Portal Berita Ekonomi Minggu, 02 Oktober 2016

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Market Indices
  • Composite Index Today: 5364.804 Change: -67.153 Stock: 538
  • Agriculture Today: 1793.358 Change: -0.566 Stock: 21
  • Mining Today: 1158.594 Change: -28.037 Stock: 43
  • Basic Industry and Chemicals Today: 512.808 Change: -11.547 Stock: 66
  • Miscellanous Industry Today: 1368.732 Change: -58.675 Stock: 42
  • Consumer Goods Today: 2459.164 Change: -50.419 Stock: 39
  • Cons., Property & Real Estate Today: 565.086 Change: -5.105 Stock: 63
  • Infrastruc., Utility & Trans. Today: 1131.971 Change: -0.183 Stock: 56
  • Finance Today: 803.852 Change: -3.696 Stock: 88
  • Trade & Service Today: 852.405 Change: -3.354 Stock: 120

Provinsi Kalimantan Utara, Harapan Baru Masyarakat Perbatasan Kalimantan

Foto Berita Provinsi Kalimantan Utara, Harapan Baru Masyarakat Perbatasan Kalimantan

WE.CO.ID - Munculnya provinsi baru Kalimantan Utara sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) menambah jumlah provinsi di Indonesia menjadi 34 Provinsi. Provinsi ini telah disahkan oleh Undang-Undang Nomor 20 tahun 2012 tentang Pembentukan Provinsi Kalimantan Utara. Provinsi Kalimantan Utara resmi membawahi empat kabupaten, yaitu Bulungan, Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung, serta satu kota, yaitu Tarakan.

Wilayah Kalimantan Utara mempunyai luas hingga 75.467,70 km2. Jumlah penduduknya sebanyak 622.350 jiwa. Sementara itu, Tanjung Selor (Kabupaten Bulungan) telah menjadi ibukota Kalimantan Utara guna mendorong ekonomi di kawasan yang baru terbentuk tersebut. Provinsi Kalimantan Utara merupakan pemekaran dari Provinsi Kalimantan Timur.

Dibentuknya Provinsi Kalimantan Utara atau biasa disingkat Kaltara, bukanlah berdasarkan pertimbangan yang mudah dan singkat. Terbentuknya provinsi ini dengan pertimbangan yang matang dan cukup lama sejak tahun 2000, yakni melalui rekomendasi Gubernur Kalimantan Timur. Hasil pertimbangannya ketika itu adalah luas wilayah Provinsi Kalimantan Timur yang 1,5 kali lebih luas dari Pulau Jawa. Padahal, di Pulau Jawa terdapat 6 (enam) provinsi. Sehingga, luasnya wilayah Kalimantan Timur melebihi Pulau Jawa menyulitkan rentang kendali Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, terutama di kawasan perbatasan.

Maka, tujuan utama terbentuknya provinsi baru di wilayah utara pulau Kalimantan adalah bertujuan agar dapat memperpendek rentang kendali (span of control) pemerintahan, terutama di kawasan perbatasan. Pemerintah berharap dengan adanya pemerintahan provinsi, permasalahan di perbatasan utara Kalimantan dapat langsung dikontrol dan dikendalikan oleh pemerintah pusat dan daerah. Tak hanya itu, adanya pemerintah provinsi baru diharapkan juga dapat meningkatkan perekonomian warga Kalimantan Timur yang berada di dekat perbatasan dengan negara-negara tetangga.

Wilayah perbatasan di Kalimantan selama ini dianggap tertinggal perekonomiannya. Namun, pembentukan provinsi Kaltara diharapkan dapat meningkatkan peran pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat Kalimantan, khususnya di wilayah perbatasan, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Pelayanan publik juga diharapkan dapat berjalan lebih efisien dan efektif serta sejalan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Sehingga, tidak hanya kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara yang segera terwujud, tetapi juga semakin kuatnya daya saing ekonomi daerah  baru ini dan pada akhirnya makin memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal ini disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak sebagai daerah induk untuk provinsi Kaltara.

ALNISA SEPTYA RATU

Foto: wordpress.com

(Tulisan disarikan dari Majalah Warta Ekonomi No. 08/XXV/2013)

Penulis: Alnisa Septya Ratu

Editor: Fadjar Adrianto

Executive Brief

  • Energi - Kementerian ESDM memutuskan agar harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar pada periode Oktober tak mengalami perubahan.

  • Pajak - Menkeu Sri Mulyani Indrawati akan fokus untuk mendorong keterlibatan UMKM agar lebih tertarik mengikuti program amnesti pajak pada periode kedua.

  • PNIN - PT Bank Panin Tbk. Branch Bali terus melakukan sosialisasi kepada nasabah setelah ditunjuk kembali sebagai agen penjual obligasi ritel Indonesia atau ORI013.

  • Pajak - Pemprov Jatim ingin menggejot pertumbuhan di sektor UMKM, infrastruktur serta pariwisata dari hasil kinerja program tax amnesty.

  • Perbankan - Bank syariah diproyeksikan butuh waktu antara 3 tahun hingga 5 tahun untuk bisa mencapai besaran aset 10% terhadap aset perusahaan induk.

  • Energi - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) telah melakukan evaluasi administrasi dan teknis untuk lelang pembangkit listrik tenaga uap dan gas (PLTGU) Jawa I.

  • Golkar - Kader muda Golkar pertanyakan kembali keputusan Golkar untuk memilih kembali Setya Novanto menjadi Ketua DPR RI.

  • Tax Amnesty - Akhir Periode I Tax Amnesty, Uang Tebusan mencapai Rp 97,2 triliun atau 58.9 % dari target Rp 165 Triliun.

