Market Indices

Panglima Baru Perusahaan Negara: Rudy Setyopurnomo, Dirut PT Merpati Nusantara Airlines (6)

Oleh Ihsan - Rubrik Ekonomi Bisnis

17 Juni 2012 11:00:00 WIB

Bila sebelumnya duduk sebagai komisaris utama PT Merpati Nusantara Airlines, Rudy Setyopurnomo kemudian dipercaya turun langsung mengelola perusahaan penerbangan ini dengan menjadi dirut. Sebelumnya Rudy pernah menjabat sebagai dirut PT Indonesian Airlines.

    Rudy diharapkan bisa memperbaiki kinerja Merpati yang memburuk. Pada 2011 perusahaan tercatat merugi Rp750 miliar dan pada kuartal I 2012 kembali merugi Rp250 miliar. Buruknya kinerja perusahaan dikarenakan rendahnya tingkat keterisian yang hanya 7% untuk setiap penerbangan, bahkan bisa mencapai 0%.

    Rudy menargetkan enam bulan pasca pelantikannya sebagai dirut, Merpati bisa mulai mencatatkan laba. Dan, ketika perusahaan berhasil mencapai tingkat keterisian minimal 80%, Merpati akan mulai menambah armada pesawat.


(redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: SY

Sumber: Warta Ekonomi No.11/2012

Recomended Reading

Selasa, 15/04/2014 12:01 WIB

Bosan Macet, Warga Jakarta Tunggu MRT

Selasa, 15/04/2014 09:29 WIB

Wah, Ternyata Sebagian Pembeli Apartemen Mewah Australia WNI

Selasa, 15/04/2014 22:35 WIB

Jokowi Ogah Berkoalisi

Kabar EkBis

15 April 2014 - Infrastruktur

PLN Bangun Proyek CNG Rp 1,6 Triliun

15 April 2014 - Ekonomi Bisnis

Astra Otopart Bagi Dividen Rp402,477 Miliar

Kabar Indonesia

16 April 2014 - Politik

Jokowi: Petani Perlu Pendampingan

16 April 2014 - Politik

Prabowo Kunjungi Said Aqil

Executive Brief

Ekonom BNI: Ketidakpastian pasar uang berlangsung sampai Pilpres.

Adidas dan Chelsea luncurkan seragam tandang untuk musim 2014/15.

The Guardian Us dan The Washington Post raih Pulitzer Prize tahun ini.

Jokowi: Saya belum menemukan bakal cawapres yang tepat.

Jokowi: Bentuk kabinet kerja bukan kabinet politik

Bank Mutiara lakukan restrukturisasi kredit bermasalah Rp 135,8 M.

Selasa (15/4), saham Lorena dibuka Rp 895 atau melemah 5 poin dari harga IPO.

BEI: Aturan IPO sektor tambang segera dipatenkan.

BEI: APEX masuk dalam kategori saham tidak wajar.

Realisasi PMA dan PMDN akan tembus Rp 456 triliun tahun ini.

BPK temukan 10.996 kasus penyimpangan senilai Rp 13,96 triliun.

Gapkindo: Puluhan ribu ton karet gagal ekspor akibat mogok di Pelabuhan Belawan.

PBNU tentang wacana pembentukan poros baru parpol berbasis Islam.

Djayadi Hanan: PDI-P tak akan calonkan JK sebagai pendamping Jokowi.

Citilink catat tranksasi penjualan sebesar Rp 1,5 miliar dalam GITF 2014.

OJK keluarkan aturan konglomerasi keuangan pada Kuartal III 2014.

JPMorgan laporkan penurunan laba bersih kuartal I 2014 sebesar 19%.

Bank Agris akan lepas 20% sahamnya pada semester I 2014.

Intelijen Rusia: Pesawat MH370 dibajak teroris Afghanistan.

Pemprov Bali: Sepatu produk Bali beri devisa US$ 1,35 juta, Februari 2014.

Investasi pembangunan Sinarmas MSIG Tower capai Rp 1,5 triliun.

BPK: Audit elektronik merupakan pencegahan KKN secara sistemik.

Bank Mayapada akan terbitkan obligasi Rp 700 miliar pada Juli 2014.

Pemerintah akan terbitkan Saving Bonds Ritel Mei mendatang

Pemerintah lelang obligasi berjumlah indikatif Rp 8 T pada 15 April 2014.

Entertainment & Life Style

14 April 2014 - Entertainment & Life Style

Indosat Beri Penghargaan Legenda Sepak Bola Indonesia

14 April 2014 - Travel

Penumpang Kapal dari Bali Merosot