Market Indices

Menakertrans Terbitkan Surat Edaran Soal THR dan Mudik Lebaran Bersama

Rubrik Ekonomi Bisnis

24 Juli 2012 10:01:00 WIB

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor SE.05/MEN/VII/2012 tentang Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan dan Himbuan Mudik Lebaran Bersama. SE tentang THR dan mudik lebaran ini telah ditandatangani Menakertrans Muhaimin Iskandar pada tanggal 19 Juli 2012 dan ditujukan kepada para Gubernur dan para Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia.

“Kita minta kepada para Gubernur/Bupati/Walikota untuk memperhatikan dan menegaskan kepada para pengusaha di wilayahnya agar segera melaksanakan pembayaran THR tepat waktu dan sesuai dengan peraturan, “ kata Menakertrans Muhaimin Iskandar di Kantor Kemnakertrans, Jakarta dalam siaran persnya, Senin (23/7).

Muhaimin mengatakan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh sudah merupakan tradisi sebagai salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan pekerja/buruh dan keluarganya dalam merayakan Hari Raya Keagamaan. “ Dengan Surat Edaran ini, kita ingatkan dan tegaskan kembali bahwa pembayaran THR merupakan kewajiban pengusaha kepada pekerja/buruh. Pembayaran THR ini wajib dilaksanakan secara konsisten sesuai peraturan agar tercipta suasana hubungan kerja yang harmonis dan kondusif di tempat kerja, “kata Muhaimin.

Muhaimin menjelaskan peraturan tentang pembayaran THR harus dilaksanakan sesuai ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. PER.04/MEN/1994 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja di Perusahaan. Dalam surat edaran ini, disebutkan bahwa berdasarkan kepada ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja,, setiap perusahaan yang mempekerjakan pekerja/buruh, maka wajib unutk memberikan THR Keagamaan kepada pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 3 (tiga) bulan secara terus-menerus atau lebih.

Ketentuan besarnya THR berdasarkan peraturan THR Keagamaan tersebut adalah, bagi pekerja/buruh yang bermasa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih mendapat THR sebesarl satu bulan upah. Sedangkan Pekerja/buruh yang bermasa kerja 3 (tiga) bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, diberikan secara proporsional, dengan menghitung : jumlah bulan kerja dibagi 12 (dua belas) bulan dikali satu bulan upah.

sucipto@wartaekonomi.com

Foto: Sufri Y.

Editor: Cipto

Recomended Reading

Jum'at, 28/11/2014 03:22 WIB

Akbar Tanjung Minta Munas Golkar Ditunda

Jum'at, 28/11/2014 15:04 WIB

Ahok Minta Tentara Keroyok Sungai Ciliwung

Jum'at, 28/11/2014 07:27 WIB

Ekonom Harapkan BKPM Dorong Investasi Dalam Negeri

Executive Brief

Galatasaray pecat pelatih Cesare Prandelli.

Lima orang tewas akibat bentrok dengan pihak keamanan saat demo tolak pemerintahan Mesir.

Sebanyak 64 orang tewas akibat ledakan bom saat salat Jumat di Nigeria.

Hasil Pertandingan Piala AFF Suzuki Grup A

Indonesia 5 - 1 Laos

Vietnam 3 - 1 Philippines

Hasil Pertandingan Liga Eropa Grup E

Estoril 3 - 3 PSV Eindhoven

Akbar Tandjung minta penundaan Munas Partai Golkar di Bali.

Korban tewas epidemi Ebola menjadi 5.689 dari 15.935 kasus hingga November.

Recommended Reading

Jum'at, 28/11/2014 23:17 WIB

Lion Air akan Bangun Infrastruktur Penerbangan

Jum'at, 28/11/2014 17:09 WIB

Selain Kredit, OJK Juga Minta Perusahaan Asuransi Proteksi Nelayan

Jum'at, 28/11/2014 16:38 WIB

Lima Juta Buruh Siap Demo Pemerintahan Jokowi-JK

Jum'at, 28/11/2014 13:08 WIB

Golkar Tidak akan Pecah

Jum'at, 28/11/2014 11:02 WIB

Mentan Amran Janji Penuhi Kebutuhan Petani

Jum'at, 28/11/2014 08:02 WIB

Pertamina: Konsumsi Pertamax Mulai Meningkat

Jum'at, 28/11/2014 03:22 WIB

Akbar Tanjung Minta Munas Golkar Ditunda

Kamis, 27/11/2014 17:31 WIB

Megawati Pastikan Tidak Usulkan Boy Sadikin sebagai Wagub

Entertainment

28 November 2014 - Olahraga

Allegri Targetkan Kemenangan Atas Atletico

28 November 2014 - Olahraga

Firman Utina: Jangan Hujat Pemain Muda