Market Indices

Otobiografi Pangeran Diponegoro, Memori Dunia Yang Belum Terjangkau

Rubrik Buku

07 Juli 2013 07:00:00 WIB

WE.CO.ID, Jakarta – Catatan kisah hidup pahlawan nasional Pangeran Diponegoro menambah daftar naskah kuno Indonesia yang diakui sebagai ingatan kolektif dunia atau Memory of the World (MOW).

Selama ini, yang terkuak tentang biografi Pangeran Diponegoro ialah perjuangannya menentang penjajahan Belanda di bumi Nusantara, khususnya Tanah Jawa. Dia mengobarkan Perang Jawa atau De Java Oorlog selama 1825-1830. Belanda kalang kabut dan dibuat kalut. Lima tahun lamanya tidak mampu memadamkan perlawanan Pangeran Diponegoro dan menaklukkan pasukannya. Tipu muslihatlah yang kemudian mengakhiri perang tersebut. Belanda yang licik akhirnya memperdaya Pangeran Diponegoro, menangkapnya dan membuang ke tempat pengasingan di Tanah Celebes atau Sulawesi.

Dalam buku-buku sejarah yang beredar, cerita tentang Diponegoro kecil dan sikap politiknya terkait dengan tahta kerajaan hanya sekelumit dipaparkan. Namun, di Babad Dipanegara, Anda akan temukan secara rinci sosok Diponegoro.

Babad Dipanegara adalah naskah kuno berupa otobiografi dan perjalanan hidup Diponegoro yang ditulis selama dia diasingkan di Manado pada 1831 hingga 1832.

Naskah kuno ini pada akhir Maret 2012 diajukan dalam sebagai memori kolektif dunia secara internasional atau MOW. Setahun kemudian, pada Juni 2013 naskah otobiografi itu akhirnya diakui sebagai Internasional MOW Register.

MOW merupakan satu program yang digerakkan oleh Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO), yang bertujuan untuk menghargai dan merawat serta mengupayakan publikasi atas peninggalan-peninggalan berupa catatan berkenaan dengan peristiwa-peristiwa kesejarahan atau pun budaya yang dianggap penting bagi dunia.

"Ini adalah bagian dari sejarah dunia yang membanggakan Indonesia. Karena untuk masuk dan diterima di dunia internasional itu susah sekali," ujar Kepala Bidang Litbang Kominfo Aizirman Djusan di Jakarta.

Tidak hanya Babad Dipanegara, pada saat yang bersamaan Unesco juga mengakui dokumen kuno Nagarakertagama sebagai Internasional MOW Register. Sebelumnya pada 2007, Indonesia mengajukan Nagarakertagama dalam Regional MOW Register yang kemudian disetujui UNESCO dalam sidang tahun 2008 di Canberra, Australia.

"Pada akhir Maret 2012 dokumen ini kembali diajukan bersama naskah otobiografi 'Babad Dipanegara' dan akhirnya diakui pada Juni ini," jelas Aizirman.

Pada kesempatan yang sama, Guru Besar dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Edi Sedyawati menjelaskan bahwa "Nagarakertagama" adalah dokumen gubahan Empu Prapanca yang merupakan deskripsi kejayaan dan kebesaran Majapahit pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.

"Dokumen kuno ini ditulis di atas daun lontar dengan huruf dan bahasa Jawa Kuna, serta berisi tentang hukum, undang-undang serta tata pemerintahan yang menjadi warisan Majapahit," jelas Edi.

Selain Babad Dipanegara dan Nagarakertagama, naskah kuno bernama "I La Galigo' sudah terdaftar sebagai International MOW Register pada 27 Juli 2011. I La Galigo merupakan karya sastra terbesar di dunia yang berasal dari Sulawesi dan diperkirakan ditulis sekitar abad ke-10.

Sosok Diponegoro pada masanya tentu cukup dibenci sekaligus disegani oleh bangsa penjajah. Hal itu diceritakan secara rinci dalam buku The Power of Prophesy yang diterbitkan oleh penerbit Belanda pada 2008.

