Portal Berita Ekonomi Kamis, 29 September 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5425.337 Change: 5.733 Stock: 538
  • Agriculture Today: 1790.200 Change: -6.885 Stock: 21
  • Mining Today: 1163.813 Change: 0.495 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 526.046 Change: 7.850 Stock: 66
  • Miscellanous Industry Today: 1431.255 Change: 5.229 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2547.522 Change: 41.943 Stock: 39
  • Cons., Property & Real Estate Today: 568.509 Change: 1.713 Stock: 63
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1120.894 Change: -3.671 Stock: 56
  • Finance Today: 799.529 Change: -12.239 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 852.825 Change: -1.231 Stock: 120

Peternak Ayam Lingnan Bersedia Ganti Label

Foto Berita Peternak Ayam Lingnan Bersedia Ganti Label

WE.CO.ID - PT Barstow Indosukses selaku produsen ayam Lingnan menyatakan bersedia untuk tidak menggunakan label ayam kampung pada kemasannya, menyusul larangan yang diberikan oleh Direktorat Peternakan Kementerian Pertanian.

"Saya sudah mendengar penjelasan dari Kementerian Pertanian, tidak ingin ribut antar peternak, saya memutuskan sesuai anjuran. Kita hanya akan gunakan nama Ayam Lingnan," kata Wirawan Darman Siw, pemilik peternak Ayam Lingnan, di Desa Pasir Muncang, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat.

Wirawan mengatakan, ia tidak menggunakan label ayam kampung di kemasan dagangnya. Ia hanya menuliskan ayam ras, untuk mengkategorikan ayam yang ia jual bukan ayam petelor (buras).

Ia mengaku tidak mengerti tentang kriteria ayam kampung dengan ayam lokal. Setelah ia mendapatkan penjelasan dari Direktorat Peternakan Kementerian Pertanian, ia baru mengetahui perbedaan tersebut.

Wirawan menyebutkan, ia mendapatkan bibit ayam tersebut pada tahun 2000 dari Kementerian Pertanian. Dari bibit tersebut ia mengembangkan usaha peternakan ayam hingga akhirnya sudah berjalan 13 tahun lamanya.

Ayam yang diproduksi dari peternaknya dipasok sejumlah super market di wilayah Jabodetabek hingga Bandung.

Peternak ayam Lingnan milik Wirawan ini berdiri diatas lahan seluas 1,3 hektar memiliki 31 kandang dimana 21 kandang digunakan untuk pembesaran.

Peternak ayam Lingnan ini memiliki jumlah indukan 1.500 ekor. Kapasitas produksi ke gerai modren selama dua hari sekolah yakni 500 hingga 700 ekor. Dalam sebulan ada 17 kali pemotongan, jumlah ini meningkat bila menghadapi hari besar keagamaan.

"Ayam yang kita jual dalam kondisi mati, dipasok untuk super market di Jabodetabek," katanya.

Pemberian nama ayam Lingnan, lanjut Wirawan berawal saat konsumennya menanyakan jenis ayam yang ia jual karena memiliki daging yang empuk dan enak.

"Waktu konsumen nanya nama ayamnya, spontan saja saya jawab ayam Lingnan. Saya memang sudah memakai label merk ayam Lingnan, tapi tidak ada label ayam kampung," katanya.

Menanggapi protes dari Himpunan Pengusaha Unggas Lokal Indonesia (Himpuli), Wirawan menyatakan siap untuk tidak menggunakan label ayam kampung.

Ia mengatakan, akan mengubah sekmen pasar ayam Lingnan menjadi ayam organik sehingga memiliki pasar sendiri dan tidak menggangu penjualan ayam kampung.

Terkait harga, lanjut Wirawan, pihaknya tetap mempertahankan harga jual yang sudah ada, yakni dari peternakan dijual Rp40.000 per ekor.

