Market Indices

10 Film Termahal di Dunia (I)

Oleh Hatta - Rubrik Ekonomi Bisnis

19 Agustus 2012 14:12:00 WIB

Industri film dan hiburan kian menjanjikan. Para sineas pun terlecut untuk memproduksi film-film berbiaya mahal dengan harapan dapat meraup profit maksimal.

Jumat (20/7) lalu publik dunia dihebohk­­­­an oleh aksi brutal James Eagan Holmes (26) saat pemutaran perdana film Batman: The Dark Knight Rises di Denver, Colorado, Amerika Serikat. Berpakaian ala Joker (musuh Batman dalam film, Red.), Holmes dengan kalap memuntahkan peluru-peluru dari dua senjata otomatisnya ke arah penonton bioskop Century 16 Multiplex. Tragis, 12 orang tewas seketika dan 70 lainnya luka-luka akibat kegilaan itu.

Namun, bukan film Hollywood namanya jika kemudian menyerah pada “kejutan” awal itu. Identitas mereka begitu kuat untuk menghadirkan film-film beralur menarik, penuh sentuhan efek khusus, dan artis-artis terbaik dalam segala genre. Dan, kekuatan itulah yang sejatinya menjadi cerminan kekuatan film Batman: The Dark Knight Rises.

Benar saja, sepekan setelah tragedi Colorado itu mencuat menjadi perbincangan publik, film yang proses produksinya menghabiskan biaya US$300 juta ini sukses berada di puncak box office dengan pendapatan US$64,1 juta. Raihan itu jelas merupakan prestasi yang harus digarisbawahi oleh pebisnis, kurator film, sineas, ataupun penikmat film global karena itu artinya Batman: The Dark Knight Rises telah menjejakkan diri sebagai salah satu film terlaris dunia saat ini.

Berangkat dari euforia dunia perfilman dan segala dinamika yang berkembang di sekeliling Pantai Timur Amerika itu, Warta Ekonomi pun tergerak untuk menghadirkan informasi ringan seputar 10 film termahal yang pernah dibuat oleh sineas-sineas terbaik di dunia. Besarnya biaya yang dikeluarkan untuk membiayai panjangnya alur proses, mulai dari praproduksi, faktor-faktor teknik dan operasional sineas, hingga pendistribusian film ke seluruh dunia, menjadi parameter yang sangat diperhitungkan. Berikut nukilannya.

 

1.       Avatar (2009; US$500 juta)

Film fiksi ilmiah ini merujuk kepada badan Na’vi rekayasa genetika yang digunakan oleh beberapa karakter manusia untuk berinteraksi dengan penduduk asli Pandora (bulan yang subur dengan gas raksasa dalam sistem bintang Alpha Centauri, Red.). Diproduksi pada tahun 2009, film ini adalah buah cipta dari sutradara kondang Hollywood, James Cameron.

Dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Sam Worthington, Zoe Saldana, Sigourney Weaver, Michelle Rodriguez, dan Stephen Lang, Avatar dikabarkan menghabiskan US$500 juta dalam proses pembuatannya. Penggunaan peralatan khusus untuk merekam ekspresi wajah dari para aktornya yang begitu dominan berkontribusi pada mahalnya film ini.

 

2.       Pirates of the Caribbean: At World’s End (2007; US$320 juta)

Konflik antara para perompak dan perusahaan Dagang India Timur (EIC) di bawah imperialis Inggris menjadi roh film yang diproduksi pada tahun 2007 ini. Menampilkan aktor kenamaan Hollywood Johnny Depp sebagai Jack Sparrow, Pirates of the Caribbean: At World’s End adalah salah satu film Hollywood yang menyedot biaya produksi luar biasa besar, US$312 juta. Walau fiktif belaka, tetapi Gore Verbinski, sang sutradara, mampu meracik alur petualangan ini seperti nyata adanya. Karakter tokoh-tokoh yang dimainkan secara apik oleh para aktor dan aktris pendukung film ini serta properti penunjang berdesain khusus menjadi kekuatannya.

 

Fekum Ariesbowo W

(redaksi@wartaekonomi.com)

Sumber: Warta Ekonomi No 16/2012

Foto: wordpress.com

Executive Brief

Wamenkeu pastikan tujuan pembentukan Badan Penerimaan Negara agar pemerintah lebih fokus.

Bank Mandiri akan rekrut agen dari nasabahnya yang bergerak di sektor bisnis mikro.

Kemenkeu catat realisasi pendapatan negara hingga 30 Juni 2014 capai Rp 712,7 triliun.

United Tractors bukukan laba bersih pada semester I 2014 capai Rp 3,28 triliun.

Indonesia Eximbank beri fasilitas pembiayaan kepada grup CBI dan Wijaya Karya.

REI minta presiden yang baru kembangkan pembangunan perumahan.

Pemerintah inginkan kinerja perusahaan air minum di berbagai daerah dapat ditingkatkan.

Garuda Indonesia terus tingkatkan upaya konektivitas antarkota di berbagai daerah.

Telkomsel siapkan dua posko siaga utama di Sumatera Barat guna layani pemudik.

Bank Jatim berkomitmen untuk optimalkan sektor mikro.

Telkomsel area Jawa Bali optimis penuhi target pendapatan Rp 65 miliar dari isi ulang pulsa.

Lion Air tambah penerbangan untuk rute "gemuk" hadapi arus mudik Lebaran.

Garuda Indonesia siapkan 9.950 kursi tambahan untuk hadapi lebaran.

Entertainment & Life Style

23 Juli 2014 - Entertainment & Life Style

Wanita Berpakaian Merah Cenderung Lebih Senang Terhadap Seks

22 Juli 2014 - Entertainment & Life Style

ASUS Luncurkan Notebook X550DP A10