Market Indices

BEI : Hari Ini Ada Dua Perusahaan Yang Melakukan Mini Expose

Oleh Ihsan - Rubrik Bursa

04 Oktober 2013 18:00:00 WIB

WE.CO.ID - Jakarta, Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan pada hari ini (4/10/2013) terdapat dua perusahaan yang melakukan mini expose, yaitu PT Asuransi Mitra Maparya dan PT Bank Ina Perdana (Bank Ina).

"Tadi pagi Asuransi Mitra Maparya telah melakukan mini expose kemudian nanti sore akan ada Bank Ina  yang melakukan mini exposenya," ungkap Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen, di Jakarta, Jumat (4/10/2013).

Lebih lanjut Hoesen menjelaskan bahwa, PT Asuransi Mitra Maparya berencana untuk melepas sebsar 25% sahamnya ke publik dengan menggunakan buku keuangan Juni 2013.

"Saat ini aset Asuransi Mitra Maparya sebesar Rp350 miliar. Kalau Bank Ina, tunggu nanti sore saja. Mereka kan belum melakukan mini expose," jelas Hoesen.

Asuransi Mitra Maparya telah menunjuk PT Kresna Graha securindo atau Krena Securities, untuk menjadi penjamin emisinya (underwriter) dalam perencanaan IPO ini.

Sekedar informasi, PT Asuransi Mitra Maparkarya merupakan bagian dari Kalbe Group dan saat ini memiliki tiga kantor cabang dan 12 kantor perwakilan yang tersebar diseluruh Indonesia. Sedangkan, PT Bank Ina Perdana saat ini telah memiliki 22 kantor yang terdiri dari kantor, cabang pembantu dan kantor kas.

(Annisa Nurfitriani)

Foto : SY

Penulis: Annisa Nurfitriani

Recomended Reading

Kamis, 31/07/2014 16:55 WIB

Kapal Karam Usai Lakukan Ziarah

Kamis, 31/07/2014 18:05 WIB

Hari ketiga Lebaran Harga Daging Masih Tinggi

Kamis, 31/07/2014 04:00 WIB

Capello: Jika Rusia Tidak Percaya, Saya Akan Berhenti

Executive Brief

Petenis Li Na dari Tiongkok mengumumkan absen pada turnamen AS Terbuka bulan depan

Badan Pengusahaan Batam pastikan Pelabuhan Telaga Punggur akan dibangun 3 lantai mulai akhir 2014 dengan anggaran Rp46 miliar

Bank Sulut akan buka layanan hingga kecamatan di Sulut maupun Gorontalo

Kontributor penjualan neto Indoffod Sukses Makmur: grup produk konsumen bermerek (CBP) berkontribusi sebesar 44 persen, Bogasari 24 persen, agrobisnis 17 persen, distribusi 7 persen, budi daya dan pengolahan sayuran 8 persen

Indofood Sukses Makmur: keuntungan grup agrobisnis meningkat tiga kali lipat dikarenakan kenaikan produksi dan harga minyak sawit mentah (CPO)

Indofood Sukses Makmur bukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 34,4 persen menjadi Rp2,29 triliun pada semester pertama 2014

Bank Sulut berikan reward kepada debitur dari PNS

Mahasiswa UNY membuat dan mengembangkan motif batik kontemporer "Anime Batik"

Jokowi ditantang rampingkan kabinet

Abdee Slank: Menteri kabinet Jokowi-JK harus memiliki track record  bersih, jujur, transparan, profesional serta memiliki arah tujuan kerja