Portal Berita Ekonomi Selasa, 27 September 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5419.604 Change: 67.465 Stock: 536
  • Agriculture Today: 1797.085 Change: -10.630 Stock: 21
  • Mining Today: 1163.318 Change: 30.482 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 518.196 Change: 4.894 Stock: 65
  • Miscellanous Industry Today: 1426.026 Change: 38.795 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2505.579 Change: 22.621 Stock: 39
  • Cons., Property & Real Estate Today: 566.796 Change: 6.906 Stock: 62
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1124.565 Change: 7.513 Stock: 56
  • Finance Today: 811.768 Change: 13.457 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 854.056 Change: 7.154 Stock: 120

Konflik Suriah Masuki Fase Lebih Berbahaya Bagi Perdamaian (1)

Foto Berita Konflik Suriah Masuki Fase Lebih Berbahaya Bagi Perdamaian (1)

WE.CO.ID – Konflik Suriah memasuki fase baru yang lebih berbahaya karena bisa merembet ke tetangganya di kawasan Timur Tengah dan menyeret negara-negara lain di luar kawasan.

Konflik Suriah tidak bisa dikatakan sebagai perang saudara antarsesama anak bangsa yang berbeda faksi politik dan aliran sektarian semacam kelompok Suni dan Syiah. Pertikaian perebutan pengaruh dan kekuasaan di Suriah telah menyeret keterlibatan negara-negara lain. Amerika Serikat (AS). Israel, dan sekutu mereka di Eropa tergoda melibatkan diri karena mereka punya berbagai kepentingan di sana. Yang paling menonjol ialah kepentingan geopolitik untuk membendung pengaruh Iran yang dituding pro-Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Iran disebut-sebut mengerahkan dukungan gerilyawan Hezbollah terhadap pasukan pemerintah Suriah dalam menghadapi kelompok pemberontak yang mayoritas kaum Suni. Rivalitas Suni-Syiah kemudian menjadi hembusan api yang memanaskan padang konflik negara di Timur Tengah itu.

Rusia tidak mau ketinggalan tampil sebagai “pengimbang” Barat. Dari aspek kebutuhan militer Suriah, selama ini Rusia menjadi tumpuan pasokan senjata di tengah embargo senjata yang diberlakukan Uni Eropa sejak Mei 2011. Embargo itu memang akhirnya dicabut akhir pekan lalu. Tapi, keputusan itu dipandang sebagai upaya membuka akses bagi para pemberontak Suriah untuk mendapatkan pasokan senjata dari Eropa. Inggris dan Prancis disebut-sebut sebagai negara Eropa yang paling berpotensi memasok senjata untuk kelompok pemberontak anti-Presiden Assad.

Rusia yang terikat kontrak penjualan senjata ke pemerintah Suriah yang diteken pada 2010 pun seperti mendapatkan angin dengan langkah pencabutan embargo senjata oleh EU itu. Tidak lupa, Rusia mengkritik langkah pencabutan embargo senjata yang memberikan jalan bagi kelompok pemberontak Suriah itu. Seraya memprotes, Rusia memulai pengiriman peluru kendali (rudal) canggih S-300 yang merupakan sistem persenjatan antiserangan udara.

Prospek perdamaian pun terancam gagal terwujud. Konferensi perdamaian internasional guna mencari solusi perdamaian Suriah yang digagas Rusia bersama Amerika Serikat sudah beberapa kali ditunda. Konferensi yang melibatkan semua pihak yang bertikai di Suriah itu semula direncanakan Mei silam di Jenewa, Swiss, namun kemudian diundur menjadi Juni ini. Jadwal kemudian berubah diundur lagi menjadi bulan depan. Itu pun belum ada jaminan bakal benar-benar terselenggara karena pihak-pihak yang bertikai belum memberikan komitmen hadir.  Mereka mengajukan syarat yang yang saling menegasikan dan belum dicapai titik temu.

Para pengamat mengkhawatirkan Suriah yang telah lebih dua tahun dilanda konflik bakal bernasib seperti Somalia atau bahkan lebih buruk lagi. Suriah dibelit persoalan sangat sensitif tempat berpadunya sentimen berlatar agama dan etnis yang membentang di sepanjang perbatasan dari seluruh penjuru mata angin. Adapun Somalia “terbendung” dari pengaruh atau intervensi dari seberang perbatasan.

Somalia juga tidak pernah memiliki senjata kimia, rudal, dan senjata modern lainnya sebagaimana Suriah yang dikenal sebagai negara paling banyak meriamnya di dunia.

Dengan kondisi yang seperti itu saja, konflik Somalia yang berkepanjangan akhirnya membawa negara itu kolaps 20 tahun lalu. Somalia tersayat-sayat oleh aksi anarkistis kelompok, terorisme, dan kelaparan. Hingga kini, perairan Somalia pun dikenal sebagai sebagai wilayah pelayaran yang sangat berbahaya karena keganasan para perompaknya. 

