Market Indices

Dahlan Iskan Akan Patuh Terhadap Keputusan Mengenai Outsourcing BUMN

Oleh Ihsan - Rubrik Nasional

09 September 2013 15:15:00 WIB

WE.CO.ID - Menteri BUMN Dahlan Iskan menegaskan akan patuh terhadap Undang-Undang dan akan menaati hasil keputusan Panja Outsourcing DPR  nantinya. Menurutnya, secara umum soal ketenagakerjaan BUMN dan perusahaan swasta lain harus tunduk dengan regulasi Kementerian Tenaga Kerja. Sehingga, jika terjadi pelanggaran, maka mekanisme penyelesaiannya sama dengan perusahaan lainnya.

Dahlan meminta keputusan tegas dari Panja Outsourcing Komisi IX DPR dan apapun yang Panja putuskan, maka Kementerian BUMN akan menaatinya.

Sementara itu, menurut Indra dari Fraksi PKS jika kegiatan outsourcing ditiadakan, maka akan mengganggu proses produksi. Akan tetapi, Kemenakertrans sebelumnya telah menetapkan nota penetapan dimana outsourcing tidak diperbolehkan. Menurutnya, sebaiknya setiap nota penetapan harus segera dilaksanakan. Dan, seluruh perusahaan BUMN perlu dibuatkan nota penetapan masing-masing sehingga dapat terlihat jelas apa saja hal-hal yang dapat dioutsourcingkan atau tidak di Kementerian BUMN.

Adapun anggota DPR lainnya, Rieke, menentang keras jika outsourcing diturunkan pada persoalan tender. Karena menurutnya proses ketenagakerjaan tidak berhubungan dengan proses tender. Dimana Undang-Undang telah mengatur, dan koperasi juga bukanlah perusahaan penyedia ketenagakerjaan. Dan mengenai persoalan upah dimana adanya inpres tentang upah menurutnya harus ditolak karena harus disesuaikan dengan UU.

Sedangkan anggota DPR Okky Asokawati menyoroti mengenai penyelesaian kasus BUMN dan meminta tindakan jelas agar tenaga outsourcing dapat jelas jenjang karir kedepannya.

(Yuni E)

Foto : SY

Penulis: Yuni Ekowati

Executive Brief

Dahlan akui kesulitan untuk selamatkan usaha PT Merpati Nusantara Airline.

Dahlan: Proyek jalan tol Trans-Sumatera terapkan pola "bangun jual".

Garuda Indonesia Travel Fair 2014 bukukan transaksi Rp 223,065 miliar.

Dahlan pastikan tidak akan ada pergantian direksi BUMN sebelum terbentuknya pemerintahan baru.

Semarang jadi pasar potensial bagi sektor pariwisata.

Pemprov Jatim imbau masyarakat dirikan bangunan atau properti ramah lingkungan.

Pemerintah diminta perbanyak standardisasi sehingga produk dalam negeri siap hadapi MEA.

Investor asal Surabaya kian minati beragam produk properti di Australia.

BI terbitkan empat aturan penyempurnaan ketentuan transaksi valas.

Menkeu: Isu normalisasi kebijakan moneter The Fed sebabkan kekhawatiran pelaku pasar keuangan.

OJK: Pendidikan keuangan pada masyarakat dapat tingkatkan pemanfaatan produk perbankan.

BRI akan realisasikan satu unit Kapal Teras pada tahun ini.

Banggar DPR sepakati postur pinjaman luar negeri RAPBN 2015 sebesar Rp 23,8 triliun.

Entertainment & Life Style

14 September 2014 - Entertainment & Life Style

Indosat Perbarui Jaringan di Empat Kota

13 September 2014 - Olahraga

Timnas Senior Dijadwalkan Hadapi Lebanon