Market Indices

Batubara: Di Bawah Bayangan Kebangkrutan (I)

Oleh Hatta - Rubrik Ekonomi Bisnis

23 September 2012 17:04:00 WIB

Bumi Resources, salah satu perusahaan pertambangan batu bara terbesar di Indonesia, mengalami kerugian besar. Salah satu penyebabnya adalah jatuhnya harga batu bara dunia.

Grup Bakrie kembali menjadi bahan pembicaraan kalangan bisnis. Kali ini menyangkut PT Bumi Resources Tbk. (BUMI). Sejak go public di bursa saham pada tahun 1990, perusahaan milik Grup Bakrie tersebut diberitakan akan mengalami kebangkrutan. BUMI mencatatkan kerugian sebesar US$322 juta pada semester ini, setelah mencatatkan keuntungan sebesar US$232 juta pada semester pertama tahun lalu.

Penyebab utamanya adalah melonjaknya biaya produksi sebesar 9,2% per ton yang tidak diimbangi oleh naiknya harga jual. Hal ini  sebenarnya terjadi pada hampir semua perusahaan batu bara di Indonesia. Mereka terpapar kejatuhan harga batu bara dunia. Harga batu bara termal BUMI jatuh dari US$91,26 per ton ke US$88,45 per ton pada semester pertama 2012 akibat lemahnya permintaan  dari Cina dan negara-negara maju. Selain itu, kenaikan ekspor batu bara dari AS juga berperan.

Faktor kedua adalah tingginya beban keuangan serta kerugian atas transaksi derivatif. Laporan keuangan BUMI mencatat jumlah beban keuangan yang harus dibayar lebih tinggi dari laba usaha. Hal ini tentunya memperlihatkan betapa buruknya solvabilitas BUMI dalam membayar utang-utangnya. Melemahnya nilai tukar rupiah juga membuat BUMI merugi US$50,28 juta dari transaksi valas, dibandingkan dengan laba US$80,94 juta pada periode sebelumnya. Para analis mengindikasikan perusahaan batu bara ini akan bangkrut karena performa keuangan yang buruk. Apalagi, BUMI tidak jadi mencairkan investasi sebesar US$231 juta pada PT Recapital Asset Management. Imbasnya, perseroan akan gagal memperoleh dana untuk membayar utang.

Saat ini total cadangan batu bara BUMI sebesar 2,8 miliar ton, yang  dimiliki anak usahanya yaitu PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin). Tahun ini, BUMI menargetkan produksi batu bara mencapai 75 juta ton, naik 13,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, performa keuangan BUMI pada semester pertama tahun ini sangat buruk. Banyak pemegang saham melakukan aksi jual karena masalah-masalah yang dihadapi perseroan. Jika terus mengalami pelemahan, BUMI bisa terkena penghentian perdagangan otomatis (auto rejection), Menurut Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Ito Warsito, apabila nantinya harga saham terus mengalami penurunan yang sangat signifikan, BEI sudah memiliki fitur penghentian perdagangan otomatis (auto rejection) dalam sistem perdagangan. (BERSAMBUNG)

 

 

PANDU S. HERLAMBANG

(redaksi@wartaekonomi.com)

Sumber: Warta Ekonomi No 18/2012

Foto: adaro

Kabar EkBis

20 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Tiga Ucapan Terakhir Ketua KEN

20 Oktober 2014 - Agrikultur

RNI: Bisnis dan Kontribusi Pemerataan Pangan

19 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Kolom Inovasi: Mengungkit Kelembaman Inovasi

Executive Brief

Presiden Jokowi bertemu PM Papua Nugini Peter O'Neill serta Menteri Industri dan Perdagangan Federasi Rusia Denis Manturov, Selasa pagi (21/10).

Pada hari pertama tugas kenegaraan Wapres JK terima sembilan utusan pemerintahan asing.

Bursa Saham Indonesia

IHSG dibuka menguat 0,33% ke level 5.057,29 poin.

Jakarta Islamic Index dibuka menguat 0,71% ke level 667,31 poin.

LQ45 dibuka menguat 4,19 poin atau 0,49% ke level 859,22 poin.

Uni Eropa berencana untuk perkuat hukuman terhadap Suriah.

Bursa Saham Eropa

Indeks Stoxx Europe 600 ditutup turun 0,5% ke level 317,01 poin.

Rupiah dibuka menguat 0,23% ke level Rp 12.004 per dolar AS.

Bursa Saham Asia Pasifik

Indeks Nikkei 225 dibuka turun 31,88 poin atau 0,21% menjadi 15.079,35 poin.

Indeks Topix dibuka naik 2,27 poin atau 0,19% ke level 1.226,61 poin.

Indeks KOSPI dibuka turun 13,84 poin atau 0,72% menjadi 1.916,22 poin.

Indeks MSCI Asia Pacific dibuka turun 0,1% ke level 136,49 poin.

Media Nusantara Gemilang mengajukan gugatan penghapusan merek Tribun Bali.

BEI terbitkan aturan di bidang pertambangan mineral dan batu bara yang mulai berlaku 1 November 2014.

Bursa Saham AS

Indeks S&P 500 ditutup naik 0,9% ke level 1,904,02 poin.

Indeks Dow Jones ditutup naik 19,26 poin atau 0,1% ke 16.399,67 poin.

Korea Utara dan Qatar lolos ke final Piala AFC U-19.

Hasil Pertandingan Semi Final Piala AFC U-19

Uzbekistan U-19 0 vs 5 Korea Utara U-19

Myanmar U-19 2 vs 3 Qatar U-19

Hasil Pertandingan Liga BBVA Spanyol

Real Sociedad 1 vs 2 Getafe

Hasil Pertandingan Liga Serie A Italia

Genoa 1 vs 1 Empoli

Hasil Pertandingan Liga Premier Inggris

West Bromwich Albion 2 vs 2 Manchester United

Irman Gusman: DPD siap dukung program kemaritiman Jokowi.

Jokowi: Kini saatnya berdikari di bidang ekonomi.

Hipmi: Penerapan MEA 2015 akan tingkatkan bisnis e-commerce.

Mulai Juli 2015 nomor call center Layanan Konsumen OJK di 021 500655 berubah jadi 021 1500655.

Recommended Reading

Senin, 20/10/2014 17:18 WIB

Pelantikan Jokowi-JK Bawa Angin Segar bagi Pasar Modal

Senin, 20/10/2014 15:04 WIB

Prabowo: Pidato Jokowi Bagus

Senin, 20/10/2014 14:27 WIB

Puan: Pengumuman Nama Menteri Selambatnya Besok

Senin, 20/10/2014 14:17 WIB

MPR Ajak Seluruh Komponen Bangsa Dukung Presiden Jokowi

Senin, 20/10/2014 10:41 WIB

Joko Widodo dan JK Resmi Jabat Presiden dan Wapres 2014-2019

Senin, 20/10/2014 07:27 WIB

Manufacturing Hope 149 - Xiao Ping Guo Sebelum ke Jalan Thamrin

Senin, 20/10/2014 05:55 WIB

Pelantikan Jokowi-JK Lebih Meriah

Senin, 20/10/2014 05:11 WIB

Tiga Ucapan Terakhir Ketua KEN

Entertainment & Life Style

19 Oktober 2014 - Olahraga

Bayern Hancurkan Bremen 6-0