Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Juni 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 22:23 WIB. Libur Lebaran - H+1 Ancol dipenuhi 43.000 pengunjung.
  • 22:21 WIB. Arus Balik Lebaran - Jasa Marga prediksi arus balik lebaran terjadi pada H+4.
  • 22:22 WIB. Mudik Lebaran - Presiden Jokowi mudik ke Solo H+2.
  • 22:20 WIB. Turki - Pengawal presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dilarang mengawal dirinya terkait insiden di Washington bulan lalu.
  • 22:10 WIB. Barack Obama - Berlibur di Bali, Barack Obama "rafting" bersama keluarga.
  • 22:01 WIB. Donald Trump - Presiden AS, Donald Trump, abaikan tradisi jamuan Idul Fitri di Gedung Putih.
  • 21:57 WIB. Irlandia - Kapal Angkatan Laut Irlandia selamatkan 712 pengungsi di dekat Libya.
  • 21:33 WIB. China - China luncurkan kereta api berkecepatan 400 km/jam.
  • 21:33 WIB. Sandiaga Uno - Kedepannya Ok Oce Mart bisa gantikan 7-Eleven.
  • 21:24 WIB. Sudan - Perayaan Hari Raya Idul Fitri di Republik Sudan dilaporkan tanpa dilengkapi dengan ketersediaan ketupat.
  • 21:22 WIB. Kemenhub -¬†Kementerian Perhubungan mengimbau pemudik dapat kembali ke kota asal sebelum tanggal 29 Juni 2017.
  • 21:21 WIB. Rusia -¬†Badan Intelijen Rusia menuding¬†aplikasi Telegram telah digunakan teroris untuk merencanakan serangan di Rusia.
  • 21:19 WIB. Jasa Marga - Jasa Marga memprediksi arus balik libur lebaran terjadi pada Jumat (30/6/2017) atau H+4.
  • 20:27 WIB. Australia - Praveen/Debby kalah di final Australia Open dari pasangan China, Zheng Siwei/Chen Qingchen.
  • 20:25 WIB. Moovit - Kemenhub gandeng Moovit untuk integrasi angkutan di Ibu Kota dan sekitarnya.

Bank Commonwealth Bidik Pertumbuhan Kredit Double Digit

Foto Berita Bank Commonwealth Bidik Pertumbuhan Kredit Double Digit
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Bank Commonwealth optimistis menapaki bisnisnya pada tahun 2017 ini. Hal tersebut terlihat dari harapan pertumbuhan kredit perseroan yang diproyeksikan dapat mencapai angka double digit.

Direktur Ritel Banking Bank Commonwealth Rustini Dewi menjelaskan perseroan berharap dapat meningkatkan kinerja bisnisnya, terutama dalam hal penyaluran kredit pada tahun ini. Entitas usaha Commonwealth Bank of Australia (CBA) itu bakal menggenjot penyaluran kredit di segmen ritel dan small medium enterprises (SME) untuk merealisasikannya.

"Mayoritas portofolio kredit kita ada di ritel dan SME," katanya kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Jika menilik laporan keuangan perseroan periode September 2016, jumlah portofolio kredit perseroan mencapai Rp11,55 triliun. Nilai ini mengalami penurunan sebesar 18,93% dari distribusi kredit perseroan di akhir 2015 lalu yang sebesar Rp13,74 triliun.

Melihat lebih jauh lebih, penurunan volume kredit perseroan juga sudah terjadi pada tahun 2015 lalu di mana saat itu jumlah kredit perseroan mencapai Rp13,74 triliun atau turun 12,11% dari periode yang sama tahun 2014 Rp15,63 triliun. Jika proyeksi perseroan benar tercapai maka pada tahun ini dapat dijadikan titik balik bagi pertumbuhan bisnis perseroan.

Sebelumnya perseroan juga telah merilis reksa dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS (MANSYAF) melalui 70 kantor cabangnya di 31 kota besar di Indonesia. Produk yang merupakan reksa dana syariah kelolaan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) portofolio yang terdiversifikasi pada beragam saham syariah di berbagai negara yang ada di kawasan Asia Pasifik (kecuali Jepang).

Tag: PT Bank Commonwealth

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Gito Adiputro Wiratno

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,569.89 3,533.49
British Pound GBP 1.00 16,954.71 16,781.01
China Yuan CNY 1.00 1,962.84 1,943.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,386.00 13,252.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,105.09 9,997.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,716.31 1,699.04
Dolar Singapura SGD 1.00 9,640.62 9,540.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,950.82 14,798.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,126.84 3,092.65
Yen Jepang JPY 100.00 12,062.72 11,938.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5829.708 11.156 557
2 Agriculture 1801.653 46.187 21
3 Mining 1404.809 -2.273 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.663 6.333 67
5 Miscellanous Industry 1498.263 8.474 42
6 Consumer Goods 2554.375 -3.199 43
7 Cons., Property & Real Estate 493.718 3.540 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.064 -4.697 59
9 Finance 949.728 -0.565 90
10 Trade & Service 919.994 6.912 126
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10