Market Indices

KTT APEC - Indonesia Boleh Berbangga di KTT APEC

Oleh Cipto - Rubrik Ekonomi Bisnis

05 Oktober 2013 19:01:00 WIB

WE.CO.ID, Nusa Dua, Bali - Indonesia boleh berbangga karena anggota Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (KTT APEC) di Nusa Dua, Bali, kali ini mendukung hampir seluruh gagasan (deliverables) yang tercakup dalam tiga prioritas utama pertemuan itu.

"Dari 20 gagasan yang diajukan oleh Indonesia dalam forum APEC 2013, sepenuhnya mendapatkan dukungan, namun masih ada beberapa gagasan yang memerlukan sedikit penyesuaian," kata Ketua Pertemuan Terakhir Pejabat Senior (CSOM) APEC 2013 Yuri Thamrin, Rabu (2/10).

Konferensi kali ini bertema "Resilient Asia-Pacific, Engine of Global Growth". Untuk mendukung tema itu Indonesia menetapkan tiga prioritas utama yaitu "Attaining the Bogor Goal" (mewujudkan dan mendukung pencapaian Bogor Goals), "Achieving Sustainable Growth with Equity" (pencapaian pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan adil), serta "Promoting Connectivity" (meningkatkan konektivitas).

Berkaitan dengan itu, dokumen yang diperoleh Antara, Kamis, menyebutkan bahwa Indonesia akan memajukan bidang jasa nasional yang dapat memberikan nilai tambah cukup besar bagi perekonomian melalui prioritas pencapaian Bogor Goals dalam konferensi yang diselenggarakan dengan biaya Rp364,17 miliar atau 35 juta dolar AS itu.

Bagi Indonesia, manfaat dari inisiatif ini adalah terkait pada upaya memajukan bidang jasa nasional, dimana sektor jasa dapat memberikan nilai tambah yang cukup besar bagi perekonomian.

Indonesia juga akan menjaga kepentingannya untuk menciptakan sistem perdagangan internasional yang tidak diskriminatif dan menjamin akses pasar bagi produk-produk ekspor Indonesia, melalui organisasi perdagangan dunia (WTO).

Dokumen itu juga menyebutkan bahwa salah satu usulan utama Indonesia adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap barang/produk yang dapat berkontribusi pada pembangunan yang berorientasi pada lingkungan (green growth), pengurangan angka kemiskinan dan pengembangan pedesaan, termasuk di dalamnya adalah minyak sawit (CPO), karet alam, serta produk kehutanan seperti kertas dan bubur kertas.

Proposal ini menekankan agar pada 2014 dapat dilaksanakan pengkajian oleh APEC guna mengidentifikasi produk-produk tertentu di luar barang manufaktur yang secara signifikan berkontribusi pada tujuan lingkungan, pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan. Hasil kajian ini akan berkontribusi terhadap diangkatnya agenda ini untuk dibahas lebih lanjut di APEC.

Dengan upaya tersebut, diharapkan akan meningkatkan pemahaman anggota APEC atas produk-produk dimaksud, seperti CPO dan karet alam, yang dalam beberapa kesempatan terkena hambatan (restriction) perdagangan di negara tujuan ekspor karena alasan lingkungan.

Atasi koruptor Dokumen tentang gagasan yang tertuang dalam prioritas Achieving Sustainable Growth with Equity juga menyebutkan, gagasan Indonesia untuk membentuk ACT-NET (Anti Corruption Task Force Network) selain sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mencegah dan memberantas tindak pidana korupsi pada tingkat nasional, juga akan memperkuat komitmen pemerintah untuk bekerja sama dengan otoritas penegak hukum dari seluruh anggota ekonomi APEC.

Jaringan kerja sama ini akan difokuskan pada otoritas atau pejabat yang bertanggung jawab dalam menangani kasus korupsi di seluruh anggota ekonomi APEC. Dengan demikian, ACT-NET dapat turut membantu upaya pemerintah RI dalam mengusut kasus-kasus korupsi di luar wilayah Indonesia melalui jalur kerja sama informal dan formal diantara ekonomi APEC.

Berkaitan dengan inklusi keuangan (financial inclusion), bagi Indonesia dengan mempertimbangkan luas wilayah Indonesia, wilayah pedalaman serta yang sulit terjangkau, pengembangan pendekatan yang inovatif untuk meningkatkan eligibilitas keuangan masyarakat miskin dan usaha kecil menengah sangat penting untuk meningkatkan inklusi itu.

