Market Indices

Rizal Ramli: Ekonomi Indonesia Terlalu ke Kanan

Rubrik Politik

03 Juli 2013 12:15:00 WIB

WE.CO.ID - Indonesia harus mengembalikan pembangunan ekonomi ke tengah. Panca Sila dan Undang Undang 1945 telah menetapkan garis ekonomi secara jelas, bukan komunisme bukan kapitalisme. Namun rezim yang berkuasa telah menarik kebijakan ekonomi terlalu ke kanan, sehingga menumbuhkan  kapitalisme tanpa batas. Akibatnya,  kesejahteraan semakin timpang dan kehidupan sebagian besar rakyat justru makin terpuruk.

“Sistem  ekonomi neolib yang menyerahkan segala sesuatunya pada mekanisme pasar, benar-benar telah menjauhkan Indonesia dari ekonomi konstitusi. Bukan cuma ekonomi menjadi  sangat liberal, tapi pendidikan dan kesehatan pun menjadi sangat mahal dan tidak terjangkau sebagian besar rakyat. Ini harus segera diubah,” ujar Rizal Ramli, Menko Perekonomian  era Presiden Abdurrahman Wahid, kepada wartawan, Rabu (2/7).

Menurut calon presiden paling reformis versi Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) ini, kebijakan ekonomi neoliberal hanya bisa terjadi karena hegemoni penguasa antek yang korup. Rezim neoliberal yang  korup  telah merenggut hak-hak dasar rakyat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya secara layak.

“Yang perlu dilakukan sekarang adalah kembali ke sistem ekonomi Panca Sila dan UUD 1945. Selanjutnya kita susun Undang undang dan berbagai peraturan pelaksanaannya yang berpihak pada upaya peningkatan kesejahteraan rakyat. Banyak undang undang yang disusun berdasarkan pesanan lembaga internasiional. Tidak mengherankan bila mereka bisa menguasai sumber daya alam yang justru merugikan bangsa dan rakyat Indonesia,” tukas Capres alternatif versi The President Centre yang di kalangan Nahdiyin akrab disapa Gus Romli ini.

Sepanjang sembilan tahun rezim sekarang berkuasa, kekayaan alam yang berlimpah tidak mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Bahkan yang terjadi justru makin lebarnya jurang pemisah antara yang kaya dan si miskin. Belum pernah terjadi dalam sejarah Indonesia modern, jarak antara yang kaya dan miskin selebar saat ini.

Di sisi lain, Ketua Umum Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) itu mengingatkan, ekonomi konstitusi tidak berarti Indonesia menutup diri dari dunia luar. Sesuai semangat konstitusi, ekonomi Indonesia tidak anti modal asing. Namun, ekonomi konstitusi sejak awal mencegah perekonomian Indonesia didominasi dan menjadi objek eksploitasi negara lain.

 “Selama sembilan tahun terakhirs, total utang naik dari Rp1.000 trillliun menjadi Rp2.100 triliun. Namun tidak ada pembangunan  infrastruktur yang bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Padahal, utang luar negeri tsb ditukar  dengan berbagai UU yang menjadi pintu masuk kebijakan ekonomi neoliberal dan kapitalisme ugal-ugalan," papar ikon perubahan nasional ini.

Dengan model pembangunan yang lebih mandiri dan tidak mengandalkan utang, Capres paling  ideal versi Lembaga Pemilih Indoneswia (LPI) itu yakin pertumbuhan ekonomi Indonesia akan lebih tinggi dari yang hanya 5-6 %. Dengan kepemimpinan. Baru yang memiliki visi dan kemampuan menyelesaikan masalah, Indonesia mampu tumbuh dua digit, meningkatkan kesejahteraan rakyat, sehingga  tampil sebagai negara digdaya di Asia. 

