Market Indices

Banyumas akan Diguyur Investasi Pabrik Semen Senilai Rp2,9 T

Rubrik Ekonomi Bisnis

12 Oktober 2012 19:10:00 WIB

Dalam waktu dekat, di Kabupaten Banyumas akan berdiri pabrik semen yang diproyeksikan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banyumas dan sekitarnya. Pembangunan pabrik semen dilakukan di Desa Tipar Kidul Kecamatan Ajibarang. Pabrik semen PANASIA yang akan dibangun dan dioperasikan oleh PT Sinar Tambang Arthalestari (PT STAR) Bandung tersebut investasinya hingga Rp2,9 trilyun.

Pembangunannya diperkirakan selesai akhir tahun 2014 mendatang. Pabrik ini akan menjadi pabrik semen kedua yang dibangun di Jawa Tengah setelah Semen Nusantara Cilacap. Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo mengapresiasi kinerja investasi yang telah dilakukan oleh kabupaten Banyumas. Bibit berharap bupati-bupati lain di Jawa Tengah dapat mengikuti langkah-langkah yang telah diambil oleh Bupati Banyumas, khususnya dalam kinerja memajukan daerah dan meningkatkan keserjahteraan masyarakat, melalui berbagai terobosan dan kreativitas sesuai dengan potensi daerah masing-masing.

 Bibit menambahkan, nantinya dalam pengoperasiannya PT STAR dapat berkontribusi  terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, dengan memberdayakan tenaga-tenaga kerja dari Banyumas dan sekitarnya, termasuk kalangan civitas akademika di Banyumas, Semarang, Yogyakarta dan daerah-daerah lain di wilayah Provinsi Jawa Tengah sebagai tenaga-tenaga ahli sesuai dengan stratanya.

 Sementara Bupati Banyumas, Drs Mardjoko MM mengatakan, tawaran investasi dari PT STAR untuk membangun pabrik semen disambut baik mengingat rencana tata ruang wilayah (RTRW) mendukung untuk lokasi pembangunan pabrik/industri besar. Menurutnya, pembangunan pabrik semen di kecamatan Ajibarang merupakan sebuah keputusan investasi yang tepat terkait kebutuhan dalam negeri yang cukup besar akan pasokan semen saat ini, dan potensi sumber daya alam yang tersedia di kabupaten Banyumas.

Pengembangan pabrik semen yang direncanakan dengan kapasitas 2,5 juta ton semen per tahun dari tahun pertama hingga tahun kelima, sedangkan pada tahun keenam hingga seterusnya mengalami peningkatan menjadi 5 juta ton/tahun, maka kebutuhan bahan baku gamping  dari tahun pertama hingga kelima sebesar 2.800.000 ton per tahun dan pada tahun keenam hingga seterusnya target produksi batu gamping sebesar 7,000,000 ton.

 

Alnisa Septya Ratu (nisa@wartaekonomi.com)

Foto: koranwawasan.blogspot.com

Editor: Hatta

Recomended Reading

Executive Brief

Uruguay akan mulai jual ganja di apotek pada Maret 2015.

Nanat Natsir: Jokowi-JK perlu belajar dari SBY dalam jalin hubungan dengan DPR.

Entertainment

26 November 2014 - Olahraga

Indonesia Tunggu Keajaiban Untuk Ke Semifinal

25 November 2014 - Olahraga

Firman Utina Tidak Masalah Jadi Cadangan Lagi

25 November 2014 - Olahraga

Mantan Bos Chelsea John Neal Tutup Usia