Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 08:25 WIB. Brasilia -  Brazil's consumer protection agency Senacom ordered recalls on Friday (24/3) of meat from three meatpacking companies involved in a tainted produce scandal.
  • 08:19 WIB. Kementan - Kementan meminta peternak di Kabupaten Gowa mengembangkan induk sapi.
  • 08:10 WIB. Tesla -  Tesla Motors Inc will start taking orders for its solar roof tiles in April, Chief Executive Elon Musk said in a Tweet on Friday.
  • 08:04 WIB. Acapulco - ICBC: Trump's push to force U.S. industry to bring jobs home is opening investment avenues for Chinese companies in Mexico.
  • 08:00 WIB. New York - The tech-rich Nasdaq Composite Index added 11.04 points (0.19 per cent) to 5,828.74 on Friday (24/3).
  • 07:59 WIB. New York - The broad-based S&P 500 shed 1.98 points (0.08 per cent) to end at 2,343.98 on Friday (24/3).
  • 07:58 WIB. New York -The Dow Jones Industrial Average fell 59.86 points (0.29 per cent) to close the day at 20,596.72 on Friday (24/3).
  • 07:38 WIB. OJK - OJK memastikan kompak dalam menangani kasus pembobolan dana nasabah BTN.
  • 07:34 WIB. BMKG - BMKG memperkirakan sejumlah wilayah di Jabodetabek berpotensi berawan tebal hingga turun hujan, Sabtu (25/3).
  • 06:26 WIB. AS - Presiden AS Donald Trump menyebutkan ribuan warga AS akan kembali bekerja di negeri sendiri.
  • 06:25 WIB. China - Perusahaan asal China Zhonghong Zhuoye sepakat mengakuisisi 21% saham SeaWorld Entertainment.
  • 06:14 WIB. Bangladesh - Seorang pria yang membawa bom meledakkan dirinya di dekat Bandara International Bangladesh.
  • 06:11 WIB. Obamacare - Trump batal melakukan reformasi di bidang kesehatan usai partai Republik menolak hal tersebut.
  • 06:04 WIB. World Cup UEFA Qualification (25/3) - Ireland 0 - 0 Wales
  • 06:04 WIB. World Cup UEFA Qualification (25/3) - Croatia 1 - 0 Ukraine
  • 06:04 WIB. World Cup UEFA Qualification (25/3) - Turkey 2 - 0 Finland
  • 06:04 WIB. World Cup UEFA Qualification (25/3) - Italy 2 - 0 Albania
  • 06:03 WIB. World Cup UEFA Qualification (25/3) - Spain 4 - 1 Israel
  • 05:25 WIB. PUPR - Kementerian PUPR akan membangun 10 tower rumah susun di Jawa Barat pada 2017.
  • 05:20 WIB. Polda - Aparat Polda Metro Jaya menganalisis rekaman CCTV guna mengungkap aksi penembakan di Semanggi.
  • 00:43 WIB. Caracas - Venezuela increased fuel exports to allies even as supply crunch loomed.
  • 17:20 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini  (24/3) Rupiah ditutup melemah 35.26 poin (0.25%) ke 14,388.17 per Euro dibanding pada pembukaan pagi tadi di 14,352.91. (Data Bloomberg).
  • 17:19 WIB. Kurs Rupiah - Sore ini (24/3) Rupiah ditutup melemah 3.00 poin (0.02%) ke Rp 13,327.00 per dolar AS dibanding pada pembukaan di Rp 13,324.00. (Data Bloomberg).

Keberadaan Pengusaha Muslim di Indonesia Minoritas

Foto Berita Keberadaan Pengusaha Muslim di Indonesia Minoritas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqqie mengatakan, saat ini keberadaan pengusaha muslim di Indonesia semakin minoritas, sehingga Syarikat Kebangkitan Pemuda Islam (SKPI) harus mampu menggerakkan perekonomian.

"Kalau dari perspektif penduduk, kita mayoritas muslim. Kalau perspektif ekonomi, kita yang muslim justru minoritas. Dari 50 orang terkaya di Indonesia hanya lima pengusaha muslim," kata Jimly saat menerima kunjungan pengurus SKPI, di Jakarta, Senin (21/3/2017).

Jimly mengatakan, saat ini yang berkuasa di Indonesia adalah para pengusaha dan pemilik modal. Mereka yang mengatur politik dan kepentingan publik di Indonesia, bahkan mereka berani membiayai para politisi dan calon penjabat di daerah untuk menyedot potensi alam jika berhasil memenangkan Pilkada.

Oleh karena itu, pengusaha muslim harus mengambil alih kekuasaan dari tangan-tangan jahat. Sudah saatnya pengusaha muslim mengalihkan kekuasaan ke arah yang lebih positif.