Tertulis dalam buku itu bahwa Diponegoro adalah seorang jenius Jawa yang ditakdirkan untuk menjadi benteng terakhir dari ketahanan Penguasa Jawa terhadap arus kolonialisme.

"Tapi setelah saya membaca buku tersebut dari depan sampai akhir, justru timbul perasaan geram dan marah," ujar pengamat pendidikan dan kebudayaan Wardiman Djojonegoro di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta.

Wardiman menjelaskan bahwa dalam buku tersebut Diponegoro ditulis sebagai seorang bangsawan Jawa yang murka karena tidak mendapatkan tahta kerajaan. Tidak hanya buku The Power of Prophesy, namun buku-buku sejarah di luar negeri ternyata juga menuliskan kisah mengenai perebutan tahta ini.

Sementara itu, berdasarkan data-data sejarah yang ditunjukkan oleh budayawan dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Peter Carey, Diponegoro telah dua kali menolak menjadi pewaris tahta. Bahkan perjuangan Diponegoro yang dijuluki 'Ratu Adil', didukung oleh para bangsawan, rakyat, dan ulama.

"Maka timbulah tekad untuk meluruskan tulisan sejarah sesuai fakta yang ada," kata Wardiman.

Dalam Babad Dipanegara, Wardiman memaparkan memang ada tertulis bahwa Diponegoro adalah seorang pembangkang yang tidak mau menyembah Sultan Muda serta beristri banyak. Namun reaksi itu menurut Wardiman dapat dijelaskan dalam naskah otobiografi kuno Babad Dipanegara.

"Kami patut bersyukur karena dunia internasional sudah menerima Babad Dipanegara, dan hendaknya ini menjadi inspirasi dan tekad untuk langkah selanjutnya," kata Wardiman.

Yang dimaksud oleh Wardiman adalah supaya Babad Dipanegara bisa menjadi acuan untuk buku-buku sejarah baik di dalam maupun di luar negeri, untuk melengkapi kisah mengenai Diponegoro sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

"Agar para akademisi Indonesia juga bisa menggali lebih banyak lagi sejarah dari abad 17, 18, dan 19, sehingga saat menuliskannya tidak terlalu bergantung kepada penulis barat," tegas Wardiman.

Di balik rasa bangga dan bahagia atas diakuinya Babad Dipanegara di panggung internasional, budayawan dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia Peter Carey mengatakan bahwa bangsa Indonesia tetap harus sadar bahwa saat ini Indonesia masih menghadapi situasi yang sulit terkait dengan naskah-naskah serta dokumen-dokumen kuno tersebut.

"Ini adalah satu tantangan besar. Bagaimana kami bisa menjamin bahwa masyarakat akan bisa menjangkau naskah yang sudah diakui sebagai Ingatan Kolektif Dunia tersebut," kata Carey pada paparannya di gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Hingga saat ini baik naskah terjemahan dalam Bahasa Indonesia maupun edisi asli dari dokumen dan naskah kuno tersebut masih sulit untuk dijangkau oleh masyarakat umum atau bahkan sama sekali tidak ada akses.

Carey mengatakan bahwa sampai sekarang belum ada terbitan atau terjemahan lengkap dari naskah asli Babad Dipanegara yang ditulis dalam aksara 'pegon' (Bahasa Jawa yang ditulis dengan aksara Arab gundul) dari naskah asli yang dulu disimpan oleh keluarga Diponegoro di Makassar, Sulawesi Selatan dan sekarang konon hilang.

Naskah yang dimaksud oleh Carey adalah naskah Babad Dipanegara versi yang telah diedit dari kopi aksara Jawa yang dibuat oleh Bataviaasch Genootschap di Algemene Secretarie (Sekretariat Negara) di Bogor pada 1860. Naskah ini juga pernah diterbitkan oleh penerbit Hindia Belanda, Albert Rusche & Co di Surakarta pada 1908 - 1909.

"Tapi pada edisi ini hampir sepertiga dari isi babad tersebut dihilangkan, yaitu bagian yang terkait dengan sejarah nabi-nabi dan sejarah Jawa," ungkap Carey.