*/Redaksi

Foto : Dok Rizal Ramli

Penulis/Editor: Ihsan

Kabar EkBis

06 Februari 2016 - Ekonomi Bisnis

BI Optimis Ekonomi Papua Tumbuh Positif

06 Februari 2016 - Ekonomi Bisnis

Menlu Dorong Kadin Terlibat Program Diplomasi Ekonomi

06 Februari 2016 - Ekonomi Bisnis

Waduh, Masuk Grab Car Habiskan Uang Jutaan Rupiah

Kabar Indonesia

06 Februari 2016 - Nasional

KDEI Dirikan Posko di Lokasi Gempa Taiwan

06 Februari 2016 - Politik

Wapres Tidak Setuju DPD Dibubarkan

Executive Brief

Hasil Pertandingan Premier League Inggris (6/2)

Manchester City 1 - 3 Leicester City

Aston Villa 2 - 0 Norwich City

Liverpool 2 - 2 Sunderland

Newcastle United 1 - 0 West Bromwich Albion

Stoke City 0 - 3 Everton

Swansea City 1 - 1 Crystal Palace

Tottenham Hotspur 1 - 0 Watford

Hasil Pertandingan Liga BBVA Spanyol (6/2)

Atletico Madrid 3 - 1 Eibar

Buenos Aires - Argentina menawarkan cash US$6,5 miliar untuk membayar kreditor pemegang bond yang sudah default, untuk menjaga negarnya agar tidak jatuh dalam krisis finansial.

New Jersey menjadi negara bagian keempat yang menuntut Volkswagen AG akibat skandal emisi disel.

New York: Perkembangan harga minyak Jumat (5/1) : West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun 83 cents menjadi US$30.89 per barel di New York Mercantile Exchange.

London - Perkembangan harga minyak Jumat (5/1) : Brent North Sea crude untuk pengiriman April, ditutup pada US$34.06 per barel, turun 40 cents.

Washington - AS dan India akan menyelesaikan perselisihan perdagangan tenaga listrik bertenaga matahari, di mana AS menilai India diskriminasi terhadap produk impor.

Toronto - BlackBerry Ltd mem-PHK 200 orang pada Jumat (5/2), dan akan mengembangkan bisnis enterprise software.

New York - Saham-saham AS pada Jumat (5/1):

Dow Jones Industrial turun 211.61 poin (1.29%) ke 16,204.97.

S&P 500 turun 35.40 poin (1.85%) ke 1,880.05.

Nasdaq Composite turun 146.42 poin (3.25%) ke 4,363.14.

New York - US$ menguat terhadap Euro pada Jumat (5/2) setelah data menunjukan penurunan tingkat pengangguran. Pada 2200 GMT US$ diperdagangkan naik 5,1% terhadap Euro pada US$1.1158

Trend Kurs USD/IDR (1-5 Feb 2016)

Senin  : Rp13.635

Selasa: Rp13.680

Rabu  : Rp13.749

Kamis : Rp13.641

Jumat : Rp13.620

Sumber : Data Reuters

Jadwal Pertandingan Premier League Inggris (7/2)

00:30 Southampton vs West Ham United

20:30 AFC Bournemouth vs Arsenal

23:00 Chelsea vs Manchester United

Jadwal Pertandingan Liga Serie A Italia (7/2)

00:00 Bologna vs Fiorentina

02:45 Genoa vs Lazio

18:30 Hellas Verona vs Inter

21:00 AC Milan vs Udinese

21:00 Frosinone vs Juventus

21:00 SSC Napoli vs Carpi

21:00 Sassuolo vs Palermo

21:00 Torino vs ChievoVerona

Jadwal Pertandingan Liga BBVA Spanyol (7/2)

00:15 Rayo Vallecano vs Las Palmas

02:30 Athletic Bilbao vs Villarreal

04:05 Sporting Gijon vs Deportivo La Coruna

18:00 Levante vs Barcelona

22:00 Real Betis vs Valencia

Tren IHSG (1-5 Februari 2016)

Senin   : 4.624

Selasa : 4.587

Rabu    : 4.596

Kamis  : 4.665

Jumat  : 4.798

Recommended Reading

Sabtu, 06/02/2016 22:36 WIB

Ekonomi Kreatif Sumbang 7,1 Persen PDB Nasional

Sabtu, 06/02/2016 21:37 WIB

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Melambat di Tahun 2015

Sabtu, 06/02/2016 18:12 WIB

Perubahan Formula Harga Gas Harus Transparan

Sabtu, 06/02/2016 11:37 WIB

Pemerintah Jamin Tidak Ada PHK Massal

Sabtu, 06/02/2016 10:59 WIB

KPPU Telusuri Dugaan Keterlibatan Kementan Terkait Kartel

Sabtu, 06/02/2016 04:07 WIB

Jokowi: Infrastruktur Jadi Kunci Persaingan Global

Jum'at, 05/02/2016 17:15 WIB

BKPM Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Jum'at, 05/02/2016 16:48 WIB

BEI: Kenaikan IHSG Dipicu Prospek Positif Ekonomi