Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Cukai - Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi pastikan rencana objek cukai baru hanya untuk plastik.
  • Sauber - Mantan pembalap Manor Pascal Wehrlein akan berseragam Sauber di musim 2017
  • Serie A Italy (17/1) - Torino 2 - 2 AC Milan
  • Piala Afrika (16/1) - Pantai Gading 0 - 0 Togo
  • Piala Afrika (17/1) - Kongo 1 - 0 Maroko
  • Asuransi - PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera menargetkan bisa meraup premi sebesar Rp400 miliar sepanjang 2017.
  • Italia - Italia melakukan pembicaraan dengan Uni Eropa tentang defisit anggaran
  • Fiat - Italia menolak hasil test emisi oleh Jerman terhadap mobil Fiat Chrysler
  • PBB - Pemkot Malang berikan diskon PBB 50 persen agar petani tetap pertahankan lahan pertanian.
  • Kurs Rupiah - Awal Pekan ini (16/1) kurs rupiah referensi Bank Indonesia melemah di Rp13.354 dibanding kemarin jumat di Rp13.308.

Seluk Beluk Jaminan Kesehatan Nasional dan BPJS Kesehatan

Foto Berita Seluk Beluk Jaminan Kesehatan Nasional dan BPJS Kesehatan

WE.CO.ID - Sesuai amanat UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan UU No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), upaya kesehatan perorangan di Indonesia akan diselenggarakan melalui mekanisme Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang bersifat wajib bagi seluruh penduduk dan akan dimulai sejak 1 Januari 2014. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap sampai mencapai kepesertaan semesta atau Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta) pada tahun 2019.

Badan yang akan memberikan jaminan kesehatan nasional kepada seluruh rakyat Indonesia sebagai wujud dari implementasi universal healthcare di Indonesia adalah BPJS Kesehatan. Sesuai amanat UU No. 24 tahun 2011 tentang BPJS, PT Askes (Persero) akan bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan dengan tugas memastikan terjaminnya kesehatan semua orang di seluruh wilayah Indonesia. Karena JKN harus diselenggarakan sejak 1 Januari 2014, maka mulai 1 Januari 2014 nanti BPJS Kesehatan pun akan resmi beroperasi.

JKN merupakan salah satu program dari 5 jaminan sosial dalam SJSN yang bertujuan memberikan perlindungan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan dasar di bidang kesehatan. Melalui JKN, diharapkan seluruh masyarakat dapat mengakses terhadap pelayanan kesehatan tanpa menemukan resiko finansial yang berarti.

PBI dan Non PBI

Peserta JKN ialah setiap orang yang telah  membayar iuran atau untuknya telah dibayarkan iuran menjadi peserta Jaminan Kesehatan. Dan, juga meliputi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan dan yang bukan PBI Jaminan Kesehatan (pekerja penerima upah, pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja). Termasuk warga negara asing (WNA) yang tinggal di Indonesia paling singkat 6 bulan. Untuk pekerja penerima upah sendiri terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan pegawai swasta sektor formal.

Manfaat jaminan kesehatan bersifat pelayanan kesehatan perorangan, mencakup pelayanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Manfaat jaminan tersebut terdiri dari manfaat medis dan non medis (akomodasi dan ambulans). Dalam manfaat jaminan kesehatan diatur pelayanan yang dijamin dan pelayanan yang tidak dijamin.

Iuran Jaminan Kesehatan bersumber dari peserta PBI maupun Non PBI. Bagi peserta PBI, iurannya ditanggung oleh pemerintah, dalam bentuk nominal. Sedangkan bagi peserta Non PBI, untuk pekerja penerima upah, iuran ditanggung oleh pekerja dan pemberi kerja,  dalam bentuk persentase gaji/upah. Untuk pekerja bukan penerima upah dan bukan pekerja, dalam bentuk nominal.

Kesiapan Penyelenggaraan JKN dan BPJS Kesehatan

Sehubungan waktu penyelenggaraan JKN sudah semakin dekat, perlu persiapan yang intensif dan kegiatan-kegiatan persiapan yang dilakukan tepat waktu dan terintegrasi antar berbagai instansi. Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan kesiapan BPJS Kesehatan hingga saat ini sudah mencapai 80-90%. Hal itu diungkapkannya dalam seminar dengan tema “Mengurai Kesiapan & Pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) 2014” yang diadakan oleh Majalah Warta Ekonomi, bulan Mei lalu.

Wakil Menteri Kesehatan Ali Ghufron Mukti berkelakar bahwa lewat implementasi BPJS, kini orang miskin kalau sakit dan masuk Rumah Sakit (RS), maka dilarang bayar. “Kalau dulu katanya orang miskin dilarang sakit, sekarang berubah. Orang miskin sekarang kalau sakit dilarang bayar ketika masuk Rumah Sakit,” ujarnya.

JAFEI B. WUYSANG

Foto: Sufri Y.

(Tulisan disarikan dari Majalah Warta Ekonomi Edisi No. 08/XXV/2013)

Penulis: Jafei B. Wuysang

Editor: Fadjar Adrianto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5270.011 -2.972 541
2 Agriculture 1873.717 1.922 21
3 Mining 1394.938 2.956 43
4 Basic Industry and Chemicals 536.178 0.335 66
5 Miscellanous Industry 1323.361 -3.350 42
6 Consumer Goods 2349.481 11.027 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.631 -3.144 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1047.805 -3.051 56
9 Finance 801.560 -2.158 89
10 Trade & Service 851.884 -1.049 122
No Code Prev Close Change %
1 MCOR 158 212 54 34.18
2 JAWA 132 173 41 31.06
3 DGIK 61 73 12 19.67
4 DART 320 380 60 18.75
5 BNLI 645 745 100 15.50
6 MDIA 2,600 3,000 400 15.38
7 ALKA 200 230 30 15.00
8 ARTO 138 155 17 12.32
9 LMPI 145 162 17 11.72
10 SPMA 190 212 22 11.58
No Code Prev Close Change %
1 PDES 190 125 -65 -34.21
2 NAGA 210 171 -39 -18.57
3 MGNA 146 125 -21 -14.38
4 MITI 71 63 -8 -11.27
5 RUIS 250 228 -22 -8.80
6 BINA 366 338 -28 -7.65
7 MRAT 214 200 -14 -6.54
8 CASS 850 800 -50 -5.88
9 TOBA 1,275 1,200 -75 -5.88
10 CKRA 69 65 -4 -5.80
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 388 410 22 5.67
2 BNLI 645 745 100 15.50
3 MCOR 158 212 54 34.18
4 DGIK 61 73 12 19.67
5 BIPI 106 115 9 8.49
6 DYAN 60 64 4 6.67
7 INCO 2,480 2,510 30 1.21
8 SSMS 1,475 1,525 50 3.39
9 PBRX 428 432 4 0.93
10 INPC 113 117 4 3.54