Memang ada publikasi empat jilid babad ini yang telah beredar di Perpustakan Nasional RI pada 2010, namun sayang sekali sifatnya masih sangat terbatas. Publikasi ini juga terbatas karena menghilangkan hampir satu bagian penuh dari naskah asli, sehingga tidak didasarkan atas naskah dari aksara pegon yang asli.

"Yang disayangkan lagi, edisi ini juga tidak dijual untuk umum, sehingga masih sulit dijangkau masyarakat apalagi bagi mereka yang tidak mengerti Bahasa Jawa," keluh Carey. (Ant/Zita Meirina)

redaksi@wartaekonomi.com

Penulis: ***

Editor: Nurcholish MA Basyari

Berita Terkini

Jum'at, 29/04/2016 00:50 WIB

Market Value facebook Naik US$30 Miliar

Kamis, 28/04/2016 23:33 WIB

Kembangkan EBAS-SP, SMF Butuh Dukungan Semua Pihak

Kamis, 28/04/2016 23:28 WIB

WIKA Rombak Jajaran Kepengurusan

Kamis, 28/04/2016 23:26 WIB

Tax Amnesty Mandulkan Penegakan Hukum?

Kamis, 28/04/2016 23:24 WIB

Oppo dan Vivo Rebut Posisi Xiaomi dan Lenovo

Kamis, 28/04/2016 23:08 WIB

Mandom Indonesia Bidik Pertumbuhan "Double Digit"

Kamis, 28/04/2016 23:04 WIB

Penjualan Properti Masih Mandek Meski Suku Bunga Turun

Kamis, 28/04/2016 23:01 WIB

WIKA Pastikan Tak Akan Pakai Jasa GCM dalam Proyek Kereta Cepat

Executive Brief

Jakarta - President Jokowi said here on Wednesday (27/4) that the reclamation project in Jakarta must not break any existing laws or regulations.

Joint Patrol - Jokowi has initiated a joint patrol involving Indonesia, Malaysia and the Philippines in response to 14 Indonesians held hostage in the Philippine waters.

Yangon - Myanmar monk builds pagodas in church and Muslim areas.

Bangkok - More than a dozen Rohingya refugees abandoned by people smugglers have been found in a southern Thai forest.

Facebook - Penjualan kuartalan Facebook Inc naik lebih dari 50% akibat mobile apps dan videonya yang menarik banyak pengiklan.

Indonesian Basketball League - CLS Knights Surabaya tampil perkasa dengan melibas Pacific Caesar Surabaya, sekaligus memastikan gelar juara musim reguler Indonesian Basketball League (IBL) 2016.

Malang - OJK Malang mengingatkan agar masyarakat mewaspadai dan berhati-hati terhadap koperasi yang berpraktik seperti bank. 

Seoul - Raksasa elektronik Samsung Electronics Co Ltd mengatakan pada Kamis (28/4) bahwa laba kuartal I naik 12% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Berlin - Lufthansa menunda rencana akuisisi Brussels Airlines akibat serangan teroris terhadap bandara Brussels.

Washington - IDC: Samsung maintained its lead over  Apple in smartphone global market, while Huawei (China) in 3rd place position and 2 new China-based manufacturers, Oppo and Vivo following.

Cape Canaveral - Angkatan Udara AS pada Rabu (27/4) memberikan kontrak pada SpaceX senilai US$83 juta untuk peluncuran satelit GPS.

HMSP - PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. membagikan nyaris seluruh laba bersih tahun buku 2015 sebagai dividen senilai Rp10,38 triliun.

ASII - PT Astra International Tbk. membagigan dividen total Rp7,16 triliun untuk tahun buku 2015. Jumlah itu setara Rp177 per lembar saham.

ASII - PT Astra International Tbk. tahun ini akan fokus pada lini bisnis infrastruktur, logistik dan lainnya termasuk di dalamnya properti.

TPIA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. membukukan laba bersih US$35,4 juta pada kuartal I/2016, lebih besar hampir 13 kali lipat dari periode yang sama tahun lalu US$2,8 juta.