"Dari segi harga tetap, tapi dari segi kualitas akan kita kembangkan. Konsep kita ayam organik karena bebas dari antibiotik," katanya.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, Direktorat Jenderal Peternakan Kementerian Pertanian melakukan pengecekan bibit ayam yang dijual oleh PT Barstow Indosukses untuk mengklarifikasi protes yang dilayangkan oleh Himpuli.

Dari hasil pengecekan tersebut, ayam Lingnan yang diproduksi perusahaan peternakan tersebut bukanlah ayam kampung, tapi percampuran ayam luar yang sudah menetap lebih dari lima generasi di Indonesia sehingga dikategorikan sebagai ayam lokal.

Sementara itu, Himpuli memprotes penggunaan label ayam kampung pada produk ayam Lingnan karena dinilai merugikan peternak lokal dan membohongi masyarakat sebagai konsumen. (Ant)

(redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Ist.

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Executive Brief

  • Israel - Mantan Presiden Israel, Shimon Peres meninggal dunia dalam usia 93 tahun, Rabu (28/9).

  • Cisco - Cisco akan melakukan ekspansi ke Meksiko dengan nilai investasi senilai US$ 4 Milyar.

  • Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (28/9) Rp550.000 per gram.

  • Kurs Rupiah - Hari ini (28/9) kurs rupiah referensi Bank Indonesia menguat di Rp13.926 dibandingkan  kemarin Rp 13.027.

  • Demokrat - Ketua Pemenangan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Ibas mempersilahkan kader partai Demokrat untuk mundur bila tidak sesuai dengan kebijakan partai.

  • Mars - Miliarder Elon Musk menguraikan rencana untuk manusia agar dapat menjelajahi Planet Mars.

  • Sidang Jessica - Kuasa Hukum Jessica berharap Jessica jujur agar kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dapat terang benderang.

  • New York - Koleksi seni penyanyi David Bowie tiba akan dilelang akhir November 2016 di New York.

  • PKS - PKS berharap jika terpilih, Anies-Sandiaga menyelesaikan tugasnya di Jakarta hingga 2022.

  • LAPAN - LAPAN memprediksi dalam beberapa hari kedepan akan ada lagi sampah antariksa yang jatuh namun tempatnya tidak dapat diprediksi.

  • Inggris - Sam Allardyce mengundurkan diri sebagai pelatih timnas Inggris setelah menjabat selama 67 hari.

  • Hari Listrik Nasional - Wapres Jusuf Kalla akan membuka Hari Listrik Nasional di JCC Senayan hari ini (28/9).

  • PON - Panitia akan menggratiskan 35.000 tiket partai Final Sepak Bola PON ke-19.

  • Bukit Duri - Ahok mengatakan normalisasi sungai merupakan alasan percepatan penggusuran darah Bukit Duri.

  • Wuhan Open - Simona Halep mengalahkan Yaroslava Shvedova 6-3, 6-3 di babak keempat Wuhan Open.

  • China - China mentargetkan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

  • Kanada - Petronas telah mendapatkan lampu hijau dari Pemerintah Kanada untuk proyek gas senilai US$ 27 Miliar.

  • Ekonomi - Menkeu Sri Mulyani Indrawati menilai masyarakat menikmati keuntungan dari penguatan rupiah meskipun dari sisi anggaran terdapat implikasinya.

  • Perbankan - OJK sebut, pembiayaan bermasalah perbankan syariah menurun per Juli 2016 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

  • BBRI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menandatangani nota kesepahaman kerja sama dengan PT Pos Indonesia (Persero).

  • Perbankan - OJK meyakini pangsa pasar perbankan syariah mencapai 5,16%5,3% terhadap perbankan nasional per September 2016.

  • Asuransi - PT FWD Life Indonesia kucurkan biaya investasi Rp200 miliar untuk pengembangan sistem teknologi yang digunakan untuk menunjang pelayanan dan pemasaran.