Bagaimana dengan Suriah? Dengan latar belakang dan kondisi seperti itu, para pengamat melihat situasi Suriah lebih berbahaya. (BERSAMBUNG....)

nurcholish@wartaekonomi.com

Foto: BBC News

Penulis/Editor: Nurcholish MA Basyari

Executive Brief

  • Kurs Rupiah - Sore ini (27/9) Rupiah ditutup menguat 86,00 poin (0,66%) ke Rp12.955 per dolar AS dibanding sore kemarin di Rp13.041 (Data Bloomberg).

  • Kurs Rupiah - Sore ini (27/9) Rupiah ditutup menguat 105.69 poin (0,72%) ke Rp14.551 per Euro dibanding sore kemarin di Rp14.656,69 (Data Bloomberg).

  • CPO - Penutupan harga sore ini (27/9) CPO Kontrak Okt. 2016, turun 44 poin pada harga 2.846,00 Ringgit per metric ton (Bursa Malaysia).

  • Heineken - Sponsor Formula 1, Heineken menyatakan dalam waktu dekat ingin melihat Vietnam menjadi tuan rumah jet darat tersebut.

  • Honda - Honda masih menunda untuk menggunakan mesin baru di Formula 1 GP Malaysia.

  • St. Petersburg Open - Alexander Zverev meraih gelar pertamanya usai mengalahkan Stan Wawrinka 6-2, 3-6, 7-5.

  • Kroasia - Kroasia memanggil kembali pemain veteran Ivo Karlovic untuk partai final Piala Davis melawan Argentina.

  • Kurs Rupiah - Hari ini (27/9) kurs rupiah referensi Bank Indonesia menguat di Rp13.027 dibandingkan  kemarin Rp 13.076.

  • Filipina - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan negaranya akan bekerja sama dengan banyak pihak terkait penyelesaian masalah narkoba.

  • Galaxy Note 7 - Samsung mengatakan telah melakukan recall sebanyak 60% Galaxy Note 7 di Korea Selatan dan Amerika Serikat.

  • WHO - Badan Kesehatan Dunia(WHO) merilis 90% penduduk dunia mempunyai kualitas udara yang buruk.

  • AFC - AFC menolak untuk mengikuti pemilihan anggota dewan FIFA, akibat FIFA melarang Qatari Saoud Al-Mohannadi untuk mengikuti pemilihan tersebut.

  • BlackBerry Argon - BlackBerry Argon dikabarkan siap dirilis di Indonesia usai mendapatkan sertifikasi 26 September kemarin. Blackberry Argon akan menggunakan sistem operasi Android.

  • Golkar - Ketum Golkar, Setya Novanto menyatakan elektabilitas partainya naik setelah mencalonkan Jokowi untuk Pilpres 2019.

  • Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (27/9) Rp554.000 per gram.

  • Tax Amnesty - Jelang tenggat periode I Tax Amnesty(30/9), Kemenkeu merevisi sejumlah aturan untuk memberikan kelonggaran kepada pelaku pajak.

  • Kuota Haji - Pemerintah terus melakukan negosiasi dengan Arab Saudi untuk penambahan kuota haji sebanyak 10ribu.

  • New York - Hari ini(27/9) debat pertama calon Presiden Amerika, Hillary Clinton dan Donald Trump di Universitas Hofstra, New York.

  • Singapura - Duta Besar Singapura untuk China menyatakan kekecewaannya atas berita di surat kabar China, Global Times yang memuat kekeliruan Singapura dalam KTT Non Blok di Venezuela.

  • The Weeknd - The Weeknd merilis single baru berjudul Starboy jelang perilisan album mereka bulan depan.

  • Gunadarma - Mahasiswa Gunadarma berhasil meraih juara dalam CanSat International Competition 2016.

  • Lenovo - Lenovo melakukan PHK terhadap ratusan karyawan dari divisi Ponsel.

  • Bangka - Pemerintah Australia akan memperingi 75 tahun tragedi Perang Dunia II yang akan dilangsungkan di Kota Muntok, Bangka Barat.

  • BRPT - PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) berencana melakukan buyback saham perseroan sebanyak-banyaknya 2% dari seluruh modal ditempatkan.

  • ASGR - PT Astra Graphia Tbk. (ASGR) berencana membagikan dividen interim kepada para pemegang saham sebesar Rp27 per saham.

  • ELSA - Sepanjang 2016, emiten penyedia jasa energy, PT Elnusa Tbk. (ELSA) berhasil membukukan peningkatan laba bersih sebesar 9,2%.

  • NOBU - Kustodian Sentral Efek Indonesia menunjuk PT Bank Nationalnobu Tbk. sebagai bank administrator Rekening Dana Nasabah (RDN).

  • ELSA - PT Elnusa Tbk. (ELSA) berhasil membukukan kenaikan laba bersih 9,2% pada paruh pertama tahun ini menjadi Rp144,89 miliar.

