Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Antraks - YLKI minta pemerintah cepat tangani dugaan kasus virus antraks di Kabupaten Kulon Progo.
  • Bulog - Bulog Cianjur pasok kebutuhan pokok untuk progam e-warong Kota Sukabumi.
  • Anthraks - Wakil Ketua Komisi IX DPR Partaonan Daulay minta pemerintah serius sikap dugaan virus anthraks di Kulon Progo.
  • Vietnam - Kepolisian Vietnam tahan seorang warga karena sebar informasi yang diduga berisi propaganda antipemerintah.
  • Australia Open - Federer melaju ke perempat final Australia Open usai menang atas Nishikori 6-7 (4), 6-4, 6-1, 4-6, dan 6-3.
  • Rod Laver -  Juara bertahan Australia Open Angelique Kerber harus tersingkir di babak keempat usai kalah 2-6 dan 3-6 dari petenis AS Coco Vandeweghe
  • Agrikultur - Nelayan cantrang masih menunggu kepastian untuk tetap dapat melaut sembari mengurus peralihan alat penangkap ikan.

PT KAI Operasikan KA Krakatau Merak - Madiun

Foto Berita PT KAI Operasikan KA Krakatau Merak - Madiun

WE.Co.ID - PT Kereta Api Indonesia (PTKAI) akan mengoperasikan KA Krakatau Ekspres rute Merak - Madiun mulai 24 Juli 2013.

"KA Krakatau akan diluncurkan pada 24 Juli 2013, sehingga diharapkan bisa mendukung pelaksanaan angkutan Lebaran 2013," kata Vice President PR PTKA Sugeng Proyono di Bandung, Selasa (16/7/2013).

KA Krakatau akan dioperasikan melalui jalur selatan Madiun - Solo - Yogya - Kroya - Purwokerto - Cirebon - Jakarta - Merak dengan kekuatan dua rangkaian KA dan waktu 16 jam.

KA Krakatau yang merupakan rangkaian baru itu dibeli secara khusus oleh Dirjen Perkeretaapian untuk melayani jalur terpanjang di Jalur Jawa itu. Fasilitasnya di lengkapi dengan AC dan perlengkapan baru lainnya.

"Kapasitas penumpang per hari 1.216 penumpang, atau masing-masing rangkaian daya angkutnya 600 penumpang," kata Sugeng.

Lebih lanjut, Sugeng menyebutkan, kehadiran KA Krakatau Merak itu merupakan jawaban dan memberikan alternatif bagi para penumpang KA di Jalur Merak - Madiun masing-masing delapan gerbong.

Terkait tarif KA Krakatau, kata Sugeng masih dalam pembahasan dengan Kementerian Perhubungan, namun dipastikan disesuaikan dengan tarif keekonomian yang terjangkau oleh masyarakat.

Rute KA Krakatau Ekspres merupakan rute kedua terpanjang di Jawa setelah rute KA Malabar Bandung - Malabar yang berjarak tempuh 17 jam.

Khusus untuk angkutan Lebaran 2013, PTKAI menyiapkan rangkaian KA Reguler dan tambahan dengan total 265 rangkaian KA reguler, 22 KA tambahan komersial dan 18 KA ekonomi dengan ketersediaan tempat duduk 179.192 tempat duduk.

"Puncak arus mudik diprediksi H1-2 dan arus balik pada H2+2 Lebaran, namun kami sudah antisipasi," kata Sugeng.

Selain itu, PTKA juga tengah menyiapkan KA angkutan sepeda motor pada musim Lebaran 2014 mendatang. Saat ini mekanismenya sedang bahas dengan Kementerian Perhubungan.

"KA angkutan sepeda motor masih dibicarakan tarifnya, masing-masing dua dari barat dan dua dari timur. Setiap rangkaian mengangkut 500 sepeda motor," kata juru bicara PTKA Daop II Bandung itu menambahkan. (Ant)

redaksi@wartaekonomi.com

Foto ilust: Ist.

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5254.311 -44.637 539
2 Agriculture 1894.581 -24.228 21
3 Mining 1381.906 -15.398 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.376 -3.276 66
5 Miscellanous Industry 1329.269 -22.152 42
6 Consumer Goods 2332.767 -12.449 39
7 Cons., Property & Real Estate 521.596 -1.551 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1029.623 -27.356 56
9 Finance 800.382 -5.744 89
10 Trade & Service 857.727 3.453 122
No Code Prev Close Change %
1 DEWA 54 72 18 33.33
2 PLIN 3,640 4,550 910 25.00
3 NAGA 175 218 43 24.57
4 SKLT 795 925 130 16.35
5 PTSN 66 76 10 15.15
6 WOMF 197 226 29 14.72
7 BRMS 78 89 11 14.10
8 NIKL 3,010 3,400 390 12.96
9 UNSP 50 56 6 12.00
10 IKAI 82 90 8 9.76
No Code Prev Close Change %
1 INCF 480 390 -90 -18.75
2 UNIC 2,720 2,230 -490 -18.01
3 WAPO 67 57 -10 -14.93
4 TBMS 785 680 -105 -13.38
5 ARTA 282 246 -36 -12.77
6 PGLI 61 54 -7 -11.48
7 AHAP 196 174 -22 -11.22
8 POLY 75 67 -8 -10.67
9 PLAS 228 206 -22 -9.65
10 MGNA 121 110 -11 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 DEWA 54 72 18 33.33
2 UNSP 50 56 6 12.00
3 BRMS 78 89 11 14.10
4 ENRG 50 50 0 0.00
5 TLKM 3,970 3,830 -140 -3.53
6 SRIL 252 250 -2 -0.79
7 PBRX 440 442 2 0.45
8 ADRO 1,730 1,730 0 0.00
9 KREN 438 446 8 1.83
10 BHIT 136 142 6 4.41