  • BSIM - PT Bank Sinarmas Tbk. merealisasikan penyaluran kredit sektor UMKM senilai Rp1,68 triliun atau 93,3% dari total target tahun ini Rp1,8 triliun.

  • Infrastruktur - Pembangunan Jalan Akses Tol Tanjung Priok dengan panjang total 11,4 kilometer yg sedang dikerjakan ditargetkan rampung pada Maret tahun depan.

  • BMRI - PT Bank Mandiri Tbk. menyiapkan strategi antisipasi untuk menjaga pendapatan dari bisnis kartu kredit seiring dengan rencana BI menurunkan capping suku bunga kartu kredit.

  • Green Economy - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mendorong provinsi-provinsi di Indonesia untuk mengadopsi konsep pembangunan ekonomi hijau.

  • Logistik - GINSI Jatim menilai rencana pemerintah untuk memberlakukan tarif progresif pada jasa penumpukan peti kemas perlu dikaji kembali.

  • Digital Economy - Pemerintah siapkan paket kebijakan ekonomi jilid ke-14 untuk membahas  ekonomi digital yang menggairahkan industri ecommerce di Indonesia.

  • FAST - PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp200 miliar.

  • TOBA - PT Toba Bara Sejahtra Tbk. (TOBA) membidik produksi batu bara pada tahun ini dapat mencapai 7 juta ton.

  • RIGS - PT Rig Tenders Indonesia Tbk. mengalokasikan sekitar US$25 juta untuk belanja modal tahun fiskal 2016

  • Digital Economy - Menkominfo dorong pengembangan industri digital difokuskan pada industri software yang potensi pasarnya dinilai lebih besar dibandingkan hardware.

  • Infrastruktur - Ancam 20.000 orang menganggur, serikat pekerja tolak otomatisasi gardu tol.

  • Agribisnis - KEIN sebut industri kelapa sawit di Indonesia minim menghasilkan inovasi pengembangan produk hilirisasi.

Click to Scroll Down

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 HEXA 2,900 3,620 720 24.83
2 AGRO 292 356 64 21.92
3 ALKA 250 300 50 20.00
4 BEKS 52 62 10 19.23
5 BMAS 296 350 54 18.24
6 ASBI 360 418 58 16.11
7 DART 442 498 56 12.67
8 PNSE 985 1,100 115 11.68
9 VINS 68 75 7 10.29
10 PPRO 1,025 1,130 105 10.24
No Code Prev Close Change %
1 SONA 2,800 2,520 -280 -10.00
2 BCIP 760 685 -75 -9.87
3 IGAR 610 550 -60 -9.84
4 MLIA 545 492 -53 -9.72
5 LMPI 206 186 -20 -9.71
6 LPKR 1,100 995 -105 -9.55
7 OKAS 85 77 -8 -9.41
8 PLAS 1,025 930 -95 -9.27
9 BBHI 87 79 -8 -9.20
10 LAMI 394 358 -36 -9.14
No Code Prev Close Change %
1 AGII 1,100 1,160 60 5.45
2 BMRI 11,750 11,300 -450 -3.83
3 BEKS 52 62 10 19.23
4 ANTM 770 795 25 3.25
5 LMPI 206 186 -20 -9.71
6 PPRO 1,025 1,130 105 10.24
7 LPKR 1,100 995 -105 -9.55
8 PBRX 450 452 2 0.44
9 BBCA 16,000 15,425 -575 -3.59
10 PGAS 2,870 2,820 -50 -1.74
No Code Freq Value
1 MS 9,591 1,969,929,118,990
2 CG 11,864 1,206,305,967,642
3 KZ 12,038 1,120,958,510,000
4 CC 37,156 915,430,345,200
5 DH 7,343 766,968,021,500
6 YP 49,702 700,701,415,400
7 CS 14,456 629,206,426,400
8 YU 20,782 604,529,876,400
9 RX 6,839 563,476,872,770
10 DB 23,566 557,365,984,000