Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 23:55 WIB. Lubuklinggau- Polisi bakal menjamin biaya pendidikan anak korban penembakan anggota Polres Lubuklinggau
  • 22:19 WIB. China - China is a gold mine for innovation, says head of Chinese robot firm.
  • 22:18 WIB. Elon Musk - Billionaire Elon Musk seen getting close with actress Amber Heard in Australia.
  • 22:09 WIB. Kasus e-KTP - Yorris: Setnov hampir dipastikan akan jadi tersangka kasus e-KTP.
  • 22:07 WIB. Jack Ma - Billionaire Jack Ma says CEOs could be robots in 30 years, warns of decades of ‘pain’ from A.I. impact.
  • 21:42 WIB. Kupang- Gempa bumi 4,5 SR guncang Kab Kupang Timur, NTT
  • 21:38 WIB. Jakarta- Mendikbud Muhadjir Effendy berjanji hapus mitos sekolah favorit dan diganti dengan sistem zonasi
  • 21:34 WIB. Puan Maharani- Menko PMK Puan Maharani minta TKI yang bermasalah lebih baik pulang kampung ke Indonesia
  • 21:29 WIB. Jakarta- Ketua MUI KH Ma'ruf Amin minta pesantren, ormas, lembaga pendidikan Islam bersama perkuat ekonomi umat

Mendag Akui Harga Cabai Rawit Merah Sulit Diturunkan

Foto Berita Mendag Akui Harga Cabai Rawit Merah Sulit Diturunkan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan pemerintah tidak bisa berbuat banyak untuk menurunkan harga cabai rawit merah yang harga jualnya sudah menyentuh Rp120.000 per kilogram (kg).

"Hanya cabai rawit merah yang naik. Itu dikarenakan iklim yang tidak bisa dilawan. Jika bukan karena iklim kami bisa mengatasinya lebih mudah. Contoh seperti gula atau daging," kata Enggar usai melakukan peninjauan di tiga lokasi pasar, yakni Pasar Koja, Pasar Rawamangun, dan Pasar Jatinegara, Kamis (12/1/2017).

Dalam blusukan-nya ia didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan dan beberapa pejabat dari Kementerian Pertanian.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga yang lebih tinggi lagi, pihaknya telah menugaskan Bulog dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk melakukan operasi pasar (OP). Kedua perusahaan pelat merah itu telah memasok cabai rawit merah ke pedagang dengan harga Rp60 ribu per kilogram.

"Selain itu, kita juga mengirimkan dari daerah yang suplainya masih cukup ke daerah-daerah yang membutuhkan," ujarnya.

Enggar menuturkan permintaan akan cabai rawit merah sebenarnya rendah sehingga produksi yang ditanam para petani sudah dianggap memenuhi. Hanya saja, masa panen datang di saat musim penghujan sedang tinggi-tingginya sehingga membuat cabai rawit merah tersebut cepat busuk.

"Dari supply dan demand untuk jenis itu secara teritori itu over supply, tetapi karena iklim seperti ini (hujan), lihat ada yang busuk karena ada pemaksaan dipetik di tengah hujan maka dia busuk," katanya.

Cabai rawit merah yang sudah terlanjur dipetik pada saat musim penghujan menjadi cepat busuk sehingga menjadi kerugian bagi petani. Untuk menutupi kerugian tersebut, petani membebankan harga jual kepada cabai yang dipetik selanjutnya.

"Kalau busuk petani terpaksa menjual murah untuk digiling, itulah sebabnya dia mengompensasi dengan penjualan berikutnya atas kerugian yang dideritanya," tambahnya.

Tag: Enggartiasto Lukita, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Daging Sapi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Dec
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10