Market Indices

CIMB-Principal: Reksa Dana Syariah Jadi Alternatif Investasi

Rubrik Bursa

10 September 2013 08:29:00 WIB

WE.CO.ID - PT CIMB-Principal Asset Management menilai reksa dana syariah dapat menjadi salah satu pilihan tepat sebagai alternatif investasi di tengah ketidakpastian ekonomi dan gejolak pasar.

Fund Manager CIMB-Principal Cholis Baidowi di Jakarta, Senin (9/9/2013), mengatakan reksa dana syariah memiliki potensi sebagai alternatif diversifikasi yang defensif pada pasar saat ini.

"Reksa dana syariah dapat unggul karena tidak memiliki saham perbankan," ujar Cholis saat jumpa pers.

Cholis mencontohkan Bank Indonesia yang memperkuat kebijakan moneter dengan pembatasan rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) menjadi 92 persen dan naiknya giro wajib minimum menjadi empat persen, yang menurutnya akan memperlambat pertumbuhan pinjaman perbankan yang berujung pada perlambatan pendapatan.

"Jika kita lihat lagi, sektor perbankan memiliki bobot yang besar di IHSG sekitar 25 persen, hal inilah yang menyebabkan pertumbuhan pendapatan per saham (EPS) yang lebih lambat pada IHSG dibandingkan dengan Jakarta Islamic Index (JII)," tutur Cholis.

Selain itu, lanjut Cholis, saham dengan tingkat hutang yang tinggi di atas 45 persen tidak akan masuk ke dalam daftar saham syariah di mana saham tersebut mendapatkan tekanan dari tingkat suku bunga yang terus naik atas inflasi tinggi.

"Secara keseluruhan, hal ini terbukti pada 2005-2006 dan 2008-2009, JII mampu mengungguli IHSG 12-14 persen dan LQ45 10-12 persen. Bahkan selama tahun berjalan 2013, sudah mengungguli IHSG 11 persen dan LQ45 14 persen," kata Cholis.

Cholis menambahkan, pihaknya juga memiliki reksa dana saham CIMB Principal Islamic Equity Growth Syariah di mana sejak awal tahun hanya terkoreksi 1,27 persen dibandingkan dengan IHSG yang terkoreksi 2,82 persen dan indeks reksa dana saham lainnya turun 4,11 persen per 30 Agustus 2013.

Dana kelolaan tersebut telah tumbuh 273 persen dari sejak awal tahun, di mana secara industri dana kelolaan reksa dana hanya tumbuh 0,65 persen dalam periode yang sama. (Ant)

Redaksi

Foto: freemalaysiatoday.com

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Executive Brief

FREN - PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) akan menerbitkan saham baru tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (non HMETD) atau private placement .

DART - PT Duta Anggada Realty Tbk menyatakam siap melepas salah satu aset properti investasi perseroan yang berlokasi di Jakarta Timur

TLKM - PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. mendulang dana Rp3,3 triliun dari hasil penjualan kembali treasury stock.

SMGR - PT SGG Prima Beton, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk., menambah penyertaan saham di PT Varia Usaha Beton senilai Rp60,97 miliar.

MEDC - PT Medco Energi International Tbk. terancam batal mengakuisisi PT Newmont Nusa Tenggara lantaran aksi penerbitan saham baru melalui rights issue belum disetujui pemegang saham.

MAMI - PT Mas Murni Indonesia Tbk (MAMI) tahun ini memproyeksikan pendapatan meningkat 10% dibandingkan capaian tahun lalu.

CPIN - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menargetkan pertumbuhan pendapatan mencapai 15% hingga akhir tahun ini.

Bappenas - Bappenas tengah menanti peraturan pemerintah untuk memiliki kewenangan penganggaran dan perencanaan.

Pelindo - PT Pelabuhan Indonesia II diminta menata ulang operasional terminal domestik dan internasional di Pelabuhan Tanjung Priok untuk mengefisienkan layanan jasa kepelabuhanan.

Bank - Perbankan mulai menyiapkan instrumen yang dapat dimanfaatkan oleh para nasabah untuk menampung dana repatriasi menyusul sudah pengesahan UU Pengampunan Pajak.

Perikanan - Pengusaha pengolahan ikan akan kembali menghadapi fase menipisnya bahan baku saat mendekati Lebaran dan satu minggu sesudahnya.

PLTU - Sejumlah penuntasan pembiayaan proyek pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU akan dipercepat agar tahap konstruksi bisa dikerjakan lebih awal.

Properti - PT Colliers International Indonesia melansir penjualan lahan industri hingga paruh pertama tahun ini mencapai 48,42 hektare atau hanya 14% dari realisasi penjualan tahun lalu.

APKI - Memasuki kuartal II/2016 pelaku industri pulp dan kertas lebih mengandalkan pasar domestik karena pertumbuhannya lebih tinggi yaitu mencapai 30%.

BBM - Kementerian ESDM memperkirakan besaran subsidi bahan bakar minyak dalam APBNP 2016 diperkirakan cukup hingga akhir tahun jika harga minyak mentah stabil seperti posisi saat ini.

APBN-P TA 2016 - Dana Desa sebesar Rp46.982,1 miliar. Terdiri dari: Dana Perimbangan sebesar Rp705.458,9 miliar dan Dana Insentif Daerah sebesar Rp5.000,0 miliar serta Dana Otonomi Khusus dan Dana Keistimewaan D.I Yogyakarta  sebesar Rp18.811,9 miliar.

APBN-P TA 2016 - Dana Perimbangan terdiri dari: 1) Dana Transfer Umum sebesar Rp494.436,7 miliar. 2) Dana Transfer Khusus sebesar Rp211.022,2 miliar.

Tax Amnesty - Definisi pengampunan pajak adalah penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan, dengan membayar uang tebusan.