Market Indices

Pelaksanaan Pemilu 2014 Akan Lebih Baik

Oleh Ihsan - Rubrik Politik

11 Agustus 2013 08:00:00 WIB

WE.CO.ID - Jakarta, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshidiqie menyatakan optimistis pelaksanaan Pemilu 2014 akan lebih baik dibandingkan dengan Pemilu 2009.

"Pada 2009 aturan-aturan mengenai pemilu masih rawan karena undang-undang telat disahkan, namun kini undang-undang telah selesai sehingga lebih siap untuk dilaksanakan pemilu," kata Jimly di kediamannya di Pondok Labu Jakarta Selatan di Jakarta, Sabtu.

Pada 2009, katanya, KPU di berbagai daerah dibentuk telat, sedangkan pada 2014 sudah dibentuk, meskipun ada beberapa yang belum.

Selain itu, anggota KPU yang dipecat DKPP juga akan sudah banyak yang diisi kembali.

Menurut dia, susunan KPU Pusat dan Bawaslu sudah siap tentunya untuk penyelenggaraan pemilu yang lebih baik lagi.

"Saat ini juga sudah dibentuk DKPP yang akan memantau pelanggaran kode etik anggota KPU," ujar mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.

Dia mengharapkan apa yang dilakukan DKPP dengan memecat anggota KPU di berbagai daerah yang bermasalah akan menimbulkan efek jera kepada para anggota penyelenggara pemilu tersebut.

"Kita akan bangun integritas elektoral sistem yang akan membuat pelaksanaan pemilu lebih baik lagai," katanya.

Ketika ditanya mengenai hal apa dalam penyelenggaraan pemilu yang perlu diwaspadai, Jimly mengatakan tentang daftar pemilih tetap.

Ia menyatakan bahwa masalah administrasi kependudukan merupakan hal yang krusial.

Ia berharap adanya verifikasi secara terbuka tentang hal itu.

Selain itu, katanya, perlunya pertisipasi dari pengurus RT dan RW agar pelaksanaan pemilu dapat lancar dan berkualitas.

"Selain itu juga, pemerintah wajib memberi dukungan kepada KPU," katanya. (Ant)

Foto : SY

Recomended Reading

Rabu, 30/07/2014 23:46 WIB

Wanita Juga Bisa Alami Disfungsi Seksual

Rabu, 30/07/2014 11:36 WIB

Vicious Circle Merek Lokal

Rabu, 30/07/2014 07:36 WIB

Sneijder Tetap di Galatasaray

Berita Terkini

Kamis, 31/07/2014 22:05 WIB

Presiden Seirra Leone Umumkan Keadaan Darurat

Kamis, 31/07/2014 21:40 WIB

Regulasi Mandul Buat Penipuan Investasi Semakin Marak

Kamis, 31/07/2014 21:10 WIB

BKKBN: Usai Lebaran Arus Urbanisasi Meningkat

Kamis, 31/07/2014 20:40 WIB

Kinerja Emiten Akan Pengaruhi IHSG

Kamis, 31/07/2014 20:17 WIB

Antisipasi Arus Balik, Pelni Sediakan 13 Armada

Kamis, 31/07/2014 19:50 WIB

Banjir Bandang Terjang Thailand Timur

Kamis, 31/07/2014 19:17 WIB

Lagi, Tiga Wisatawan Tewas Tenggelam

Kamis, 31/07/2014 18:50 WIB

Seluruh Supir Bus Akap di Pulogadung Bebas Narkoba

Executive Brief

Kontributor penjualan neto Indoffod Sukses Makmur: grup produk konsumen bermerek (CBP) berkontribusi sebesar 44 persen, Bogasari 24 persen, agrobisnis 17 persen, distribusi 7 persen, budi daya dan pengolahan sayuran 8 persen

Indofood Sukses Makmur: keuntungan grup agrobisnis meningkat tiga kali lipat dikarenakan kenaikan produksi dan harga minyak sawit mentah (CPO)

Indofood Sukses Makmur bukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 34,4 persen menjadi Rp2,29 triliun pada semester pertama 2014

Bank Sulut berikan reward kepada debitur dari PNS

Mahasiswa UNY membuat dan mengembangkan motif batik kontemporer "Anime Batik"

Jokowi ditantang rampingkan kabinet

Abdee Slank: Menteri kabinet Jokowi-JK harus memiliki track record  bersih, jujur, transparan, profesional serta memiliki arah tujuan kerja

Entertainment & Life Style

30 Juli 2014 - Entertainment & Life Style

Wanita Juga Bisa Alami Disfungsi Seksual

30 Juli 2014 - Olahraga

Sneijder Tetap di Galatasaray

30 Juli 2014 - Olahraga

Liverpool Tarik Divock Origi