Market Indices

Inovasi Sosial: PT Topindo Atlas Asia: SMK Attack

Rubrik Ekonomi Bisnis

19 Agustus 2012 10:07:00 WIB

Pemberdayaan skill dan ketrampilan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi perhatian khusus bagi PT Topindo Atlas Asia. Perusahaan yang bergerak di bidang pelumas dan spare part otomotif ini kemudian menggagas “SMK Attack”, salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang telah berjalan sekitar lima tahun lamanya.

Program ini merupakan program pengembangan diri bagi siswa SMK, khususnya bidang teknik otomotif. Program ini menyangkut technical education, praktek lapangan mengenai otomotif serta pelumas yang bertujuan meningkatkan skill dan ketrampilan para siswa.  Selain itu, perusahaan juga mengadakan workshop, berbagai perlombaan, lomba presentasi dan seminar kewirausahaan secara berkelanjutan.

Untuk program CSR tahun ini perusahaan mengalokasikan dana sekitar Rp800 juta. Dana tersebut didonasikan untuk pengadaan buku-buku training, pemberian materi training, pembuatan baju mekanik, hadiah lomba dan goody bag, bantuan tools terhadap sekolah serta memberikan beasiswa.

Dari tahun 2010 hingga tahun ini, perusahaan telah menyenggarakan berbagai event dengan menunjuk 12 sekolah sebagai tuan rumah, dengan dana tunjangan penyelenggaraan event sebesar Rp60 juta per event per sekolah.

 

 

Aprilinda R

(redaksi@wartaekonomi.com)

Sumber: Warta Ekonomi No 16/2012

Foto: TOP1

Editor: Hatta

Recomended Reading

Kamis, 29/01/2015 05:11 WIB

Luis Figo Ajukan Diri sebagai Capres FIFA

Kamis, 29/01/2015 08:31 WIB

Final Piala Asia, Australia Tak Takut Hadapi Korsel

Kamis, 29/01/2015 01:17 WIB

Cedera, Florent Malouda Absen Dua Pekan

Berita Terkini

Jum'at, 30/01/2015 05:16 WIB

MasterCard Yakin "LondonCalling" Dapat Sambutan Baik

Jum'at, 30/01/2015 05:00 WIB

Persis Sisakan 28 Pemain Pada Uji Coba

Jum'at, 30/01/2015 04:46 WIB

Mikhail Gorbachev: Perang Dingin Sudah Terjadi

Jum'at, 30/01/2015 04:21 WIB

Kompolnas Belum Siapkan Nama Calon Kapolri Baru

Jum'at, 30/01/2015 04:21 WIB

Citilink Siap Hidupkan Rute Pekanbaru-Palembang

Jum'at, 30/01/2015 04:03 WIB

Bogor Tarik Peredaran Apel Amerika

Jum'at, 30/01/2015 03:32 WIB

LDR Danamon Turun 92,6 Persen pada 2014

Jum'at, 30/01/2015 03:21 WIB

Pertamina Tingkatkan Kinerja Sektor Hulu

Executive Brief

Kanada berikan pinjaman 200 juta dolar AS kepada Ukraina.

Industri bubur kayu diminta terus tingkatkan tata kelola hutan.

Mikhail Gorbachev peringatkan Eropa potensi serangan yang berbahaya dari Rusia.

Gubernur Ahok: UMKM yang gunakan sistem uang elektronik akan lebih hemat.

Dubes Robert Blake: Pebisnis dari AS siap bermitra dengan pengusaha Batam.

Menteri Marwan: Perwakilan dagang Taiwan (TETO) ingin turut bangun desa.

Danamon: Rasio simpanan terhadap pinjaman tahun 2014 sebesar 92,6 persen.

Ganjar Pranowo: Kualitas jaringan internet di setiap jembatan timbang perlu ditingkatkan.

Ganjar Pranowo: Mayoritas angkutan barang di jembatan timbang langgar batas tonase.

Israel bunuh seorang penjaga perdamaian PBB asal Spanyol di Libanon.

BNI akan latih buruh migran tentang kewirausahaan dan edukasi tentang perbankan.

Pemkot Bogor tarik peredaran dua jenis apel asal Amerika Serikat.

English First: Kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia peringkat ke-28 dari 63 negara.

Menteri Yuddy keluarkan SE wajibkan eselon III, IV dan V sampaikan laporan kekayaan.

Recommended Reading

Jum'at, 30/01/2015 03:21 WIB

Pertamina Tingkatkan Kinerja Sektor Hulu

Jum'at, 30/01/2015 02:28 WIB

Budi Gunawan Kecewa dengan Tim Independen

Jum'at, 30/01/2015 01:52 WIB

"Saya Pastikan BG Tak Penuhi Panggilan KPK"

Jum'at, 30/01/2015 00:29 WIB

Toyota Indonesia: Kita Bisa Jadi Kiblat Otomotif di ASEAN

Kamis, 29/01/2015 22:12 WIB

KPK Periksa Budi Gunawan sebagai Tersangka Besok

Kamis, 29/01/2015 19:53 WIB

Pemerintah Putuskan Harga BBM Februari Tetap

Kamis, 29/01/2015 18:27 WIB

PGN-Pertamina Sepakati Sinergi Pengembangan BBG

Kamis, 29/01/2015 16:49 WIB

Pertamina Inisiasi "Value Creation" Dukung Kemandirian Energi