• Indonesian Cloud
Market Indices

Persaingan Bank dan Operator Selular Malah Menghambat Industri E-Money Indonesia

Rubrik Digital Economy

14 Agustus 2013 06:05:00 WIB

WE.CO.ID - Bank Indonesia (BI) tidak menutup mata terhadap potensi persaingan antara bank dan telco dalam berebut pasar untuk mengembangkan e-money-nya. Namun, BI justru melihat dengan bersinergi, telco dan perbankan diharapkan dapat mewujudkan less cash society dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Oleh sebab itu, , BI berusaha untuk mendorong sinergi antara telco dan perbankan. Hal ini diungkapkan Deputi Direktur Departemen Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Ida Nuryanti.

Persaingan kasatmata antara perbankan dan telco dalam industri e-money dinilai hanya akan menghambat perkembangan e-money. Terkait terminologi bank-led dan telco-led, menurut Ida, itu hanya merupakan bentuk inisiasi pengembangannya. Jika pengembangan e-money diinisiasi oleh telco dengan pola server-based, maka disebut telco-led. Sebaliknya, jika diinisiasi oleh bank dengan pola chip-based, disebut bank-led.

Untuk pengembangan di Indonesia sendiri, BI akan lebih menekankan ke mekanisme pengembangan hybrid, yang menekankan sinergi antara telco dan bank. “Tidak ada anak emas, kita berusaha mendorong keduanya bekerja sama. Telco di infrastruktur dan bank di jaringan nasabahnya,” ujar Ida. Ia menambahkan, dengan bekerja sama, diharapkan bank bisa menggunakan fasilitas telco yang lebih maju dan penetrasi infrastrukturnya yang lebih luas. Dan sebaliknya, telco bisa memakai jaringan ATM bank untuk top up instrumen e-money.

Dengan bersinergi, telco diharapkan dapat menjadi jembatan bagi perbankan untuk masuk ke komunitas unbanked. Sinergi keduanya dapat meningkatkan edukasi terhadap konsumen yang belum terjamah oleh institusi keuangan formal mengenai manfaat yang dapat diperoleh dari perbankan.

Jafei B. Wuysang

Foto: Fadjar A.

(Tulisan disarikan dari Majalah Warta Ekonomi Edisi No. 07/XXV/2013)

Penulis: Jafei B. Wuysang

Editor: Fadjar Adrianto

Recomended Reading

Executive Brief

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/newsflash.php

Line Number: 7

Recommended Reading

Sabtu, 25/04/2015 20:13 WIB

Menaker: Indonesia-Afsel Percepat Pelatihan Kerja Bersama

Sabtu, 25/04/2015 17:47 WIB

Menteri Rini: Revitalisasi Pabrik Gula Diharapkan Tuntas 2017

Sabtu, 25/04/2015 14:47 WIB

Mensos: Gus Dur Berpeluang Jadi Pahlawan Nasional

Sabtu, 25/04/2015 13:26 WIB

Perwakilan Negara Terpidana Mati Datangi Kejari Cilacap

Sabtu, 25/04/2015 06:13 WIB

DPR Dorong Pemerintah Bahas Revisi UU KUP

Jum'at, 24/04/2015 21:57 WIB

Ini Isi Deklarasi "Smart City" di KAA

Jum'at, 24/04/2015 19:09 WIB

Said Didu: Pembubaran Petral Supaya Pertamina Efisien

Jum'at, 24/04/2015 16:51 WIB

Mesin Pesawat Lion Air Meledak