Selain itu inovasi teknologi, termasuk "branchless banking", perlu terus dikembangkan untuk mendukung "innovative delivery channels" dalam menjangkau masyarakat yang "unbanked" secara aman.

Mengenai isu pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam prioritas kedua itu, Indonesia akan mendorong daya saing UKM dan membuka kesempatan bagi UKM untuk berpartisipasi dalam perdagangan global. Indonesia juga akan memastikan perhatian khusus akan kebutuhan UKM di tengah krisis ekonomi, termasuk juga UKM yang dimiliki atau dikelola perempuan.

Indonesia juga akan mendorong dan membuka kesempatan bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam perekonomian APEC, dan memastikan perhatian khusus akan kebutuhan perempuan di tengah krisis ekonomi.

Dokumen itu juga menyebutkan bahwa Indonesia menyadari sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki potensi kelautan dan sumber daya laut yang besar di berbagai bidang, seperti misalnya ketahanan pangan, energi terbarukan, transportasi dan pariwisata, harus memanfaatkan kerja sama APEC guna mendukung pembangunan di sektor tersebut.

Konektivitas Indonesia mengharapkan dapat memaksimalkan laju pembangunan ekonomi melalui konektivitas mengingat hal itu berdampak pada penguatan daya saing suatu ekonomi, pengurangan biaya dan waktu, serta peningkatan laju perdagangan, lalu lintas jasa dan manusia.

Indonesia mengusulkan "APEC Framework on Connectivity" yang dirancang sebagai sebuah dokumen strategis dan visioner yang berisi komitmen pemimpin ekonomi APEC untuk memajukan, memperdalam dan memperluas konektivitas fisik, institusional dan perorangan lintas dan lingkar pasifik di APEC, dengan target 2030.

Disebutkan juga bahwa mengingat kebutuhan dana infrastruktur tidak dapat sepenuhnya dipenuhi dengan dana pemerintah, Indonesia memandang penting pengembangan Public Private Partnership (PPP) sebagai salah satu cara untuk mengatasi permasalahan "infrastructure gap" melalui peran serta swasta untuk mendukung pemerintah dalam membangun infrastruktur.

APEC Indonesia 2013 telah membahas dan menggagas APEC Multi-Year Plan on Infrastructure Development and Investment (MYPIDI) yaitu rencana tahun jamak (multi-year) untuk meningkatkan kapasitas pemerintah dalam menyusun dan membangun proyek infrastruktur. Isu ini menjadi bagian dari pencapaian prioritas ketiga "Promoting Connectivity".

Indonesia juga akan mengangkat agenda terkait inisiatif fasilitasi perjalanan yang tengah dikembangkan di APEC, seperti misalnya fasilitasi pemberian visa bagi wisatawan, 'trusted traveler program', "advanced passenger information" dan "tourists friendly airport program".

Sebagai tindak lanjut kesepakatan pemimpin ekonomi APEC, Indonesia pada tahun keketuaan APEC 2013 telah mengajukan sebuah inisiatif untuk mengembangkan APEC Work Plan on Promoting Cross-Border Education Cooperation, yang akan diisi oleh ekonomi APEC dengan berbagai kegiatan dan proyek yang ditujukan untuk mendorong promosi kerja sama pendidikan lintas batas di kawasan Asia Pasifik.

APEC juga telah menyepakati dibentuknya Ad Hoc Coordinating Committee for the Work Plan on Promoting Cross-Border Education Cooperation untuk membantu dalam mengkoordinasikan berbagai masukan kegiatan dari Ekonomi APEC melalui berbagai fora-fora APEC terkait untuk menjadi bagian dari work plan tersebut.

Dalam rencana kerja, Indonesia telah mengajukan usul beberapa kegiatan, di antaranya yaitu upaya pengembangan panduan mobilitas siswa di kawasan, pembangunan kapasitas untuk penerapan National Qualifications Frameworks, pemetaan peraturan yang mendukung "good regulatory practices" untuk pendidikan lintas batas yang berkualitas, dan kerja sama penelitian dan publikasi di antara para peneliti APEC.

