Market Indices

Kuba Tertarik Kerjasama Agribisnis dengan Indonesia

Oleh Cipto - Rubrik Agrikultur

29 Maret 2014 10:01:00 WIB

WE Online, Jakarta - Kuba tertarik untuk menjajaki kerjasama di bidang agribisnis dengan Indonesia, kata Duta Besar Kuba untuk Indonesia, Enna Viant Valdes, saat ditemui Antara di Jakarta, Jumat (28/3/2014).

"Indonesia adalah negara pertanian dan merupakan penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia sementara Kuba memiliki industri pertanian organik dan tembakau," kata Dubes Valdes.

Dia yakin kerjasama bilateral dengan Indonesia bisa saling menguntungkan dua pihak lantaran Kuba juga memiliki fasilitas riset untuk pertanian yang mumpuni.

Selain kerjasama pertanian, Dubes Valdes mengatakan Kuba ingin meningkatkan kerjasama dengan Indonesia di bidang pengembangan obat-obatan.

Menurut informasi dari laman resmi Kementerian Luar Negeri Indonesia www.kemlu.go.id, pada Februari 2014 lalu sudah dijajaki kemungkinan kerjasama bidang obat-obatan antara Indonesia dan Kuba dengan kunjungan delegasi perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia PT. Biofarma ke Ibukota Kuba, Havana.

Kunjungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti upaya kerjasama bidang bioteknologi dengan berbagai perusahaan di Kuba seperti Bio Cuba Farma, Herber Biotech, Finlay Institut dan CIMAB.

Direktur Penjualan dan Pemasaran PT Biofarma, Mahendra Suhardono, menyampaikan bahwa peluang untuk mengembangkan kerjasama di bidang bioteknologi dan farmasi dengan Kuba sangat terbuka.

Selama kunjungan, berhasil dilakukan penandatanganan kesepakatan antara CIMAB dan PT. Biofarma terkait pembelian produk obat ginjal, selain itu juga terdapat penandatanganan Penjajakan Kerjasama antara PT. Biofarma dan Finlay Instituto serta Herber Biotec S.A. (Ant)

Foto: SY

Executive Brief

Dahlan akui kesulitan untuk selamatkan usaha PT Merpati Nusantara Airline.

Dahlan: Proyek jalan tol Trans-Sumatera terapkan pola "bangun jual".

Garuda Indonesia Travel Fair 2014 bukukan transaksi Rp 223,065 miliar.

Dahlan pastikan tidak akan ada pergantian direksi BUMN sebelum terbentuknya pemerintahan baru.

Semarang jadi pasar potensial bagi sektor pariwisata.

Pemprov Jatim imbau masyarakat dirikan bangunan atau properti ramah lingkungan.

Pemerintah diminta perbanyak standardisasi sehingga produk dalam negeri siap hadapi MEA.

Investor asal Surabaya kian minati beragam produk properti di Australia.

BI terbitkan empat aturan penyempurnaan ketentuan transaksi valas.

Menkeu: Isu normalisasi kebijakan moneter The Fed sebabkan kekhawatiran pelaku pasar keuangan.

OJK: Pendidikan keuangan pada masyarakat dapat tingkatkan pemanfaatan produk perbankan.

BRI akan realisasikan satu unit Kapal Teras pada tahun ini.

Banggar DPR sepakati postur pinjaman luar negeri RAPBN 2015 sebesar Rp 23,8 triliun.

Entertainment & Life Style

14 September 2014 - Entertainment & Life Style

Indosat Perbarui Jaringan di Empat Kota

13 September 2014 - Olahraga

Timnas Senior Dijadwalkan Hadapi Lebanon