Market Indices

Presiden Saksikan Pesawat Tanpa Awak Produk Lokal

Oleh Cipto - Rubrik Nasional

11 Oktober 2012 18:01:00 WIB

Setelah tiba di Pangkalan Udara TNI-AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dari Yogyakarta, Kamis (10/10) pukul 10.00 WIB, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj Ani Bambang Yudhoyono langsung meninjau pameran pesawat tanpa awak. Pesawat karya asli anak bangsa ini diberi nama PTTA/PUNA (Pesawat Terbang Tanpa Awak atau Pesawat Udara Nir Awak).

Pesawat yang diberi nama Wulung ini merupakan hasil pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertahanan dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), bekerja sama dengan Unnamed Combat Ariel Vechicle (UCAV). Pagi tadi, PTTA Wulung telah melakukan demo terbang di Pangkalan Udara TNI-AU Halim.

PTTA Wulung dapat dipergunakan untuk kepentingan militer dalam pengamatan wilayah. Bahkan fungsinya dapat menggantikan pesawat tempur UCAV (Unnamed Combat Ariel Vechicle). Selain itu, pesawat tersebut juga dapat digunakan untuk kepentingan sipil, seperti penanganan kebakaran hutan dan pembuatan hujan buatan.

Pesawat terbang tanpa awak ini memiliki spesifikasi bentangan sayap 6,36 meter, panjang 4.32 meter, tinggi 1.32 meter, serta berat 120 Kg.

Turut menyaksikan pesawat tanpa awak ini, antara lain, Menhan Purnomo Yusgiantoro dan Menristek/Kepala BPPT Gusti Muhammad Hatta.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: jiwamerahputih

Recomended Reading

Kabar EkBis

30 Juli 2014 - Ekonomi Bisnis

Tantangan Presiden Baru untuk Majukan Ekonomi

30 Juli 2014 - Penerbangan

10 Miliuner Industri Penerbangan (Bagian I)

Kabar Indonesia

31 Juli 2014 - Daerah

Lagi, Tiga Wisatawan Tewas Tenggelam

31 Juli 2014 - Daerah

Kapal Karam Usai Lakukan Ziarah

Executive Brief

Petenis Li Na dari Tiongkok mengumumkan absen pada turnamen AS Terbuka bulan depan

Badan Pengusahaan Batam pastikan Pelabuhan Telaga Punggur akan dibangun 3 lantai mulai akhir 2014 dengan anggaran Rp46 miliar

Bank Sulut akan buka layanan hingga kecamatan di Sulut maupun Gorontalo

Kontributor penjualan neto Indoffod Sukses Makmur: grup produk konsumen bermerek (CBP) berkontribusi sebesar 44 persen, Bogasari 24 persen, agrobisnis 17 persen, distribusi 7 persen, budi daya dan pengolahan sayuran 8 persen

Indofood Sukses Makmur: keuntungan grup agrobisnis meningkat tiga kali lipat dikarenakan kenaikan produksi dan harga minyak sawit mentah (CPO)

Indofood Sukses Makmur bukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 34,4 persen menjadi Rp2,29 triliun pada semester pertama 2014

Bank Sulut berikan reward kepada debitur dari PNS

Mahasiswa UNY membuat dan mengembangkan motif batik kontemporer "Anime Batik"

Jokowi ditantang rampingkan kabinet

Abdee Slank: Menteri kabinet Jokowi-JK harus memiliki track record  bersih, jujur, transparan, profesional serta memiliki arah tujuan kerja