Pada masa mendatang diharapkan pengembangan inisiatif ini akan dapat membuka pasar yang lebih luas di kawasan bagi industri pendidikan tanah air serta mendorong konektivitas dan interaksi institusi dan perorangan di kawasan Asia Pasifik.

Dilandasi pemahaman bahwa wilayah Asia Pasifik merupakan wilayah yang sangat rawan bencana alam, maka Indonesia mengusulkan agar dibentuk suatu mekanisme untuk memberikan kemudahan mobilitas/ fasilitasi pergerakan bagi para petugas tanggap bencana dan alat penanggulangan bencana. Pada APEC 2013, Indonesia menggagas dibentuknya suatu "Emergency Response Travel Facilitation" (ERTF). (Ant/Ahmad Buchori)

Redaksi

Foto: Ist.

Recomended Reading

Sabtu, 25/10/2014 10:15 WIB

Pengamat: Isu Ketahanan Pangan Perlihatkan Keseriusan Jokowi

Sabtu, 25/10/2014 19:40 WIB

Puting Beliung Hantam Bogor

Sabtu, 25/10/2014 14:10 WIB

LIPI: KMP Jangan Lupa Tugas Sebagai Pengawas

Kabar EkBis

24 Oktober 2014 - Penerbangan

Garuda akan Resmikan Rute Intra-Kalimantan

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Balai Pustaka Lakukan Kerja Sama dengan INTENS

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Hadapi MEA 2015, RNI Lakukan Pengembangan Bisnis

Kabar Indonesia

25 Oktober 2014 - Politik

Jokowi Putuskan Tak Pakai Juru Bicara

25 Oktober 2014 - Daerah

Puting Beliung Hantam Bogor

Executive Brief

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Kamis-Jumat (30-31 Okt)

Kamis, 30 Oktober:

02:45   Inter Milan vs Sampdoria (Serie A; Kompas TV)

Jumat, 31 Oktober:

02:45   Hellas Verona vs Lazio (Serie A; Kompas TV)

Hasil Pertandingan Ligue 1 Prancis

Paris Saint Germain 3 vs 0 Bordeaux

Hasil Pertandingan Bundesliga Jerman

Augsburg 2 vs 0 Freiburg

Borussia Dortmund 0 vs 1 Hannover 96

Eintracht Frankfurt 4 vs 5 VfB Stuttgart

Hertha Berlin 3 vs 0 Hamburger SV

Hoffenheim 1 vs 0 Paderborn

Hasil Pertandingan Liga BBVA Spanyol

Almeria 0 vs 1 Athletic Bilbao

Real Madrid 3 vs 1 Barcelona

Hasil Pertandingan Liga Serie A Italia

Empoli 0 vs 4 Cagliari

Parma 1 vs 3 Sassuolo

Hasil Pertandingan Liga Premier Inggris

West Ham United 2 vs 1 Manchester City

Liverpool 0 vs 0 Hull City

Southampton 1 vs 0 Stoke City

Sunderland 0 vs 2 Arsenal

West Bromwich Albion 2 vs 2 Crystal Palace

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Senin-Selasa (27-29 Okt):

Senin, 27 Oktober:

00:00   Cesena vs Inter Milan (Serie A; Bein Sport 2)

02:45   AC Milan vs Fiorentina (EPL; Kompas TV)

03:00   Getafe vs Atletico Madrid (La Liga; RCTI)

03:00   Lyon vs Marseille (Ligue 1; Bein Sport 1)

07:30   Sporting KC vs NY Red Bulls (MLS; Bein Sport 1)

Selasa, 28 Oktober:

03:00   Queens Park Rangers vs Aston Villa (EPL; Bein Sport 3)

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Sabtu-Minggu (25-26 Okt):


01:30   Toulouse vs Lens (Ligue 1; Bein Sport 1)

01:30   Werder Bremen vs FC Cologne (Bundesliga; Bein Sport 2)

02:00   Celta Vigo vs Levante (La Liga; MNC Sports 1)

13:30   Persipura Jayapura vs Semen Padang (ISL; K-Vision)

18:10   Millwall vs Cardiff City (Championship Liga Inggris; Bein Sport 1)

18:45   West Ham vs Manchester City (EPL; Bein Sport 3)

19:00   Arema Cronus vs Persela Lamongan (ISL; K-Vision)

21:00   Liverpool vs Hull City (EPL; Bein Sport 3)

