Market Indices

10 Negara dengan Anggaran Militer Terbesar di Dunia

Oleh Ihsan - Rubrik Ekonomi Bisnis

25 Juni 2012 13:00:00 WIB

Besar kecilnya anggaran militer suatu negara setiap tahunnya biasanya berkorelasi dengan dinamika konflik, perang, atau ancaman terhadap kedaulatan negara yang bersangkutan. Setiap negara yang perekonomiannya berkembang biasanya membutuhkan perlindungan anggara militer yang lebih besar pula.


    Awal Februari lalu, senyum bangga tampak terpancar dari segenap prajurit dan perwira TNI Angkatan Laut. Maklum saja, setelah menunggu hampir 730 hari, institusi bersemboyan “Jalesveva Jayamahe” ini kembali menghadirkan kapal selam kebanggaannya, KRI Nanggala-402, Senin (6/2), di Surabaya. Armada laut unggulan ini sebelumnya masuk dok Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering di Okpo, Korea Selatan, untuk merevitalisasi sistem manajemen tempur, chassis, dan navigasi berbasis teknologi tinggi

    Primanya kembali KRI Nanggala menjadi salah satu penahbisan dari sekian banyak agenda revitalisasi alat utama sistem senjata (alutsista) TNI ke depan. Sebelumnya, pada Rapim TNI, Rabu (18/1), di Jakarta, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan bahwa hingga tahun 2014 mendatang, TNI akan mendapat tambahan anggaran untuk pembelian dan revitalisasi alutsista TNI sebesar Rp150 triliun. “Mulai tahun ini, setahap demi setahap sistem persenjataan TNI akan menyamai alutsista di negara tetangga,” ujar dia.

    Lebih lanjut, Menhan juga menjelaskan bahwa dalam pembangunan Minimum Essential Force, pengadaan alutsista ke depan akan mengutamakan penggunaan produksi industri domestik. Jika produksi dari dalam negeri belum memungkinkan, maka pengadaan alutsista bisa dilakukan dengan opsi produksi bersama (joint production). Apabila hal itu juga belum memungkinkan, maka terbuka opsi melakukan pembelian dari luar negeri.

    Namun, ironisnya, di tengah banyaknya kemajuan yang ada, rupanya masih saja ditemui ketidaksepahaman antara pihak-pihak yang berkenaan dengan objek alutsista. Baru-baru ini, publik disuguhi kontroversi rencana pembelian 100 kendaraan lapis baja (tank) Leopard 2A4 buatan Jerman. TNI beranggapan bahwa Indonesia sangat membutuhkan tank Leopard untuk menjaga kedaulatan, khususnya daerah perbatasan, karena sejauh ini Indonesia belum mampu membuat tank berat. Sementara itu, Komisi I DPR, yang membidangi masalah pertahanan, menilai Leopard tidak sesuai dengan konstruksi transportasi dan dikhawatirkan akan mereduksi struktur tanah Indonesia yang kaya humus.

    Ketika polemik tak kunjung usai, rasanya kita seperti menertawakan diri sendiri. Bayangkan saja, negara-negara jiran, seperti Malaysia, Singapura, Vietnam, atau Kamboja, sekalipun sudah jauh merestorasi angkatan perangnya, tidak tanggung-tanggung menggelontorkan dana untuk memodernisasi perangkat dan infrastruktur pertahanannya. Bagaimana dengan dunia? Pada edisi kali ini, Warta Ekonomi menampilkan 10 negara dengan anggaran militer terbesar di dunia. Berikut nukilannya.

1.    Amerika Serikat

    Pascaserangan teroris 9/11 satu dekade silam, Amerika Serikat begitu trauma pada indikasi yang berkenaan dengan keamanan negaranya. Sebagai langkah antisipasi, mereka pun terus berpacu untuk menciptakan sistem persenjataan  mutakhir. Pada 2011 lalu, sedikitnya US$698 miliar keluar dari kocek pemerintah Obama. Anggaran tinggi itu tidak lepas dari kebijakan luar negeri AS yang preemptive strike terhadap terorisme. Upaya menggulingkan Khadafy dari tampuk kekuasaan Libya juga meningkatkan anggaran militer negeri Obama ini.

