Market Indices

Iwan Putra Brasali (Brasali Group): Kami Siap Ekspansi, tetapi Tetap Hati-hati

Oleh Ihsan - Rubrik Ekonomi Bisnis

04 Juli 2012 14:00:00 WIB

Budi Brasali berhasil merintis dan mengembangkan Brasali Group sebagai salah satu kelompok properti terkemuka di Tanah Air. Namun, datangnya badai krisis moneter tahun 1997 membuat sinar banyak kelompok properti papan atas di Indonesia meredup, tak terkecuali Brasali Group. Tidak sedikit kelompok properti  besar yang kemudian rontok, akan tetapi Brasali Group mampu menunjukkan bahwa mereka adalah kelompok usaha yang tahan banting.

Meninggalnya Budi Brasali sebagai pendiri Brasali Group pada tahun 2006 juga tak membuat Brasali Group kehilangan arah. Kini, di tangan generasi kedua, Iwan Putra Brasali, Brasali Group kembali bersinar dengan sejumlah proyek properti. Seperti apakah perkembangan Brasali Group kini? Jajang Yanuar Habib dan Fadjar Adrianto serta fotografer Sufri Yuliardi dari Warta Ekonomi berkesempatan mewawancarai Iwan usai jumpa pers peresmian Mercure Bali Legian Condotel, di Menara Batavia, Jakarta, Selasa (20/3). Berikut nukilannya.


    Fokus Brasali Group sepanjang tahun ini di bisnis properti apa?

    Perkantoran dan hotel. Hotelnya juga yang kelas menengah, bintang tiga dan empat. Kami belum ada rencana untuk sampai bintang lima.


    Mengapa Anda memilih hotel kelas menengah?

    Karena secara investasi tidak terlalu besar. Kemudian, tingkat pengembalian biasanya relatif lebih cepat. Hotel bintang lima kebanyakan lebih dari sisi prestise, sementara kalau hotel bintang empat atau tiga lebih dari sisi bisnisnya.


    Tidak tertarik dengan sisi prestise itu?

    Kami sebenarnya tidak perlu reputasi, karena kadang-kadang dari segi usaha yang penting lebih solid. Saya melihat seperti Grup Santika juga luar biasa.


    Sebaran bisnis propertinya lebih banyak di mana?

    Jakarta.


    Tahun ini ada berapa hotel yang akan dibangun?

    Saya belum bisa bicara, karena kami mesti berbicara masalah lahan dulu.


    Lahannya memang bagaimana?

    Ya, itu sedang kami bicarakan dengan beberapa partner kami. Kami tidak butuh banyak lahan karena kami tidak mengerjakan real estate. Untuk satu hotel, kami cukup membutuhkan lahan sekitar 2.000-5.000 meter persegi. Proyek hotel di Bali ini saja yang relatif lebar, karena di Bali kami tidak bisa bangun ke atas. Jadi, kami tidak mengejar land bank. Kami tidak harus adu besar lahan. Kalau perumahan memang butuh.


    Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyiapkan proyek Mercure Bali Legian Condotel di Bali ini?

    Setahunan, karena untuk proses negosiasi, desain, perizinan, dan segala macamnya perlu waktu.


    Total proyek garapan Grup Brasali saat ini berapa banyak?

    Kami dahulu membangun Menara Batavia dan sekarang proyek apartemen yang ada  di belakangnya. Kami juga menggarap proyek di Pondok Indah, Bukit Golf, dan Hotel Ibis. Ada empat hotel yang kami ikut bangun, tetapi waktu itu ada satu yang telah kami jual.


    Bagaimana dengan perkantoran?

    Kalau untuk itu, kami kebanyakan bagi-bagi dengan partner kami. Kami terafiliasi dengan Grup Metropolitan dan Grup Pondok Indah. Jadi, tidak semuanya kami tangani sendiri. Seperti dengan Grup Metropolitan, kami mau membangun proyek properti di Jl. T.B. Simatupang, Jakarta. Dengan Grup Pondok Indah, kami juga akan membangun  proyek properti di Pondok Indah. Jadi, supaya tidak ada konflik dengan afiliasi kami, tidak bisa semua proyek properti akan kami ambil. Kalau ada afiliasi kami sudah masuk di proyek itu, kami juga tidak akan masuk.


    Dengan Grup Metropolitan, bentuk afiliasinya seperti apa? Apakah grup Anda memiliki saham di sana?

    Kami ikut memiliki sahamnya.


    Berapa besar?

    Kami beramai-ramai di situ dengan keluarga Ciputra dan sebagainya. Jadi, di sana, kalau tidak salah, kami masing-masing memiliki saham 15%-an.


    Di Grup Pondok Indah?

    Sekitar 7,5%.


    Salah satu anak usaha Grup Metropolitan telah ada yang go public. Bagaimana dengan Grup Brasali? Apakah ada rencana serupa?

    Belum ada rencana ke sana. Biarlah itu langkah mereka. Kami ini bergabung karena sifatnya lebih ke keluarga. Jadi, mungkin sementara ini kami belum ada rencana seperti itu.


    Bagaimana strategi Brasali Group dalam mencari lahan?

    Kami bisa mencari sendiri. Akan tetapi, kami juga memiliki banyak relasi yang biasa bekerja sama dengan kami. Jadi, kami bersama-sama mencari. Kalau kami ada proyek, kami bicara bersama.