  • ADRO - Kenaikan harga batu bara membuat manajemen PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) optimistis kinerja membaik pada tahun ini.

  • Korporasi - Wilmar International Limited., mendirikan usaha patungan Olenex bersama Archer Daniels Midland Company (ADM) untuk memasarkan minyak dan fats di Eropa.

  • BUMI - Emiten pertambangan milik Grup Bakrie, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menargetkan produksi batu bara pada tahun ini mencapai 85 juta ton.

  • Infrastruktur - Kementerian PUPR tengah memproses pinjaman dari IDB untuk tahun anggaran 2017 senilai Rp2,96 triliun guna tersambungnya jalur Pantai Selatan-selatan sepanjang 158 km.

  • Obligasi - PT Minna Padi Aset Manajemen meluncurkan dua produk baru jenis reksa dana saham dan reksa dana pendapatan tetap.

  • Pajak - Pemerintah tengah menginventarisasi anak perusahaan pelat merah yang akan menerbitkan obligasi sebagai penampung dana repatriasi dari kebijakan amnesti pajak.

  • Agribisnis - Industri pengolahan rumput laut China, mampu mendapatkan rumput laut pada tingkat harga lebih rendah karena membeli pada volume lebih banyak.

  • BUMN - Pemerintah terus melanjutkan kelanjutan rencana holding BUMN dengan tiga sektor yang dinyatakan siap disatukan tahun ini yaitu energi, perbankan, dan tambang.

  • Pajak - Ditjen Pajak memberikan keringanan kepada wajib pajak peserta pengampunan pajak agar lampiran harta dalam SPH bisa ditunda hingga 31 Desember 2016.

  • Ekspor - Kamar Dagang dan Industri Indonesia masih optimistis sektor ekspor dapat bertumbuh 500% pada 2025-2030.

  • Wirausaha - Kementerian Koperasi mengapresiasi kalangan perguruan tinggi mengimplementasikan pendidikan kewirausahaan kepada mahasiswa

  • Kehutanan - Pelaku usaha hak pengusahaan hutan (HPH) menilai konsesi hutan alam tidak perlu dikonversi menjadi hutan tanaman industri (HTI).

  • Komoditas - Harga nikel diprediksi menurun pada kuartal terakhir seiring dengan pulihnya gangguan pasokan dari Filipina sebagai produsen terbesar di dunia.

  • Agribisnis - Perusahaan umum Peirkanan Indonesia akan membangun pabrik pakan dengan nilai investasi Rp165 miliar

  • Properti - Crown group. Perusahaan properti yang berbasis di Australia menargetkan akan memulai pembangunan proyek residensial pertama di Indonesia.

  • Manufaktur - Kemenperin meminta industri elektronika lokal untuk menggunakan teknologi terkini dalam proses produksi agar memacu inovasi dan nilai tambah.

Click to Scroll Down

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 HDFA 199 258 59 29.65
2 MAYA 2,660 3,200 540 20.30
3 ANTM 645 770 125 19.38
4 HOTL 145 170 25 17.24
5 TAXI 154 176 22 14.29
6 PSAB 306 340 34 11.11
7 BBHI 79 87 8 10.13
8 INCO 2,710 2,970 260 9.59
9 KBLM 270 292 22 8.15
10 MLIA 505 545 40 7.92
No Code Prev Close Change %
1 GEMS 1,725 1,555 -170 -9.86
2 RODA 510 460 -50 -9.80
3 DART 490 442 -48 -9.80
4 PLAS 1,135 1,025 -110 -9.69
5 IGAR 675 610 -65 -9.63
6 BCIP 840 760 -80 -9.52
7 SKBM 845 765 -80 -9.47
8 FORU 492 452 -40 -8.13
9 VINS 74 68 -6 -8.11
10 CMPP 136 125 -11 -8.09
No Code Prev Close Change %
1 ANTM 645 770 125 19.38
2 TLKM 4,240 4,280 40 0.94
3 ADRO 1,200 1,210 10 0.83
4 PGAS 2,840 2,870 30 1.06
5 ELSA 420 428 8 1.90
6 BBCA 15,350 16,000 650 4.23
7 BMRI 11,650 11,750 100 0.86
8 PBRX 442 450 8 1.81
9 WIKA 2,510 2,650 140 5.58
10 ASII 8,425 8,700 275 3.26
No Code Freq Value
1 DB 25,450 2,736,147,886,600
2 YU 20,513 2,533,029,895,000
3 RF 1,625 1,037,299,146,500
4 KZ 16,970 951,975,050,130
5 RB 459 792,438,466,000
6 CC 35,631 740,986,633,836
7 MS 11,241 690,589,604,000
8 LG 11,126 681,311,701,000
9 YP 46,098 625,260,394,136
10 KI 9,929 611,345,255,700