2.  Cina

    Inilah negara superpower baru yang siap menandingi kedigdayaan Amerika. Keajaiban pertumbuhan ekonomi satu dasawarsa terakhir mendorong Cina merevitalisasi seluruh aspek bernegaranya, tidak terkecuali sektor pertahanan. Pada 2011, Negeri Tirai Bambu ini mengeluarkan dana sebesar US$114 miliar atau naik 189% dibandingkan tahun sebelumnya. Anggaran yang nilainya 100 kali lipat lebih besar dibanding anggaran militer Indonesia tahun 2012 ini sebagian besar digunakan untuk belanja dan operasional tentara yang jumlahnya ditaksir mencapai 5,4 juta personel.

3.     Perancis

    Semangat Napoleon Bonaparte, panglima perang Perancis paling terkenal, rasanya tidak akan lekang oleh zaman. Buktinya tampak dari tidak pernah berhentinya publik memperbincangkan kegigihan dan strategi ciamik Sang Jenderal Kecil (Le Petit General). Berabad-abad setelah kisah hegemoni itu, semangat serupa tercermin dari bagaimana Presiden Nicolas Sarkozy membangun kekuatan pertahanannya dengan mengguyurkan dana US$61,3 miliar.

4.     Inggris   

     Siapa yang tidak kenal dengan para militer SAS, Royal Air Force, atau Royal Navy? Reputasi militer ketiga pilar angkatan perang Kerajaan Inggris  itu sudah demikian teruji pada Perang Dunia I, II, dan Perang Pasifik. Terakhir mereka juga ikut terlibat dalam perang melawan teroris bersama sekutunya, Amerika Serikat, di Afghanistan. Walau krisis keuangan Eropa belum juga beranjak, hal itu tidak menjadikan Inggris lemah. Pada 2011, anggaran pertahanan yang dikeluarkan Downing Street 10th ditaksir sebesar US$57,4 miliar.

5.     Rusia

    Kala masih bernaung di dalam Uni Soviet, Rusia adalah negara terkuat yang menopang blok kiri pesaing negara-negara Barat yang dipimpin Amerika Serikat. Setelah runtuhnya Pakta Warsawa pada tahun 1992, Rusia hingga kini tetap menjadi barometer kekuatan militer dunia. Pada 2011 lalu, negara yang dipimpin oleh PM Vladimir Putin ini menggelontorkan anggaran pertahanan sebesar US$52,6 miliar. Dana sebesar itu, antara lain, untuk menopang operasional 650 jet tempur, 525 kapal perang, dan lebih dari 1,2 juta personel militer.

6.     Jepang

    Inilah kekuatan militer terkuat di Benua Kuning setelah Cina. Sejak 1967, Negeri Matahari Terbit ini konsisten mempertahankan anggaran militernya hanya sebesar 1% terhadap PDB-nya. Lebih dari itu, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, negeri beribu kota Tokyo ini justru mengalami penurunan anggaran 1,7%. Gambaran ini menjadi daya tarik tersendiri karena pada saat bersamaan negara-negara Asia Timur lainnya justru menggenjot anggaran militernya. Tahun lalu, Jepang menganggarkan sebesar US$51,4 miliar.

7.     Jerman

    Reputasi Jerman dalam Perang Dunia akan mengingatkan siapa saja bahwa negeri ini adalah benchmark militer andal. Hal itu dapat dilihat dari tingginya permintaan dunia terhadap angkatan bersenjata Jerman pada beberapa tahun terakhir, khususnya di Afghanistan. Pada 2010, Kanselir Angela Merkel membuat terobosan besar dengan menyetujui penghapusan wajib militer dan paket pemotongan anggaran pertahanan. Kekuatan militer profesional menjadi prioritas pemerintahannya. Untuk merealisasi program revitalisasi itu, pemerintah Jerman menganggarkan dana sebesar US$46,8 miliar.

