Market Indices

Wacik Lebih Setuju Bandara Baru Di Kubutambahan

Rubrik Infrastruktur

22 Juli 2013 01:30:00 WIB

WE.CO.ID - Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik lebih setuju bandar udara baru di Bali utara itu dibangun di Kubutambahan daripada di Sumberkima, Kabupaten Buleleng.

"Selain untuk pemerataan antara kawasan Bali bagian selatan, utara dan timur, di Kubutambaan juga memiliki topografi yang rata dan tidak ada gunung," kata pengurus teras DPP Partai Demokrat itu seusai bertatap muka dengan calon legislatif di Sanur, Kota Denpasar, Minggu malam.

Kalau pun di Kubutambahan ada perbukitan, lanjut dia, masih bisa diatasi. " Hal itu juga dari naluri saya, apalagi saya juga orang teknik dan sepintas pernah terbang untuk meninjau lokasi, maka Kubutambahan yang lebih pas sebagai lokasi pembangunan bandara internasional di Buleleng," kata menteri asal Kintamani, Kabupaten Bangli itu.

Pengerjaan pembangunan di Kubutambahan juga tidak terlalu rumit. Tentang masalah sulitnya merelokasi desa adat dan pura, menurut Wacik sangat tergantung komunikasi yang dibangun oleh kepala daerah kepada masyarakat.

"Apa di lokasi lainnya di Bali juga tidak ada situs-situs seperti di Kubutambahan? Jika memang masalahnya adalah relokasi masyarakat dan situs-situs yang ada, maka sekarang tergantung bagaimana bupati membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat," klatanya.

Ia mengemukakan bahwa tujuan pembangunan bandara untuk kepentingan masyarakat banyak. "Karena itu dalam penentuan lokasi ini, saya meminta kepada gubernur serta bupati untuk lebih mengedepankan pertimbangan keselamatan penerbangan dibanding pertimbangan lainnya," ucapnya.

Dia heran dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang memutuskan pembangunan bandara baru itu di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, atas hasil kajian Kementerian Perhubungan.

"Itu atas penelitian siapa? Atas kajian siapa? Apa di Sumberkima juga tidak ada situs-situs budaya seperti di Kubutambahan? Bagaimana juga dengan kondisi lahannya untuk keselamatan penerbangan?" kata Wacik.

Sebagai penggagas pembangunan bandara baru di Bali utara, Wacik menganggap bahwa sampai saat ini masih terjadi ketimpangan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah selatan.

"Setelah saya mendengar informasi masyarakat, saya langsung memikirkan solusi. Dan jalan keluar yang paling baik menurut saya adalah pembangunan bandara di kawasan utara Bali," katanya. (Ant)

Foto : SY

Editor: Ihsan

Recomended Reading

Kabar EkBis

19 Desember 2014 - Ekonomi Bisnis

Aksa Mahmud Raih "Lifetime Achievement Award"

19 Desember 2014 - Ekonomi Bisnis

BnP2TKI Siapkan Gebrakan Benahi Persoalan TKI

Kabar Indonesia

19 Desember 2014 - Daerah

Target PAD Jakarta 2014 Tidak Tercapai

19 Desember 2014 - Nasional

Tahun Depan JKN Targetkan 170 juta orang

19 Desember 2014 - Nasional

Menkumham Tinjau Kondisi Lapas Sukamiskin

Executive Brief

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/newsflash.php

Line Number: 7

Entertainment

19 Desember 2014 - Olahraga

Rodgers: Kami telah Kembali

19 Desember 2014 - Olahraga

Cedera Lutut, Ozil Bakal Kembali Awal 2015

19 Desember 2014 - Olahraga

Marco Reus Didenda 540 Ribu Euro

18 Desember 2014 - Olahraga

City Berpeluang Samai Chelsea di Puncak