Market Indices

Shandong O' Green Tyre Bagun Pabrik Ban di Karawang.

Oleh Sufri - Rubrik Ekonomi Bisnis

12 Oktober 2012 17:30:00 WIB

Shandong O' Green Tyre Co, Ltd. Group, produsen ban asal Cina, akan membangun pabrik di Karawang, Jawa Barat dengan menggandeng perusahaan lokal PT Vorich Wealth Ido. dengan  mendirikan Perusahaan bernama PT Eastern O'Green.

Perusahaan patungan ini akan menyiapkan investasi senesar US$5 Juta atau setara Rp4,5 triliun untuk membangun sebuah pabrik ban radial khusus untuk Truk, bus dan untuk sedan. " Untuk tahap awal ini kita baru akan menggunakan dana investasi sebesar US$ 2,7 juta dengan komposisi 75% dari Shandong O'green dan 25% dari Vorich Wealth Ido. Namun untuk tahap selanjutnya hingga mencapai investasi penuh komposisi saham akan menjadi 50% : 50%," ujar Eric Harjono MInts S, komisaris PT Eastern O'Green seusai penandatangan joint Venture bersama Wang Jie, Presiden Direktur Shandong O'Green Co. Ltd.Group, yang disaksikan juga diantaranya oleh Liu Jianchao, Duta Besar Republik Rakyat Cina untuk Indonesia, I. Gusti Putu Suryawirawan, Direktur Pembangunan Fasilitas Industri Wilayah I, Kemnterian Perindustrian.
 

Wang Jie,mengatakan, kerjasama ini merupakan yang pertama dalam hal pewndirian  pabrik ban O'Green diluar Cina. " Kami melihat  dukung sumber daya alam ( karet) Indonesia yang merupakan penghasil 30 % karet dunia, iklim yang baik dan sumber daya manusia yang besar merupakan nilai tambah yang sangat positf bagi keberhasilan perusahaan ini," ujar wang Jie.

Menurut Wang Jie, pabrik yang akan mulai dibangun  di bulan November 2012 hingga selesai pada kuartal pertama 2013 di Karawang di atas lahan seluas 23 ha, merupakan pabrik ban yang menerapkan  teknologi canggih sistem Robot sama dengan asalnya di Cina. " Saya rasa untuk saat ini pabrik kami akan menjadi pabrik ban yang modern di Indonesia bila dibandingkan dengan kompetitor," imbuh  Budi Purnomo, Presiden Direktur PT Vorich Wealth Indo, anak usaha Group Mulia Genta.

Dijelaskan olah Budi Purnomo, Pabrik ban  PT Eastern O'Green ini kelak akan memproduksi sebanyak  2 juta ban radial untuk truk dan bus per tahun dan 5 juta ban radial untuk kendaraan penumpang atau sedan per tahun dimana  60% diantaranya akan dijukukan untuk pasar ekspor, ke Amerika Latin, Amerika utara, Eropa, Afrika. " Untuk pasar lokal kita akan menggunakan brand Eastern Tyre dan untuk ekspor tetap menggunakan brand O'Green," terang Eric Harjono .

" Memang untuk pasar Indonsia, ban radial untuk Truk dan Bus pangsa pasarnya masih kecil, namun seiring makin membaiknya kondisi jalan di Indonesia maka,  penggunaan ban radial akan menggeser ban Bias yang populer digunakan saat ini. Untuk Negara-Negara  maju penggunaan ban Bias sudah sangat kecil karna dari segi faktor keamanan ban radial jauh lebih aman dibanding ban Bias." Jelas Budi.

Shandong O' Green Tyre Co, Ltd. Group merupakan perusahaan ban di  kota Shandong, Cina yang berdiri tahun 2002. Perusahaan ini  meupakan produsen ban dan cincin baja, karbom hitam dan komponen dan suku cadang  truk. Sebagian besar produk bannya, O’Green  dipasarkan ke Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, Timur Tengah, Eropa Barat, Asia Tenggara dan Autralia. Pada tahun 2011 nilai ekspor (40%) produk Shandong Group  sebesar US$1,63 miliar.

Sufri Yuliardi
sufri@wartaekonomi.com
Foto : Sufri Yuliardi

Executive Brief

Kontributor penjualan neto Indoffod Sukses Makmur: grup produk konsumen bermerek (CBP) berkontribusi sebesar 44 persen, Bogasari 24 persen, agrobisnis 17 persen, distribusi 7 persen, budi daya dan pengolahan sayuran 8 persen

Indofood Sukses Makmur: keuntungan grup agrobisnis meningkat tiga kali lipat dikarenakan kenaikan produksi dan harga minyak sawit mentah (CPO)

Indofood Sukses Makmur bukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 34,4 persen menjadi Rp2,29 triliun pada semester pertama 2014

Bank Sulut berikan reward kepada debitur dari PNS

Mahasiswa UNY membuat dan mengembangkan motif batik kontemporer "Anime Batik"

Jokowi ditantang rampingkan kabinet

Abdee Slank: Menteri kabinet Jokowi-JK harus memiliki track record  bersih, jujur, transparan, profesional serta memiliki arah tujuan kerja

Recommended Reading

Kamis, 31/07/2014 07:55 WIB

Kuartal-II, PDB AS Tumbuh 4%

Rabu, 30/07/2014 22:02 WIB

Ekonom Destry: Inflasi Diperkirakan Sesuai Ekspektasi

Rabu, 30/07/2014 21:02 WIB

Pembenahan Koperasi Yang Tak Kunjung Usai (Bagian II)

Rabu, 30/07/2014 20:02 WIB

Pembenahan Koperasi Yang Tak Kunjung Usai (Bagian I)

Rabu, 30/07/2014 16:13 WIB

OJK Dorong Bank BUMN Segera Lakukan Konsolidasi

Rabu, 30/07/2014 12:07 WIB

Tantangan Presiden Baru untuk Majukan Ekonomi

Rabu, 30/07/2014 11:36 WIB

Vicious Circle Merek Lokal

Rabu, 30/07/2014 10:37 WIB

10 Miliuner Industri Penerbangan (Bagian II)

Entertainment & Life Style

30 Juli 2014 - Entertainment & Life Style

Wanita Juga Bisa Alami Disfungsi Seksual

30 Juli 2014 - Olahraga

Sneijder Tetap di Galatasaray

30 Juli 2014 - Olahraga

Liverpool Tarik Divock Origi