21:00   Sunderland vs Arsenal (EPL; Indosiar/Bein Sport 1)

21:00   Southampton vs Stoke City (EPL; Bein Sport 2)

21:00   West Bromwich Albion vs Crystal Palace (EPL; Nex Entertainment)

21:00   Almeria vs Athletic Bilbao (La Liga; MNC Sports 1)

23:00   Real Madrid vs Barcelona (La Liga; RCTI)

23:00   Parma vs Sassuolo (Serie A; Bein Sport 2)

23:30   Swansea City vs Leicester City (EPL; Bein Sport 1, 3)

Minggu, 26 Oktober:

01:00   Bastia vs AS Monaco (Ligue 1; Bein Sport 2)

01:45   Sampdoria vs AS Roma (Serie A; Bein Sport 1)

03:00   Cordoba vs Real Sociedad (La Liga; MNC Sports 1)

06:30   New England Revolution vs Toronto FC (MLS; Bein Sport 2)

09:00   Vancouver Whitecaps vs Colorado Rapids (MLS; Bein Sport 2)

16:30   Persib Bandung vs Mitra Kukar (ISL; RCTI)

20:00   Persebaya vs Pelita Bandung Raya (ISL; K-Vision)

20:30   Burnley vs Everton (EPL; Bein Sport 1)

20:30   Tottenham Hotspur vs Newcastle United (EPL; Bein Sport 3)

21:00   Juventus vs Palermo (Serie A; Bein Sport 2/Kompas TV)

23:00   Manchester United vs Chelsea (EPL; SCTV/Bein Sport 1)

Kabinet Jokowi-JK diumumkan 26 Oktober Pukul 16.00 WIB Di Istana, Pelantikan Senin 27 Oktober.

Bank Mandiri (Persero) bersama Tunas Ridean dan Asco Investindo membentuk perusahaan di bidang pembiayaan

Muhaimin Iskandar, AM Hendropriyono, dan RJ Lino menolak dicalonkan menteri oleh Jokowi-JK.

KHL kabupaten Tangerang sebesar Rp 2,6 juta dari Februari-Oktober 2014, sedangkan DKI Jakarta hanya Rp 2,3 juta

Menurut Ahok metode hitung item KHL antara DKI Jakarta dan Kabupaten Tangerang berbeda

Ijin pertambangan yang disederhanakan meliputi:

- Izin Lokasi Gudang Bahan Peledak
- Izin Lokasi dan Konstruksi Tempat Penimbunan BBC
- Izin Pengangkutan Orang
- Persetujuan Sertifikasi Kelayakan Penggunaan Instalasi
- Perizinan Sertifikasi Kelayakan Penggunaan Peralatan (SKPP)

Perijinan pertambangan yang dipangkas, berikut izin-izin yang dipangkas:

- Persetujuan untuk Permulaan Tahap Eksplorasi
- Persetujuan untuk Perpanjangan Tahap Eksplorasi
- Persetujuan untuk Perpanjangan Tahap Studi Kelayakan
- Persetujuan Akhir Tahap Studi Kelayakan
- Persetujuan untuk Tahap Studi Kelayakan

Recommended Reading

Sabtu, 25/10/2014 10:15 WIB

Pengamat: Isu Ketahanan Pangan Perlihatkan Keseriusan Jokowi

Jum'at, 24/10/2014 03:21 WIB

Kadin Minta Jokowi Atasi Infrastruktur

Jum'at, 24/10/2014 02:54 WIB

Tahun 2018, Ada Dua Ruas Tol Baru di Jakarta

Jum'at, 24/10/2014 01:04 WIB

Belum Ada Menteri, Pengusaha Resah

Jum'at, 24/10/2014 00:38 WIB

Kadin: Jokowi Pasti Tahu Kesulitan Pengusaha

Kamis, 23/10/2014 21:36 WIB

OJK Apresiasi Gagasan Baru "Warta Ekonomi" di Industri Asuransi

Kamis, 23/10/2014 19:27 WIB

Analis: IHSG Bisa Sentuh Level 6.000

Kamis, 23/10/2014 19:14 WIB

Analis: Dampak Buruk Kenaikan BBM Hanya Jangka Pendek

Entertainment & Life Style

21 Oktober 2014 - Entertainment & Life Style

Ini Alasan Pria Senang Bercinta di Pagi Hari