Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 09:16 WIB. Sidang Ahok - Ahok berharap majelis hakim mampu memberikan keputusan yang bijak.
  • 09:14 WIB. Sidang Ahok - Ahok sebut tetap melayani dengan kasih, meski banyak yang menghujat dirinya karena beda agama.
  • 00:00 WIB. PBB - Presiden AS Donald Trump mengatakan PBB harus mempertimbangkan 'sanksi berat' untuk Korea Utara.
  • 09:12 WIB. Sidang Ahok - Ahok merasa aneh para pelapor dirinya tidak pernah melihat langsung pidatonya di Kepulauan Seribu.
  • 09:11 WIB. Sidang Ahok - Dalam sidang pembacaan nota keberatan Ahok sebut awal masalah dimulai oleh Buni Yani.
  • 08:31 WIB. Oracle - Oracle is forming a unit it's calling a startup to outpace rivals' innovation.
  • 08:23 WIB. Jakarta - Selasa sore KPK akan umumkan tersangka baru kasus BLBI, setelah pekan lalu periksa Kwik Kian Gie sebagai saksi.
  • 08:19 WIB. Sumedang - Ketua MPR Zulkifli Hasan ajak masyarakat pasarkan tahu Sumedang ke luar negeri.
  • 08:18 WIB. May Day - KSPSI serukan perayaan hari buruh internasional dengan menjaga NKRI dan kebinekaan.
  • 07:52 WIB. Sidang Ahok - Dalam sidang lanjutan penodaan agama Ahok akan bacakan nota keberatan, Selasa (25/4).
  • 06:38 WIB. BMKG - Waspada hujan beserta angin kencang di sekitar Jabodetabek pada Selasa siang hingga malam hari.
  • 06:10 WIB. London - Bent crude futures fell 33 cents to $51.63 per barrel by 2:38 p.m. (1838 GMT) on Monday (24/4), after earlier rising as high as $52.57.
  • 06:10 WIB. New York - U.S. West Texas Intermediate (WTI) crude oil futures ended Monday (24/4)'s session down 39 cents lower at $49.23 a barrel, off an intraday peak of $50.22.
  • 06:08 WIB. New York - The Nasdaq gained 1.24 per cent to finish the day at 5,983.82 on Monday (24/4), up 73.30 points from a record set last week.
  • 06:07 WIB. New York - The broad-based S&P 500 also advanced 25.46 points (1.08 per cent) to close at 2,374.15 on Monday (24/4).

Gandeng Netizen, DIY Kelola Layanan Informasi Digital

Foto Berita Gandeng Netizen, DIY Kelola Layanan Informasi Digital
Warta Ekonomi.co.id, Yogyakarta -

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta akan menggandeng para netizen yang tergabung dalam komunitas digital Yogyakarta untuk membantu mengembangkan "Digital Government Services" atau layanan informasi berbasis digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Gagasan itu muncul dalam acara dialog Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dengan puluhan netizen yang tergabung dalam Masyarakat Digital Jogja di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Senin malam (20/3/2017).

"Saya berharap mereka bisa membantu karena kepentingan publik apa kan mereka lebih tahi daripada aparat saya, dengan mengisi konten yang lebih humanis," kata Sultan seusai acara itu.

Menurut Sultan, selama ini Pemda DIY memiliki kendala teknis untuk mengembangkan layanan informasi berbasis digital. Di sisi lain, juga dibutuhkan kaderisasi untuk memastikan operasional pelayanan publik berbasis digital yang baik tetap berkelanjutan.

"Oleh sebab itu, satu-satunya cara ya dengan menerapkan (tenaga) 'outsourching' untuk mempersiapkan orang-orang yang memang bisa mengoperasikan," kata Sultan.

Ia mengatakan dengan mengangkat tenaga alih daya yang rencananya akan diisi sejumlah pegiat media sosial dari Masyarakat Digital Jogja diharapkan mampu membantu SKPD DIY merancang konten-konten informasi yang dikemas secara digital dan mudah diakses masyarakat.

"Bagaimana konten bisa dirancang oleh SKPD saya berharap teman-teman bisa membantu, bagaimana memberikan informasi dan bagaimana menjawab kan harus dipersiapkan," kata dia.

Meski demikian, ia belum dapat memperkirakan jumlah pegiat media sosial yang akan dilibatkan untuk diangkat sebagai tenaga alih daya itu. "Belum tahu nanti masih akan dimusyawarahkan," kata dia.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan akan segera kembali melakukan pertemuan secara spesifik dan lebih mendetail untuk membicarakan peta pelibatan para netizen di Yogyakarta. "Kami berharap bisa melakukan pertemuan secepatnya. Saya khawatir potensi-potensi yang telah terkonsolidasi ini akan hilang," kata dia.

Sementara itu, salah satu elemen Masyarakat Digital Jogja, Info Cegatan Jogja (ICJ) menyatakan kesiapannya untuk mendukung Pemda DIY mengembangkan "Digital Government Services". "Selama tidak keluar dari batasan-batasan yang kami miliki kami selalu siap," kata pendiri ICJ Yanto Sumantri.

Menurut Tanto, sapaan akrab Yanto Sumantri, peran media sosial memang sangat efektif untuk menghubungkan keluhan masyarakat dengan para pemangku kepentingan. Melalui group facebook ICJ yang ia kelola selama ini mampu menjembatani berbagai problem masyarakat secara cepat. "Misalnya ada yang kehilangan KTP, SIM, STNK atau jalan rusak biasanya langsung direspon oleh pihak terkait," kata dia. (Ant)

Tag: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Digital

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Mar
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Mar
3 href="MockTestReporting/" />MockTestReporting/ - Feb
4 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Dec
5 href="mock_isuite/" />mock_isuite/ - Dec
6 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10