Market Indices

BCA Beli 45 Persen Saham CSF

Oleh Ihsan - Rubrik Bursa

28 Juni 2013 21:00:00 WIB

WE.CO.ID - Jakarta, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan membeli 45 persen saham Central Santosa Finance (CSF) dari Multikem Suplindo (MS) dan Sinar Mitra Sepadan Finance (SMSF).

"Perseroan telah menandatangani nota kesepahaman jual beli saham dengan MS dan SMSF sehubungan rencana pembelian saham di CSF," kata Sekertaris Perusahaan BCA, Inge Setiawati dalam keterbukaan informasi di Jakarta, Jumat.

Inge mengungkapkan perseroan dengan MS dan SMSF akan menandatangani suatu perjanjian jual beli saham yang akan dilakukan setelah terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan termasuk diperolehnya persetujuan dari Bank Indonesia (BI) dalam melakukan penyertaan saham di CSF.

"Transaksi tersbut bukan merupakan transaksi material, hal itu disebabkan karena nilai transaksi tidak mencapai 20 persen dari ekuitas perseroan," kata dia.

Ia menambahkan transaksi itu juga bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam peraturan Bapepam-LK No. IIX.E.I tentang transaksi afiliasi dan benturan kepentingan transaksi tertentu.

Inge mengatakan salah satu perusahaan terkendali perseroan yaitu PT BCA Finance saat ini telah memiliki sejumlah saham CSF yang merupakan 25 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor.

"Sehingga pada saat efektifnya pengalihan saham dari MS dan SMSF kepada BCA maka akan secara langsung memiliki 45 persen saham CSF dan secara tidak langsung memiliki 25 persen saham CSF melalui BCA finance," paparnya. (Ant)

Foto : SY

Recomended Reading

Kabar Indonesia

16 April 2014 - Nasional

DPR Sesalkan Nama Jokowi Ada di UN

16 April 2014 - Politik

PDI-P Menang Telak di Hamburg

Executive Brief

Rabu (16/4) pagi LQ45 menguat 3,45 poin ke level 826,54.

IHSG pada Rabu (16/4) pagi naik 13,27 poin ke level 4.883,49.

Nilai rupiah melemah 4 poin ke angka Rp 11.431 pada Rabu (16/4) pagi.

Ekonom BNI: Ketidakpastian pasar uang berlangsung sampai Pilpres.

Adidas dan Chelsea luncurkan seragam tandang untuk musim 2014/15.

The Guardian Us dan The Washington Post raih Pulitzer Prize tahun ini.

Jokowi: Saya belum menemukan bakal cawapres yang tepat.

Jokowi: Bentuk kabinet kerja bukan kabinet politik

Bank Mutiara lakukan restrukturisasi kredit bermasalah Rp 135,8 M.

Selasa (15/4), saham Lorena dibuka Rp 895 atau melemah 5 poin dari harga IPO.

BEI: Aturan IPO sektor tambang segera dipatenkan.

BEI: APEX masuk dalam kategori saham tidak wajar.

Realisasi PMA dan PMDN akan tembus Rp 456 triliun tahun ini.

BPK temukan 10.996 kasus penyimpangan senilai Rp 13,96 triliun.

Gapkindo: Puluhan ribu ton karet gagal ekspor akibat mogok di Pelabuhan Belawan.

PBNU tentang wacana pembentukan poros baru parpol berbasis Islam.

Djayadi Hanan: PDI-P tak akan calonkan JK sebagai pendamping Jokowi.

Citilink catat tranksasi penjualan sebesar Rp 1,5 miliar dalam GITF 2014.

OJK keluarkan aturan konglomerasi keuangan pada Kuartal III 2014.

JPMorgan laporkan penurunan laba bersih kuartal I 2014 sebesar 19%.

Bank Agris akan lepas 20% sahamnya pada semester I 2014.

Intelijen Rusia: Pesawat MH370 dibajak teroris Afghanistan.

Pemprov Bali: Sepatu produk Bali beri devisa US$ 1,35 juta, Februari 2014.

Investasi pembangunan Sinarmas MSIG Tower capai Rp 1,5 triliun.

BPK: Audit elektronik merupakan pencegahan KKN secara sistemik.

Bank Mayapada akan terbitkan obligasi Rp 700 miliar pada Juli 2014.

Pemerintah akan terbitkan Saving Bonds Ritel Mei mendatang

Pemerintah lelang obligasi berjumlah indikatif Rp 8 T pada 15 April 2014.

Entertainment & Life Style

15 April 2014 - Entertainment & Life Style

Indosat Bidik Segmen Komunitas Pecinta Sepak Bola

14 April 2014 - Entertainment & Life Style

Indosat Beri Penghargaan Legenda Sepak Bola Indonesia

14 April 2014 - Travel

Penumpang Kapal dari Bali Merosot