarang dapat segera mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat.

"Harga sembako pasti naik, apalagi ada kenaikan harga BBM. Hal tersebut sudah dapat diprediksi, sehingga pemerintah seharusnya dapat mengantisipasinya," katanya.

Novriadi menilai ketersediaan barang dan kelancaran distribusi barang serta pengawasan terhadap kemungkinan terjadi penimbunan juga harus terus diperhatikan.

"Kenaikan harga sembako menjelang Ramadhan suatu hal yang rutin dan terjadi setiap tahun, sehingga seharusnya pemerintah juga bisa lebih siap mengantisipasinya dengan menekan tingginya harga," demikian Novriadi. (Ant)

(redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Sufri Y.

Recomended Reading

Kabar EkBis

02 September 2014 - Penerbangan

Garuda Resmikan Rute Baru Makassar-Kolaka

02 September 2014 - Ekonomi Bisnis

ISEI: Indonesia Harus Mulai Pembaruan Institusi Ekonomi

Kabar Indonesia

Executive Brief

BI: Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2014 lebih baik dari perkiraan bank sentral.

Bappenas sandingkan program prioritas Jokowi dengan program kebijakan SBY.

Pengamat: Pemerintah perlu genjot pertumbuhan ekonomi yang lambat.

BI isyaratkan akan terus menahan suku bunga acuan.

BPS catat kenaikan tarif tenaga listrik menjadi salah satu komoditas penyumbang laju inflasi.

KSEI harapkan bank pembayaran transaksi bursa terintegrasi dengan fasilitas AKSes.

Wamenkeu: Target laju inflasi hingga akhir 2014 sebesar 5,3 persen dapat tercapai.

OJK akan bentuk tim pengembang surat utang.

Pengamat: Pembiayaan perbankan nasional masih terbatas dalam pembangunan infrastruktur.

OJK: Tingkat kepercayaan investor terhadap instrumen investasi reksa dana meningkat.

Harga kebutuhan pokok di Biak Numfor relatif stabil.

Pemerintah siapkan langkah terobosan untuk dorong pemulihan hutan yang alami kebakaran.

Penjualan BBM bersubsidi jenis premium dan solar di Biak Numfor masih normal. 

Bali raih devisa sebesar 50.745,77 dolar AS dari ekspor kerajinan tulang.

Selandia Baru nilai Makassar tempat yang menjanjikan di bidang investasi pangan. 

BI sarankan industri hijau cari pasar baru.

Hipmi usulkan agar pemerintah tidak naikkan harga solar bersubsidi.

Peluang industri nutrisi termasuk susu di Indonesia dinilai semakin prospektif.

Citilink Indonesia bersinergi dengan operator akomodasi pariwisata Best Western International.

Garuda Indonesia akan lakukan investigasi penyebab meninggalnya Kapten Ramdanto.

Recommended Reading

Selasa, 02/09/2014 05:58 WIB

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Senin, 01/09/2014 16:04 WIB

OJK Cabut Izin PT Cahyagold Prasetya Finance

Senin, 01/09/2014 14:07 WIB

BPS: Ekspor Juli 2014 Turun 6,03%

Senin, 01/09/2014 13:17 WIB

BPS Catat Inflasi Agustus 2014 Sebesar 0,47%

Senin, 01/09/2014 05:59 WIB

Manufacturing Hope 142 - Agar Aset Rp30 Triliun Tidak Mubazir

Minggu, 31/08/2014 10:46 WIB

Kolom Yuswohady: Kelas Menengah Muslim dan Pasar Halal

Minggu, 31/08/2014 10:12 WIB

Kolom: Pekerjaan Rumah Pemerintah Baru

Sabtu, 30/08/2014 18:08 WIB

Kadin Apresiasi Kebijakan Tegas Terkait BBM

Entertainment & Life Style

31 Agustus 2014 - Olahraga

Chelsea Tundukkan Everton