Market Indices

PT KAI Operasikan KA Krakatau Merak - Madiun

Oleh Cipto - Rubrik Travel

16 Juli 2013 17:31:00 WIB

WE.Co.ID - PT Kereta Api Indonesia (PTKAI) akan mengoperasikan KA Krakatau Ekspres rute Merak - Madiun mulai 24 Juli 2013.

"KA Krakatau akan diluncurkan pada 24 Juli 2013, sehingga diharapkan bisa mendukung pelaksanaan angkutan Lebaran 2013," kata Vice President PR PTKA Sugeng Proyono di Bandung, Selasa (16/7/2013).

KA Krakatau akan dioperasikan melalui jalur selatan Madiun - Solo - Yogya - Kroya - Purwokerto - Cirebon - Jakarta - Merak dengan kekuatan dua rangkaian KA dan waktu 16 jam.

KA Krakatau yang merupakan rangkaian baru itu dibeli secara khusus oleh Dirjen Perkeretaapian untuk melayani jalur terpanjang di Jalur Jawa itu. Fasilitasnya di lengkapi dengan AC dan perlengkapan baru lainnya.

"Kapasitas penumpang per hari 1.216 penumpang, atau masing-masing rangkaian daya angkutnya 600 penumpang," kata Sugeng.

Lebih lanjut, Sugeng menyebutkan, kehadiran KA Krakatau Merak itu merupakan jawaban dan memberikan alternatif bagi para penumpang KA di Jalur Merak - Madiun masing-masing delapan gerbong.

Terkait tarif KA Krakatau, kata Sugeng masih dalam pembahasan dengan Kementerian Perhubungan, namun dipastikan disesuaikan dengan tarif keekonomian yang terjangkau oleh masyarakat.

Rute KA Krakatau Ekspres merupakan rute kedua terpanjang di Jawa setelah rute KA Malabar Bandung - Malabar yang berjarak tempuh 17 jam.

Khusus untuk angkutan Lebaran 2013, PTKAI menyiapkan rangkaian KA Reguler dan tambahan dengan total 265 rangkaian KA reguler, 22 KA tambahan komersial dan 18 KA ekonomi dengan ketersediaan tempat duduk 179.192 tempat duduk.

"Puncak arus mudik diprediksi H1-2 dan arus balik pada H2+2 Lebaran, namun kami sudah antisipasi," kata Sugeng.

Selain itu, PTKA juga tengah menyiapkan KA angkutan sepeda motor pada musim Lebaran 2014 mendatang. Saat ini mekanismenya sedang bahas dengan Kementerian Perhubungan.

"KA angkutan sepeda motor masih dibicarakan tarifnya, masing-masing dua dari barat dan dua dari timur. Setiap rangkaian mengangkut 500 sepeda motor," kata juru bicara PTKA Daop II Bandung itu menambahkan. (Ant)

redaksi@wartaekonomi.com

Foto ilust: Ist.

Recomended Reading

Executive Brief

AAJI usulkan tambahan 500 rumah sakit untuk program Koordinasi Manfaat.

CIMB Niaga targetkan pertumbuhan kartu kredit di atas 20 persen.

BI tidak khawatir kemungkinan peningkatan laju inflasi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi.

BI: Tingkat NPL sektor konstruksi, pertambangan, perdagangan, dan jasa sosial masih relatif tinggi.

BI prediksi defisit neraca transaksi berjalan 2014 turun tipis dibandingkan defisit 2013.

BEI harapkan investasi di produk pasar modal dapat dijadikan gaya hidup masyarakat.

BEI harapkan pemerintahan baru mendatang permudah izin IPO bagi BUMN.

AAJI minta BPJS rampungkan ruang lingkup koordinasi untuk tingkatkan sinergi.

Chairul Tanjung: Aceh terbuka bagi setiap investor termasuk asing yang ingin berinvestasi.

Hermanto Dardak: Kesenjangan ekonomi antarwilayah dapat dipecahkan dengan regionalisasi.

SCI: Peraturan Presiden No 26/2012 yang bahas Sislognas dapat ditingkatkan jadi UU.

Bank Panin Syariah: Prospek penggunaan e-money semakin cerah.

Tifatul Sembiring: SDM di bidang TIK hadapi ancaman serius jelang penerapan MEA.

Pemegang saham lokal cemaskan penguasaan saham asing di Bank Muamalat Indonesia.

Pengamat: Pemerintah perlu keluarkan regulasi untuk optimalkan implementasi dana desa.

LIPI: Kenaikan harga BBM idealnya dilakukan pada tahun 2015.

Perbankan di Indonesia dinilai masih ketinggalan terapkan sistem e-money.

Pengamat: Usaha tanaman hias di Banten menjanjikan.

Pengusaha Jerman: Pasar Indonesia sangat potensial dengan 135 juta consuming class.

Ekonom: Pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan melambat ke  7-7,5 persen.

Entertainment & Life Style

13 September 2014 - Olahraga

Timnas Senior Dijadwalkan Hadapi Lebanon

12 September 2014 - Entertainment & Life Style

Studi Terbaru: Pria Tampan Miliki Kualitas Sperma Rendah