8.     Arab Saudi    

    Dari kawasan Timur Tengah, muncul Arab Saudi sebagai negara yang memiliki anggaran belanja militer terbesar. Negeri kerajaan ini memiliki anggaran militer hingga US$39,2 miliar                                                                                                                       pada 2011. Nominal itu bisa saja bergeser menjadi lebih besar jika aksi massa oposisi yang menuntut perubahan sistem kepemimpinan terus menjalar seperti virus dari satu negara ke negara lain. Anggaran pertahanan negeri ini  adalah 11,2% dari total PDB-nya atau yang tertinggi dibandingkan negara-negara Arab lainnya.

9. Italia


    Berdasarkan kajian dari Badan Intelijen Amerika Serikat, kekuatan militer Italia pada 2011 lalu termasuk dalam 20 kekuatan militer terbaik di dunia. Tidak heran jika negeri ini kemudian dipercaya sebagai salah satu kekuatan utama NATO pada daerah-daerah operasinya, termasuk di Afghanistan. Januari lalu, PM Italia Mario Monti membuat pernyataan bahwa Italia tidak akan meninggalkan Afghanistan. Namun, mereka akan ditarik mundur bersama kontingen pimpinan NATO lainnya pada 2014. Untuk menunjang misi ini, anggaran pertahanan yang disiapkan adalah sebesar US$38,3 miliar.

10.     India


        Dari belahan Asia, tampillah India sebagai kekuatan militer terkuat setelah Cina. Negeri beribu kota New Delhi ini menganggarkan dana pertahanannya sebesar US$36,3 miliar pada 2011 lalu. Sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, India sangat memandang penting kuatnya pertahanan. Terlebih, dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, negeri PM Mahmohan Singh ini rentan dengan konflik Kashmir dan resisten dengan negara jirannya, Pakistan.###

FEKUM ARIESBOWO W.  

(redaksi@wartaekonomi.com)
Foto: US Army
Sumber: Warta Ekonomi No.04/2021

Recomended Reading

Kabar EkBis

24 Oktober 2014 - Penerbangan

Garuda akan Resmikan Rute Intra-Kalimantan

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Balai Pustaka Lakukan Kerja Sama dengan INTENS

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Hadapi MEA 2015, RNI Lakukan Pengembangan Bisnis

Kabar Indonesia

25 Oktober 2014 - Politik

Pengumuman Kabinet Minggu Sore

25 Oktober 2014 - Politik

Masuk Bursa Kabinet, Rumah Wiranto Sepi

Executive Brief

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Kamis-Jumat (30-31 Okt)

Kamis, 30 Oktober:

02:45   Inter Milan vs Sampdoria (Serie A; Kompas TV)

Jumat, 31 Oktober:

02:45   Hellas Verona vs Lazio (Serie A; Kompas TV)

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Senin-Selasa (27-29 Okt):

Senin, 27 Oktober:

00:00   Cesena vs Inter Milan (Serie A; Bein Sport 2)

02:45   AC Milan vs Fiorentina (EPL; Kompas TV)

03:00   Getafe vs Atletico Madrid (La Liga; RCTI)

03:00   Lyon vs Marseille (Ligue 1; Bein Sport 1)

07:30   Sporting KC vs NY Red Bulls (MLS; Bein Sport 1)

Selasa, 28 Oktober:

03:00   Queens Park Rangers vs Aston Villa (EPL; Bein Sport 3)

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Sabtu-Minggu (25-26 Okt):


01:30   Toulouse vs Lens (Ligue 1; Bein Sport 1)

01:30   Werder Bremen vs FC Cologne (Bundesliga; Bein Sport 2)

02:00   Celta Vigo vs Levante (La Liga; MNC Sports 1)

13:30   Persipura Jayapura vs Semen Padang (ISL; K-Vision)

18:10   Millwall vs Cardiff City (Championship Liga Inggris; Bein Sport 1)

18:45   West Ham vs Manchester City (EPL; Bein Sport 3)

19:00   Arema Cronus vs Persela Lamongan (ISL; K-Vision)

21:00   Liverpool vs Hull City (EPL; Bein Sport 3)

21:00   Sunderland vs Arsenal (EPL; Indosiar/Bein Sport 1)

21:00   Southampton vs Stoke City (EPL; Bein Sport 2)

21:00   West Bromwich Albion vs Crystal Palace (EPL; Nex Entertainment)