    Apa arti proyek Mercure Bali Legian Condotel ini bagi Brasali Group?

    Ini relatif pertama kami ke Bali. Sebelumnya kami belum pernah ke sana. Oleh sebab itu, kami juga sangat hati-hati. Kami mau memastikan semuanya berjalan secara profesional untuk keberhasilan proyek ini.


    Di luar Jawa, apakah ada proyek yang akan dibidik?

    Kami ada beberapa penawaran di Kalimantan dan Sulawesi. Namun, kembali lagi, kami belum menjadi grup besar seperti yang lain. Jadi, kami belum mau ke sana-kemari. Kami lebih baik konsentrasi ke yang dekat dulu, daripada ke sana-kemari, tetapi tidak tertangani dengan baik.


    Untuk pengembangan Grup Brasali, tahun ini ada berapa proyek yang disiapkan?

    Tergantung pada berapa proyek yang diselesaikan, tetapi kalau soal dana, kami siap.


    Berarti ada berapa proyek?

    Yang pasti satu, yang sudah disiapkan untuk perkantoran, di daerah segitiga SCBD.


    Kelasnya akan seperti apa proyek perkantoran itu?

    Yang pasti tidak bisa setengah-setengah di sini. Bagaimana bisa setengah-setengah kalau harga tanahnya saja sudah mahal sekali.


    Akan disewakan saja atau bisa kepemilikan?

    Sedang dipikirkan.


    Berapa luas proyek perkantoran itu?

    Luas lahannya sekitar 5.000 meter persegi. Desain dan luas bangunannya sedang difinalisasi. Kalau tidak salah, sekitar 25.000-30.000 meter persegi, tergantung izinnya nanti.


    Di luar Jabodetabek adakah proyek Grup Brasali?

    Kami ada proyek perumahan di daerah Cilegon dan Cibubur.


    Sebagai generasi kedua di Brasali Group, apa terobosan yang akan Anda tandaskan ke depannya?

    Kami hendak memastikan proyek yang ini saja dulu (proyek Mercure Bali Legian Condotel yang sedang digarap, Red.).


    Kepemimpinan seperti apa yang dikembangkan di Brasali Group?

    Sekarang kami mesti serba hati-hati. Ketika semuanya sedang bagus seperti sekarang ini, kami malahan harus lebih hati-hati.


    Bagaimana perekonomian Indonesia dalam pandangan Anda?

    Sangat bagus.


    Artinya, Anda berani berinvestasi sampai 10 tahun ke depan?

    Ya, kita jangan bicara 10 tahun dulu. Kita bicara dua atau tiga tahun saja dulu.###

(redaksi@wartaekonomi.com)
Foto: Sufri Yuliardi
Sumber: Warta Ekonomi No.10/2012

Recomended Reading

Executive Brief

BRI raup laba sebesar Rp 11,72 triliun pada semester pertama tahun 2014.

CT minta para pelaku pasar tetap tenang dan tidak ambil langkah spekulatif.

BRI akan konsolidasikan BRI Agro dengan Bank Mutiara.

Eko Budihardjo meninggal dunia pada Selasa (22/7) pukul 21.30 WIB.

Sesuai Keppres No 36/TNI/2014 telah ditetapkan Letjen TNI Gatot Nurmantyo sebagai Kasad.

BRI cari pinjaman valas kepada enam bank asing sebesar 350-400 juta dolar AS.

Pemerintah siap gugat balik PT Newmont Nusa Tenggara ke arbitrase internasional.

BI Kalimantan siapkan layanan kas keliling untuk penuhi kebutuhan uang kartal jelang lebaran.

Alfamart dan Pepsodent Herbal bagikan 5.750 hidangan berbuka puasa bagi kaum duafa.

Garuda Indonesia siapkan 9.950 kursi tambahan untuk hadapi lebaran.

BTN catatkan pertumbuhan kredit pada semester I-2014 sebesar 16,61 persen.

BKPM: Kasus Newmont tidak akan ganggu iklim investasi sektor pertambangan.

Menko Perekonomian: Segala transaksi keuangan di Pelabuhan Tanjung Priok wajib gunakan rupiah.

BPBD Malang siapkan beach rescue cluster untuk amankan pantai tujuan wisata.

Telkom targetkan delivery money access di Taiwan layani transaksi Rp 60-70 miliar.

Pelni Cabang Sulteng katakan perusahaanya tidak naikan tarif angkutan mudik lebaran.

Pertamina tambah pasokan BBM di Riau.

Garuda Pekanbaru siapkan 31.104 kursi untuk angkut penumpang rute Jakarta-Pekanbaru.

Wamenhub minta peningkatan kewaspadaan pemudik yang gunakan sepeda motor.

Telkomsel berencana luncurkan layanan telekomunikasi dengan jaringan long term evolution.

Entertainment & Life Style

19 Juli 2014 - Entertainment & Life Style

Lenovo Mini Notebook E10, Dijual Eksklusif Di Carrefour

18 Juli 2014 - Entertainment & Life Style

Lima Kegiatan Ini Bisa Buat Hubungan Anda Kembali Romantis

15 Juli 2014 - Entertainment & Life Style

Apel Bantu Tingkatkan Kenikmatan Seksual Wanita

15 Juli 2014 - Olahraga

Timnas Indonesia Tahan Imbang Qatar 2-2