"Yang berkuasa sebenarnya konglomerat. Karena biaya politik mahal, para konglongmerat biayai siapa saja yang mau berkuasa. Puncaknya demokrasi dikalahkan pengusaha saat Donald Trump berkuasa. Di Amerika sudah terjadi. Di Indonesia juga terjadi," katanya.

Ia pun berpesan kepada pemuda SKPI agar menggerakan dunia ekonomi karena pemuda muslim sudah lupa akan dunia ekonomi.

"Jadi itu perlunya organisasi. Pemuda muslim jangan cuma ngaji. Jadi gerakan bidang ekonomi. Masih banyak yang belum dikerjakan," imbuhnya.

Selain itu dia juga berpesan agar pemuda tidak berjuang dengan setengah hati. Apalagi di Indonesia sudah banyak muncul berbagai macam gerakan yang bertujuan untuk mempersatukan. Namun, hal tersebut sulit tercapai, karena sudah menjamurnya ribuan organisasi.

Jimly menekankan yang paling penting adalah setiap organisasi saling bersinergi untuk mempersatukan umat.

"Al Qur'an menyebut, bekerja samalah dalam kebaikan dan takwa. Jangan berkomplot untuk dosa dan permusuhan. Kalau persatuan cuma kelipatan tambah, tapi kalau sinergi kelipatan kali. Jadi berorganisasi dan bersinergi itu kalau saya bilang hukumnya fardu a'in. Yang ujungnya bisa persatukan umat," ujarnya.

Prihatin Anggota majelis tinggi SKPI Farhan Hasan mengatakan, SKPI didirikan atas keprihatinannya terhadap pemuda muslim yang tidak lagi bangga terhadap identitasnya.

"Dalam organisasi ini,kami ingin menunjukkan kebanggaan pemuda muslim terhadap agamanya," katanya.

Oleh karena itu SKPI ingin meminta nasihat dari para ulama dan cendekiawan muslim agar gerakan ini bisa menjadi motor penggerak kebanggaan pemuda muslim.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum SKPI Vasco Ruseimy mengatakan, SKPI akan membangkitkan kesadaran dan ghirah para pemuda terhadap Islam.

Dirinya pun khawatir saat ini pemuda muslim sudah tergerus dengan budaya kekinian.

Sekretaris Jenderal SKPI Fauzan Rachmansyah menambahkan, SKPI akan mengadakan menemui beberapa ulama dan tokoh bangsa untuk meminta nasehat dan menuntut ilmu.

"Ini momen transformasi pemuda dalam gerakan taubat nasional, untuk menciptakan generasi yang beriman dan memberikan keadilan di masyarakat," katanya. (Ant)

Tag: pengusaha, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI)

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Tri Yari Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5567.134 3.375 540
2 Agriculture 1824.655 -14.401 21
3 Mining 1492.425 9.624 43
4 Basic Industry and Chemicals 580.406 1.919 66
5 Miscellanous Industry 1442.324 10.727 42
6 Consumer Goods 2417.761 8.829 39
7 Cons., Property & Real Estate 506.470 2.079 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.616 -5.792 57
9 Finance 878.990 -2.246 89
10 Trade & Service 905.716 -0.379 122
No Code Prev Close Change %
1 PORT 464 580 116 25.00
2 AHAP 200 238 38 19.00
3 APLI 105 124 19 18.10
4 PLIN 3,490 4,100 610 17.48
5 MYOH 710 805 95 13.38
6 JRPT 860 970 110 12.79
7 HOME 258 290 32 12.40
8 SMBR 2,640 2,950 310 11.74
9 FAST 1,355 1,495 140 10.33
10 SRIL 314 338 24 7.64
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 132 86 -46 -34.85
2 MKNT 448 352 -96 -21.43
3 MTSM 478 378 -100 -20.92
4 ASBI 350 282 -68 -19.43
5 IBST 1,800 1,500 -300 -16.67
6 STAR 101 86 -15 -14.85
7 JECC 6,975 6,000 -975 -13.98
8 RMBA 450 404 -46 -10.22
9 PSDN 162 146 -16 -9.88
10 NIPS 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 314 338 24 7.64
2 MAMI 132 86 -46 -34.85
3 STAR 101 86 -15 -14.85
4 BMTR 510 525 15 2.94
5 PGLI 62 65 3 4.84
6 PBRX 535 535 0 0.00
7 TLKM 4,090 4,080 -10 -0.24
8 PSDN 162 146 -16 -9.88
9 KREN 402 398 -4 -1.00
10 BRPT 2,790 2,960 170 6.09