  • Ahok - Roy Suryo mengkritik Ahok hanya menjalankan program yang ada tanpa terlihat visi yang jelas.

  • Golkar - Kader muda Golkar mempertanyakan komitmen Golkar untuk mendorong kembali Setya Novanto menjadi Ketua DPR RI.

  • City - Guardiola menyebut permainan Manchester City akan jauh lebih baik di tahun ketiga dirinya bersama City.

  • Inggris - Juara Dunia Tinju Kelas Berat asal Inggris Tyson Fury positif menggunakan kokain dalam test yang dilakukan oleh VADA.

  • Volkswagen - Volkswagen akan membayar US$ 1.2 Milliar kepada 652 dealer mobil di Amerika Serikat sebagai kompensasi kecurangan yang dilakukan VW terhadap emisi diesel di mobilnya.

  • Pilgub DKI - Ketiga pasangan Cagub dan Cawagub telah dinyatakan lolos kesehatan.

  • KPK - KPK tidak memperpanjang pencekalan terhadap saksi kasus Reklamasi, Aguan.

  • Ritel - Aprindo memberhentikan program kantong plastik berbayar yang dijalankan toko ritel modern di seluruh Indonesia, terhitung 1 Oktober 2016.

  • Infrastruktur - Kementerian PUPR menggunakan pinjaman luar negeri hingga US$ 2 miliar untuk pembangunan jalan nasional hingga 2019.

  • Kurs Rupiah - Hari ini (30/9) kurs rupiah referensi Bank Indonesia menguat di Rp12.998 dibandingkan  kemarin Rp 12.952.

  • Harga Emas - Harga buyback emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini (30/9) Rp549.000 per gram.

  • GIAA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) memeroleh fasilitas kredit dari Bank BRI (BBRI) senilai US$50 juta.

  • BINAA - PT Bank Ina Perdana Tbk. (BINA) berencana melakukan penambahan modal melalui  rights issue dengan menerbitkan 2,93 miliar saham baru.

  • JTPE - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.(JTPE) melakukan penambahan setoran modal anak usaha senilai Rp4,25 miliar.

  • EMDE - PT Megapolitan Development Tbk. membeli lima kavling tanah seluas 7.220 m2 seharga Rp57,5 miliar di Cinere dari beberapa pemegang saham.

  • CTRA - PT Ciputra Development Tbk. (CTRA) membukukan pendapatan sebanyak Rp2,87 triliun dalam enam bulan pertama 2016.

  • PTPP - PT PP Properti Tbk. menyiapkan investasi sebesar Rp500 miliar untuk membangun tiga menara apartemen di Semarang.

  • Obligasi - Pefindo menerima mandat untuk memeringkat penerbitan obligasi, sukuk dan medium term notes (MTN) senilai Rp11,39 triliun pada akhir kuartal tahun ini.

  • MNCN - RUPSLB PT Media Nusantara Citra Tbk. (MNCN) mengangkat David Fernando Audy sebagai direktur utama perseroan.

  • MEDC - Setelah menderita kerugian pada paruh pertama tahun lalu,  PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) kini berhasil meraup untung.

  • Manufaktur - Pelaku industri kelapa sawit akan membangun industri pengolah limbah spent bleaching earth untuk menjadi minyak kembali dengan kandungan nilai tinggi.

  • WSKT - Korporasi konstruksi milik negara, PT Waskita Karya (Persero) Tbk., menargetkan dapat menambah ekuitas sebesar Rp10 triliun pada akhir 2016.

  • BTPN - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk. (BTPN) masuk ke dalam daftar 50 perusahaan yang mengubah dunia Fortune Change the World 2016, melalui produk BTPN Wow!.

Click to Scroll Down

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Code Prev Close Change %
1 BTEK 940 1,175 235 25.00
2 CANI 280 350 70 25.00
3 KPIG 1,240 1,550 310 25.00
4 SRAJ 348 430 82 23.56
5 AMAG 326 400 74 22.70
6 PLAS 900 1,100 200 22.22
7 BRAM 6,200 7,400 1,200 19.35
8 AIMS 228 268 40 17.54
9 DYAN 55 64 9 16.36
10 INAF 2,150 2,490 340 15.81
No Code Prev Close Change %
1 BAYU 1,200 1,080 -120 -10.00
2 BCIP 650 585 -65 -10.00
3 DSSA 7,100 6,400 -700 -9.86
4 OKAS 92 83 -9 -9.78
5 IGAR 496 448 -48 -9.68
6 SKBM 690 625 -65 -9.42
7 ARTI 75 68 -7 -9.33
8 GEMS 1,560 1,420 -140 -8.97
9 KARW 312 284 -28 -8.97
10 LMPI 168 153 -15 -8.93
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 1,260 1,330 70 5.56
2 PGAS 2,850 2,870 20 0.70
3 ASII 8,675 8,250 -425 -4.90
4 TLKM 4,290 4,310 20 0.47
5 ELSA 472 456 -16 -3.39
6 SRIL 220 208 -12 -5.45
7 BMRI 11,425 11,200 -225 -1.97
8 ANTM 830 820 -10 -1.20
9 MYRX 145 140 -5 -3.45
10 LPKR 1,005 990 -15 -1.49
No Code Freq Value
1 MS 11,973 1,064,184,591,900
2 KZ 12,573 924,592,835,100
3 MU 1,032 878,390,661,000
4 YU 20,153 864,486,860,820
5 ML 28,193 842,425,469,900
6 ZP 18,117 728,402,775,952
7 YP 51,396 702,330,909,300
8 CS 14,271 695,625,822,700
9 CC 37,331 685,102,454,400
10 RB 59 683,621,405,135