21:00   Almeria vs Athletic Bilbao (La Liga; MNC Sports 1)

23:00   Real Madrid vs Barcelona (La Liga; RCTI)

23:00   Parma vs Sassuolo (Serie A; Bein Sport 2)

23:30   Swansea City vs Leicester City (EPL; Bein Sport 1, 3)

Minggu, 26 Oktober:

01:00   Bastia vs AS Monaco (Ligue 1; Bein Sport 2)

01:45   Sampdoria vs AS Roma (Serie A; Bein Sport 1)

03:00   Cordoba vs Real Sociedad (La Liga; MNC Sports 1)

06:30   New England Revolution vs Toronto FC (MLS; Bein Sport 2)

09:00   Vancouver Whitecaps vs Colorado Rapids (MLS; Bein Sport 2)

16:30   Persib Bandung vs Mitra Kukar (ISL; RCTI)

20:00   Persebaya vs Pelita Bandung Raya (ISL; K-Vision)

20:30   Burnley vs Everton (EPL; Bein Sport 1)

20:30   Tottenham Hotspur vs Newcastle United (EPL; Bein Sport 3)

21:00   Juventus vs Palermo (Serie A; Bein Sport 2/Kompas TV)

23:00   Manchester United vs Chelsea (EPL; SCTV/Bein Sport 1)

Kabinet Jokowi-JK diumumkan 26 Oktober Pukul 16.00 WIB Di Istana, Pelantikan Senin 27 Oktober.

Bank Mandiri (Persero) bersama Tunas Ridean dan Asco Investindo membentuk perusahaan di bidang pembiayaan

Muhaimin Iskandar, AM Hendropriyono, dan RJ Lino menolak dicalonkan menteri oleh Jokowi-JK.

KHL kabupaten Tangerang sebesar Rp 2,6 juta dari Februari-Oktober 2014, sedangkan DKI Jakarta hanya Rp 2,3 juta

Menurut Ahok metode hitung item KHL antara DKI Jakarta dan Kabupaten Tangerang berbeda

Pertemuan antara pimpinan DPR dan Jokowi yang sedianya dilakukan Sabtu (25 Okt)pagi ini batal.

Ijin pertambangan yang disederhanakan meliputi:

- Izin Lokasi Gudang Bahan Peledak
- Izin Lokasi dan Konstruksi Tempat Penimbunan BBC
- Izin Pengangkutan Orang
- Persetujuan Sertifikasi Kelayakan Penggunaan Instalasi
- Perizinan Sertifikasi Kelayakan Penggunaan Peralatan (SKPP)

Perijinan pertambangan yang dipangkas, berikut izin-izin yang dipangkas:

- Persetujuan untuk Permulaan Tahap Eksplorasi
- Persetujuan untuk Perpanjangan Tahap Eksplorasi
- Persetujuan untuk Perpanjangan Tahap Studi Kelayakan
- Persetujuan Akhir Tahap Studi Kelayakan
- Persetujuan untuk Tahap Studi Kelayakan

Recommended Reading

Sabtu, 25/10/2014 10:15 WIB

Pengamat: Isu Ketahanan Pangan Perlihatkan Keseriusan Jokowi

Jum'at, 24/10/2014 03:21 WIB

Kadin Minta Jokowi Atasi Infrastruktur

Jum'at, 24/10/2014 02:54 WIB

Tahun 2018, Ada Dua Ruas Tol Baru di Jakarta

Jum'at, 24/10/2014 01:04 WIB

Belum Ada Menteri, Pengusaha Resah

Jum'at, 24/10/2014 00:38 WIB

Kadin: Jokowi Pasti Tahu Kesulitan Pengusaha

Kamis, 23/10/2014 21:36 WIB

OJK Apresiasi Gagasan Baru "Warta Ekonomi" di Industri Asuransi

Kamis, 23/10/2014 19:27 WIB

Analis: IHSG Bisa Sentuh Level 6.000

Kamis, 23/10/2014 19:14 WIB

Analis: Dampak Buruk Kenaikan BBM Hanya Jangka Pendek

Entertainment & Life Style

21 Oktober 2014 - Entertainment & Life Style

Ini Alasan Pria Senang Bercinta di Pagi Hari