PALM - Emiten perkebunan, PT Provident Agro Tbk. membukukan kenaikan pendapatan sebesar 6,66% menjadi Rp255,27 miliar sepanjang kuartal I/2016.

ASII - PT Astra International Tbk. melalui anak usahanya di lini bisnis jasa keuangan berencana menerbitkan obligasi dengan total Rp8 triliun hingga Rp12,5 triliun sepanjang semester I/2016.

HERO - Pendapatan bersih PT Hero Supermarket Tbk. melorot 3% menjadi Rp3,4 triliun seiring penutupan 28 toko sepanjang kuartal I/2016.

MSKY - PT MNC Sky Vision Tbk., unit usaha Grup MNC, akan menggelar private placement dengan target dana sebesar Rp769,96 miliar.

MBSS - PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. memutuskan untuk menerima permintaan angkutan batu bara ke Filipina menyusul aksi pembajakan oleh kelompok bersenjata.

BYAN - Dua direksi PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) mengundurkan diri dari jabatannya

HMSP - PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) bakal melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) 1:25

TMAS - PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk. (Temas Line) menyiapkan belanja modal sebanyak Rp550 miliar untuk ekspansi bisnis tahun ini.

ABMM - Rugi emiten yang bergerak di sektor pertambangan PT ABM Investama Tbk menyusut hingga 66,3% sepanjang tahun lalu.

PPRO - PT PP Properti Tbk. berhasil membukukan pertumbuhan penjualan hingga 37,59% sepanjang kuartal I/2016 didorong oleh penjualan realti.

SMSM - Untung PT Selamat Sempurna Tbk.  sepanjang kuartal I/2016 tumbuh 23,35% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

ROTI - Emiten konsumer, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. berhasil membukukan pertumbuhan penjualan sepanjang kuartal I/2016 sekitar 17,75%.

BFIN - PT BFI Finance Indonesia Tbk. membagikan dividen tunai sebesar Rp208 per saham.

IPOL - Penjualan emiten plastik dan kemasan PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk. sepanjang 2015 turun 12,68% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Jakarta - The Attorney Generals Office (AGO) has secretly questioned South Sumatra Governor Alex Noerdin over an alleged graft case related to grants and social assistance.

Kuala Lumpur - The central bank has fined embattled state fund 1Malaysia Development Berhad (1MDB) for "failure to fully comply with directions under the Financial Services Act".

Jakarta  - President Jokowi has appealed to the Serbian government to give more market access to Indonesian products.

Jakarta - The Indonesian government is still on the lookout for 33 fugitives involved in corruption cases, after successfully arresting three fugitives extradited from overseas.

Yangon - Myanmar protesters denounce term 'Rohingya' outside US Embassy.

Jadwal Pertandingan Premier League Inggris (30/4)

21:00 Everton vs AFC Bournemouth

21:00 Newcastle United vs Crystal Palace

21:00 Stoke City vs Sunderland

21:00 Watford vs Aston Villa

21:00 West Bromwich Albion vs West Ham United

23:30 Arsenal vs Norwich City

Manila - Philippine warplanes on Thursday (28/4) attacked militants holding 20 foreign hostages on a remote southern island.

Washington - DreamsWork Animation akan dibeli oleh Comcast senilai US$3.8 miliar.

Pengaduan Konsumen - Layanan Konsumen OJK atau Financial Customer Care (FCC OJK) telah menyelesaikan sebanyak 91% pengaduan dari sebanyak 62.157 pengaduan.

Modal Bank - OJK berencana untuk menaikkan batas minimum modal inti bank khususnya pada kelompok Bank BUKU I diatas Rp100 miliar. 

Single Digit - OJK menargetkan, suku bunga kredit di Indonesia dapat mencapai single digit dengan kebijakan insentif yang akan diberikan.

Facebook - Pada Kamis (28/4) saham Facebook naik 11%, berarti kenaikan market value senilai US$30 miliar.

Zurich - CEO Credit Suisse Tidjane Thiam dalam tekanan untuk meyakinkan para pemegang saham tentang pengembalian US$1 miliar yang terkikis dalam perdagangan.