Portal Berita Ekonomi Kamis, 19 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Gorontalo - Kabupaten Gorontalo dapat bantuan hibah 180 lampu LED dari Kementerian ESDM.
  • NTT - ASITA minta pemerintah tertibkan guide yang tidak berlisensi di NTT.
  • Mali - PBB kutuk serangan bom bunuh diri di satu kamp militer di Mali.
  • Gorontalo - Pemkab Gorontalo nyatakan siap dukung program prioritas dari Kemensos.
  •  Bucks - Pemain Bucks, Khris Middleton harus absen selama 1 bulan akibat cedera bahu
  • Italia - Proyek Lorenzo akan menjadi tantangan besar Ducati tahun ini
  • Palembang - Ingin menjadi Tuan Rumah Moto GP, Palembang akan bangun sirkuit tahun ini

Mendag Akui Harga Cabai Rawit Merah Sulit Diturunkan

Foto Berita Mendag Akui Harga Cabai Rawit Merah Sulit Diturunkan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengungkapkan pemerintah tidak bisa berbuat banyak untuk menurunkan harga cabai rawit merah yang harga jualnya sudah menyentuh Rp120.000 per kilogram (kg).

"Hanya cabai rawit merah yang naik. Itu dikarenakan iklim yang tidak bisa dilawan. Jika bukan karena iklim kami bisa mengatasinya lebih mudah. Contoh seperti gula atau daging," kata Enggar usai melakukan peninjauan di tiga lokasi pasar, yakni Pasar Koja, Pasar Rawamangun, dan Pasar Jatinegara, Kamis (12/1/2017).

Dalam blusukan-nya ia didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan dan beberapa pejabat dari Kementerian Pertanian.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kenaikan harga yang lebih tinggi lagi, pihaknya telah menugaskan Bulog dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) untuk melakukan operasi pasar (OP). Kedua perusahaan pelat merah itu telah memasok cabai rawit merah ke pedagang dengan harga Rp60 ribu per kilogram.

"Selain itu, kita juga mengirimkan dari daerah yang suplainya masih cukup ke daerah-daerah yang membutuhkan," ujarnya.

Enggar menuturkan permintaan akan cabai rawit merah sebenarnya rendah sehingga produksi yang ditanam para petani sudah dianggap memenuhi. Hanya saja, masa panen datang di saat musim penghujan sedang tinggi-tingginya sehingga membuat cabai rawit merah tersebut cepat busuk.

"Dari supply dan demand untuk jenis itu secara teritori itu over supply, tetapi karena iklim seperti ini (hujan), lihat ada yang busuk karena ada pemaksaan dipetik di tengah hujan maka dia busuk," katanya.

Cabai rawit merah yang sudah terlanjur dipetik pada saat musim penghujan menjadi cepat busuk sehingga menjadi kerugian bagi petani. Untuk menutupi kerugian tersebut, petani membebankan harga jual kepada cabai yang dipetik selanjutnya.

"Kalau busuk petani terpaksa menjual murah untuk digiling, itulah sebabnya dia mengompensasi dengan penjualan berikutnya atas kerugian yang dideritanya," tambahnya.

Tag: Enggartiasto Lukita, Kementerian Perdagangan (Kemendag), Daging Sapi

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Boyke P. Siregar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5294.784 27.846 541
2 Agriculture 1919.455 33.515 21
3 Mining 1403.235 7.104 43
4 Basic Industry and Chemicals 536.483 2.143 66
5 Miscellanous Industry 1347.813 12.896 42
6 Consumer Goods 2352.629 17.077 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.724 3.122 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1055.541 2.528 56
9 Finance 806.133 4.369 89
10 Trade & Service 846.283 -0.890 122
No Code Prev Close Change %
1 DGIK 68 85 17 25.00
2 UNIC 1,755 2,190 435 24.79
3 OASA 364 454 90 24.73
4 GZCO 83 103 20 24.10
5 MTSM 374 456 82 21.93
6 SKLT 695 795 100 14.39
7 ADMG 138 155 17 12.32
8 BWPT 286 320 34 11.89
9 SRIL 230 256 26 11.30
10 IKBI 316 350 34 10.76
No Code Prev Close Change %
1 MAYA 3,200 2,400 -800 -25.00
2 ARII 486 366 -120 -24.69
3 HOTL 180 145 -35 -19.44
4 VINS 84 75 -9 -10.71
5 CNTX 865 800 -65 -7.51
6 PICO 216 200 -16 -7.41
7 PGLI 59 55 -4 -6.78
8 SMDM 95 89 -6 -6.32
9 SAFE 80 75 -5 -6.25
10 RMBA 450 422 -28 -6.22
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 230 256 26 11.30
2 BIPI 137 136 -1 -0.73
3 BWPT 286 320 34 11.89
4 DGIK 68 85 17 25.00
5 GZCO 83 103 20 24.10
6 BUMI 420 426 6 1.43
7 BABP 73 76 3 4.11
8 DYAN 64 65 1 1.56
9 SMDM 95 89 -6 -6.32
10 MCOR 193 210 17 8.81