Market Indices

Citra Negatif Aburizal Menonjol Di Sosmed

Oleh Ihsan - Rubrik Politik

24 September 2013 21:33:00 WIB

WE.CO.ID - Jakarta, Bakal calon Presiden dari Partai Golkar, Aburizal Bakrie, mendapat kesan negatif paling menonjol dalam perbincangan di media sosial dibandingkan tokoh lainnya yang difavoritkan maju pada pemilihan Presiden 2014, demikian hasil survei lembaga peneliti perbincangan politik Politicawave.

"Perbincangan negatif Aburizal mencapai 44 persen, kesan positifnya hanya sembilan persen" kata Direktur Politicawave Yose Rizal di Jakarta, Selasa.

Menurut Yose, perbincangan mengenai Aburizal atau yang akrab disapa Ical, masih didominasi oleh citra perusahaannya, Lapindo, yang terlibat dalam bencana lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur.

Selain itu, berbagai tindakan Aburizal pada beberapa waktu terakhir, seperti penolakan terhadap jurnalis saat "openhouse" Idul Fitri 2013, juga telah memicu sentiman negatif luas.

Yose mengatakan perbedaan pendapat di tubuh partai Golkar mengenai pencapresan Ical hingga memunculkan wacana evaluasi pencapresan dia juga masih menjadi wacana menarik yang terus diperbincangkan di media sosial.

Dari data yang dipaparkan Yose, faktor-faktor lain yang memicu sentimen negatif di antaranya penggunaan media massa secara masif oleh Ical untuk berkampanye, dan isu mengenai utang perusahaannya.

Di sisi lain, kata Yose, Ical mendapat suntikan popularitas ketika dirinya disebut sebagai capres ideal oleh tujuh purnawirawan jenderal TNI, kemudian kegiatan safari politik ke daerah dan dukungan dari mantan Presiden BJ Habibie.

Beberapa bakal calon presiden seperti Prabowo Subianto dari Partai Gerindra mendapat popularitas positif yakni 22 persen dibanding citra negatif 16 persen.

Kemudian bakal capres dari Partai Hanura, Wiranto, tidak berbeda jauh dengan Ical, mendapat kesan positif empat persen dan citra negatif sebanyak 14 persen.

Gubernur DKI Joko Widodo yang belum mendeklrasikan diri akan maju pada pemilu presiden, mencatat perbincangan tentang dirirnya mengandung kesan positif sebesar 13 persen dan citra negatif hanya dua persen.

Tokoh-tokoh lainnya seperti Jusuf Kalla, Pramono Edhie Wibowo, Dahlan Iskan, mendapat kesan negatif dengan persentase yang lebih rendah dari Ical.

Survei dan analisis yang dilakukan Politicawave dilakukan selama enam bulan sejak 1 Maret hingga 31 Agustus 2013 dengan menyaring 3.994.528 percakapan di media sosial dengan pengguna media sosial aktif sebanyak 1.156.874 orang.

Media sosial yang dimaksud adalah twitter, facebook, blog, youtube, juga mempertimbangkan perbincangan para kandidat bakal calon presiden dari pemberitaan media online. (Ant)

Foto : SY

Recomended Reading

Senin, 01/09/2014 14:03 WIB

Sambut MEA 2015, KKP Siapkan SDM Unggul

Senin, 01/09/2014 11:11 WIB

BI Bantu Petani Bawang di Simalungun

Senin, 01/09/2014 09:12 WIB

Fraksi PKS: RUU KKG Berpotensi Rugikan Perempuan

Executive Brief

BI: Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2014 lebih baik dari perkiraan bank sentral.

Bappenas sandingkan program prioritas Jokowi dengan program kebijakan SBY.

Pengamat: Pemerintah perlu genjot pertumbuhan ekonomi yang lambat.

BI isyaratkan akan terus menahan suku bunga acuan.

BPS catat kenaikan tarif tenaga listrik menjadi salah satu komoditas penyumbang laju inflasi.

KSEI harapkan bank pembayaran transaksi bursa terintegrasi dengan fasilitas AKSes.

Wamenkeu: Target laju inflasi hingga akhir 2014 sebesar 5,3 persen dapat tercapai.

OJK akan bentuk tim pengembang surat utang.

Pengamat: Pembiayaan perbankan nasional masih terbatas dalam pembangunan infrastruktur.

OJK: Tingkat kepercayaan investor terhadap instrumen investasi reksa dana meningkat.

Harga kebutuhan pokok di Biak Numfor relatif stabil.

Pemerintah siapkan langkah terobosan untuk dorong pemulihan hutan yang alami kebakaran.

Penjualan BBM bersubsidi jenis premium dan solar di Biak Numfor masih normal. 

Bali raih devisa sebesar 50.745,77 dolar AS dari ekspor kerajinan tulang.

Selandia Baru nilai Makassar tempat yang menjanjikan di bidang investasi pangan. 

BI sarankan industri hijau cari pasar baru.

Hipmi usulkan agar pemerintah tidak naikkan harga solar bersubsidi.

Peluang industri nutrisi termasuk susu di Indonesia dinilai semakin prospektif.

Citilink Indonesia bersinergi dengan operator akomodasi pariwisata Best Western International.

Garuda Indonesia akan lakukan investigasi penyebab meninggalnya Kapten Ramdanto.

Recommended Reading

Selasa, 02/09/2014 05:58 WIB

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Senin, 01/09/2014 16:04 WIB

OJK Cabut Izin PT Cahyagold Prasetya Finance

Senin, 01/09/2014 14:07 WIB

BPS: Ekspor Juli 2014 Turun 6,03%

Senin, 01/09/2014 13:17 WIB

BPS Catat Inflasi Agustus 2014 Sebesar 0,47%

Senin, 01/09/2014 05:59 WIB

Manufacturing Hope 142 - Agar Aset Rp30 Triliun Tidak Mubazir

Minggu, 31/08/2014 10:46 WIB

Kolom Yuswohady: Kelas Menengah Muslim dan Pasar Halal

Minggu, 31/08/2014 10:12 WIB

Kolom: Pekerjaan Rumah Pemerintah Baru

Sabtu, 30/08/2014 18:08 WIB

Kadin Apresiasi Kebijakan Tegas Terkait BBM

Entertainment & Life Style

31 Agustus 2014 - Olahraga

Chelsea Tundukkan Everton