Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Mei 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 14:50 WIB. KAI - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) akan menambah 186 unit alat penjualan tiket otomatis atau vending machine.
  • 14:47 WIB. Wiko - Wiko akan merilis 3 ponsel untuk pasar Indonesia tahun ini.
  • 14:46 WIB. New York - New York memutuskan memperketat pengaman pasca teror bom di Manchester.
  • 14:44 WIB. Nissan - Nissan dilaporkan sedang mengerjakan sebuah crossover listrik yang akan diperkenalkan tahun ini.
  • 14:30 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi harap banyak lembaga yang raih WTP.
  • 14:29 WIB. Medan - Gubernur Sumut imbau jadikan momen ramadan untuk perkuat iman dan takwa.
  • 14:29 WIB. Ahok - Veronica Tan: Keputusan ini yang terbaik untuk semua.
  • 14:28 WIB. Ariana Grande - Korban tewas dalam ledakan konser Ariana Grande menjadi 22 orang.
  • 14:27 WIB. KPK - Sandiaga penuhi panggilan KPK untuk dua kasus berbeda.
  • 13:29 WIB. Facebook - Bos Facebook bantah kabar calonkan diri sebagai Presiden AS.
  • 13:15 WIB. Brussels - EU warns France and Spain on deficits, clears Portugal.

Garuda Terbangkan 1,5 Juta Penumpang saat Natal dan Tahun Baru

Foto Berita Garuda Terbangkan 1,5 Juta Penumpang saat Natal dan Tahun Baru
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) yang merupakan maskapai nasional selama periode hari libur natal 2016 dan tahun baru 2017 lalu berhasil menyelesaikan penerbangan dengan tingkat ketepatan waktu/on time performance (OTP) mencapai 88,85 persen baik untuk penerbangan rute domestik maupun rute internasional dan menerbangkan sebanyak 1.530.414 penumpang selama satu bulan.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia Benny S Butarbutar di Cengkareng, Kamis (12/1/2017), mengatakan tingkat OTP selama periode hari libur natal 2016 dan tahun baru 2017 ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

"Tingkat OTP Nataru tahun ini cenderung meningkat dibandingkan dengan periode nataru tahun 2015/2016 lalu, yaitu hanya mencapai 85,00 persen," ungkap Benny dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Selain OTP yang meningkat, pada periode nataru tahun 2016/2017 ini tingkat frekuensi penerbangan dan jumlah penumpang pun juga meningkat jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2015/2016 lalu. Tingkat frekuensi penerbangan pada periode nataru tahun ini berhasil mencapai 14.824 penerbangan (domestik 12.824 penerbangan dan internasional 2.000 penerbangan), dan jumlah penumpang pun berhasil mencapai 1.530.414 penumpang (domestik 1.170.946 penumpang dan internasional 359.468 penumpang), sedangkan pada periode nataru tahun 2015/2016 lalu frekuensi penerbangan hanya mencapai 14.465 penerbangan (domestik 12.538 penerbangan dan internasional 1.927 penerbangan) dan jumlah penumpang hanya mencapai 1.467.010 penumpang (domestik 1.163.440 penumpang dan internasional 303.570 penumpang).

Benny juga mengatakan peningkatan jumlah OTP Garuda Indonesia pada periode nataru tahun ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak pengelola bandara, pengelola infrastruktur, dan juga dari para penumpang kepada Garuda Indonesia, di antaranya dukungan tersebut dalam bentuk pemberian  slot lebih dini dari pihak pengelola bandara sehingga rencana penerbangan dapat berjalan sesuai rencana, dukungan persiapan dan pemeliharaan infrastruktur yang memadai untuk menunjang ground dan baggage handling selama periode nataru, dukungan pengamanan bandara dan kelancaran transportasi di Bandara oleh Kepolisian dan TNI yang juga diperbantukan, hingga dukungan dari para penumpang yang datang ke Bandara lebih awal dengan melakukan city check-in, web check-in, mobile check-in sehingga antrean di bandara pun menjadi berkurang.

Selain OTP, tingkat keterisian penumpang/seat load factor (SLF) selama periode Nataru tahun 2016/2017 ini juga mencapai 74,86 persen di mana jumlah SLF tersebut merupakan jumlah total dari SLF rute domestik yang mencapai 70,26 persen dan SLF rute internasional mencapai 77,96 persen.

"Yang menarik, SLF untuk rute penerbangan Timika-Nabire dan Denpasar-Surabaya pada periode nataru tahun 2016/2017 ini mencapai angka SLF yang cukup tinggi, yaitu untuk rute penerbangan Timika-Nabire mencapai 95,43 persen dan Denpasar-Surabaya mencapai 94,16 persen," tambah Benny.

Pada periode Nataru tahun 2016/2017 ini, Garuda Indonesia telah melaksanakan penerbangan tambahan (extra flight) sebanyak 114 penerbangan dengan penambahan kapasitas sebanyak 17.456 kursi tambahan. Selain itu, Garuda Indonesia juga telah mengoperasikan pesawat berbadan lebar (wide body) pada 46 penerbangan dengan total penambahan kapasitas sebanyak 4.636 kursi tambahan di mana total keseluruhan tambahan kapasitas selama periode nataru tahun 2016/2017 ini adalah sebanyak 160 penerbangan dengan 22.092 kursi tambahan.

Periode hari libur natal 2016 dan tahun baru 2017 (Nataru) telah dimulai dari tanggal 9 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017 lalu di mana sebelumnya Garuda Indonesia telah menambah sebanyak 22.092 kursi tambahan (ekstra seat) untuk penerbangan domestik dan juga internasional sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama periode hari libur tersebut.

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Benny Siga Butarbutar

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5749.445 -42.439 547
2 Agriculture 1809.664 -4.061 21
3 Mining 1362.654 -16.097 43
4 Basic Industry and Chemicals 626.347 3.165 66
5 Miscellanous Industry 1482.264 3.201 42
6 Consumer Goods 2516.216 -64.821 40
7 Cons., Property & Real Estate 496.495 5.527 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1154.507 -9.863 59
9 Finance 928.646 -5.579 89
10 Trade & Service 906.954 3.184 124
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 123 166 43 34.96
2 ESTI 85 114 29 34.12
3 BIMA 82 101 19 23.17
4 WICO 402 472 70 17.41
5 CMPP 148 173 25 16.89
6 PALM 390 450 60 15.38
7 ERTX 130 150 20 15.38
8 INAF 3,420 3,910 490 14.33
9 CEKA 1,495 1,700 205 13.71
10 BULL 138 155 17 12.32
No Code Prev Close Change %
1 TALF 396 300 -96 -24.24
2 AHAP 228 190 -38 -16.67
3 DART 388 324 -64 -16.49
4 FISH 3,030 2,700 -330 -10.89
5 LMSH 710 640 -70 -9.86
6 VICO 330 300 -30 -9.09
7 MDKA 2,500 2,300 -200 -8.00
8 CANI 500 462 -38 -7.60
9 ESSA 2,720 2,540 -180 -6.62
10 BNBA 250 234 -16 -6.40
No Code Prev Close Change %
1 KOBX 129 121 -8 -6.20
2 PGAS 2,350 2,370 20 0.85
3 BNLI 685 665 -20 -2.92
4 TLKM 4,530 4,470 -60 -1.32
5 BBRI 14,500 14,625 125 0.86
6 BBCA 17,900 17,650 -250 -1.40
7 HMSP 3,970 3,810 -160 -4.03
8 BUMI 396 398 2 0.51
9 STAR 74 78 4 5.41
10 BMRI 12,900 12,525 -375 -2.91