Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Cukai - Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi pastikan rencana objek cukai baru hanya untuk plastik.
  • Sauber - Mantan pembalap Manor Pascal Wehrlein akan berseragam Sauber di musim 2017
  • Serie A Italy (17/1) - Torino 2 - 2 AC Milan
  • Piala Afrika (16/1) - Pantai Gading 0 - 0 Togo
  • Piala Afrika (17/1) - Kongo 1 - 0 Maroko
  • Asuransi - PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera menargetkan bisa meraup premi sebesar Rp400 miliar sepanjang 2017.
  • Italia - Italia melakukan pembicaraan dengan Uni Eropa tentang defisit anggaran
  • Fiat - Italia menolak hasil test emisi oleh Jerman terhadap mobil Fiat Chrysler
  • PBB - Pemkot Malang berikan diskon PBB 50 persen agar petani tetap pertahankan lahan pertanian.
  • Kurs Rupiah - Awal Pekan ini (16/1) kurs rupiah referensi Bank Indonesia melemah di Rp13.354 dibanding kemarin jumat di Rp13.308.

Wacik Lebih Setuju Bandara Baru Di Kubutambahan

Foto Berita Wacik Lebih Setuju Bandara Baru Di Kubutambahan

WE.CO.ID - Jakarta, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik lebih setuju bandar udara baru di Bali utara itu dibangun di Kubutambahan daripada di Sumberkima, Kabupaten Buleleng.

"Selain untuk pemerataan antara kawasan Bali bagian selatan, utara dan timur, di Kubutambaan juga memiliki topografi yang rata dan tidak ada gunung," kata pengurus teras DPP Partai Demokrat itu seusai bertatap muka dengan calon legislatif di Sanur, Kota Denpasar, Minggu malam.

Kalau pun di Kubutambahan ada perbukitan, lanjut dia, masih bisa diatasi. " Hal itu juga dari naluri saya, apalagi saya juga orang teknik dan sepintas pernah terbang untuk meninjau lokasi, maka Kubutambahan yang lebih pas sebagai lokasi pembangunan bandara internasional di Buleleng," kata menteri asal Kintamani, Kabupaten Bangli itu.

Pengerjaan pembangunan di Kubutambahan juga tidak terlalu rumit. Tentang masalah sulitnya merelokasi desa adat dan pura, menurut Wacik sangat tergantung komunikasi yang dibangun oleh kepala daerah kepada masyarakat.

"Apa di lokasi lainnya di Bali juga tidak ada situs-situs seperti di Kubutambahan? Jika memang masalahnya adalah relokasi masyarakat dan situs-situs yang ada, maka sekarang tergantung bagaimana bupati membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat," klatanya.

Ia mengemukakan bahwa tujuan pembangunan bandara untuk kepentingan masyarakat banyak. "Karena itu dalam penentuan lokasi ini, saya meminta kepada gubernur serta bupati untuk lebih mengedepankan pertimbangan keselamatan penerbangan dibanding pertimbangan lainnya," ucapnya.

Dia heran dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang memutuskan pembangunan bandara baru itu di Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, atas hasil kajian Kementerian Perhubungan.

"Itu atas penelitian siapa? Atas kajian siapa? Apa di Sumberkima juga tidak ada situs-situs budaya seperti di Kubutambahan? Bagaimana juga dengan kondisi lahannya untuk keselamatan penerbangan?" kata Wacik.

Sebagai penggagas pembangunan bandara baru di Bali utara, Wacik menganggap bahwa sampai saat ini masih terjadi ketimpangan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah selatan.

"Setelah saya mendengar informasi masyarakat, saya langsung memikirkan solusi. Dan jalan keluar yang paling baik menurut saya adalah pembangunan bandara di kawasan utara Bali," katanya. (Ant)

Foto : SY

Penulis: ***

Editor: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5270.011 -2.972 541
2 Agriculture 1873.717 1.922 21
3 Mining 1394.938 2.956 43
4 Basic Industry and Chemicals 536.178 0.335 66
5 Miscellanous Industry 1323.361 -3.350 42
6 Consumer Goods 2349.481 11.027 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.631 -3.144 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.805 -3.051 56
9 Finance 801.560 -2.158 89
10 Trade & Service 851.884 -1.049 122
No Code Prev Close Change %
1 MCOR 158 212 54 34.18
2 JAWA 132 173 41 31.06
3 DGIK 61 73 12 19.67
4 DART 320 380 60 18.75
5 BNLI 645 745 100 15.50
6 MDIA 2,600 3,000 400 15.38
7 ALKA 200 230 30 15.00
8 ARTO 138 155 17 12.32
9 LMPI 145 162 17 11.72
10 SPMA 190 212 22 11.58
No Code Prev Close Change %
1 PDES 190 125 -65 -34.21
2 NAGA 210 171 -39 -18.57
3 MGNA 146 125 -21 -14.38
4 MITI 71 63 -8 -11.27
5 RUIS 250 228 -22 -8.80
6 BINA 366 338 -28 -7.65
7 MRAT 214 200 -14 -6.54
8 CASS 850 800 -50 -5.88
9 TOBA 1,275 1,200 -75 -5.88
10 CKRA 69 65 -4 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 388 410 22 5.67
2 BNLI 645 745 100 15.50
3 MCOR 158 212 54 34.18
4 DGIK 61 73 12 19.67
5 BIPI 106 115 9 8.49
6 DYAN 60 64 4 6.67
7 INCO 2,480 2,510 30 1.21
8 SSMS 1,475 1,525 50 3.39
9 PBRX 428 432 4 0.93
10 INPC 113 117 4 3.54