Market Indices

Cadangan Sumber Daya di Banyumas Belum Optimal Digarap

Oleh Hatta - Rubrik Daerah

13 Oktober 2012 06:36:00 WIB

Pabrik semen PT Sinar Tambang Arthalestari yang dibangun di Kabupaten Banyumas dapat memacu penggalian potensi sumber daya alam di wilayah tersebut. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Banyumas, Anton Adi Wahyono menyatakan bahwa Banyumas memiliki potensi bahan galian batu gamping dan lempung yang relatif besar yang sampai saat ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Berdasarkan hasil eksplorasi, cadangan batu gamping yang ada di kecamatan Ajibarang,  kabupaten Banyumas kurang lebih 713.561.393 ton, sedangkan cadangan tanah liat/lempungnya sekitar 282.252.433 ton. Batu gamping di Kecamatan Ajibarang dan sekitarnya mempunyai kualitas dan kuantitas yang sangat baik.  Selain itu, kebutuhan untuk tanah liat sebesar 650.000 ton per tahun dari tahun pertama hingga tahun kelima, serta pada tahun keenam dan seterusnya target produksi meningkat menjadi 1.600.000 ton per tahun.

Berdasarkan rencana produksi yang ada, dengan memperhatikan cadangan bahan baku yang tersedia, maka perkiraan umur tambang atau umur pabrik semen yang ada kurang lebih 105 tahun. “Ini adalah proyek investasi yang serius yang akan berdampak positif terhadap kehidupan rakyat Banyumas untuk setidaknya 2 generasi kedepan”, kata Anton yang dikutip dari jatengprov.go.id.

Pemanfaatan batu gamping tersebut selama ini baru untuk pembuatan kapur tohor sebagai bahan campuran bangunan, padahal potensi yang cukup melimpah tersebut akan lebih baik apabila pemanfaatannya ditingkatkan guna mendukung perekonomian masyarakat setempat dan juga pendapatan asli daerah (PAD).  Menurut Anton, sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akan diterima oleh kabupaten Banyumas mencapai Rp20 milyar per tahun dengan adanya pabrik tersebut.  

Anton merinci, jumlah tersebut berasal dari pajak sebesar 20% dari nilai produksi gamping dan lempung (tanah liat). Pada tahun pertama hingga tahun kelima total pendapatan pajak sebesar Rp8,03 milyar per tahun. Angka tersebut akan meningkat pada tahun ke enam hingga tahun kedua puluh menjadi Rp20 milyar per tahun. Jumlah ini belum termasuk Pajak Bumi dan Bangunan serta pajak-pajak lain yang sah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Selain meningkatkan PAD, pendirian pabrik semen juga akan menyerap banyak tenaga kerja. Pada saat pembangunan pabrik atau tahap konstruksi jumlah tenaga kerja yang terserap kurang lebih 3.500 orang, sedangkan pada saat pabrik beroperasi dapat menyerap tenaga kerja 2.500 orang. Keberadaan pabrik semen tersebut, akan berdampak lanjutan (muliplayer effect) terhadap perkembangan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Ajibarang dan sekitarnya.

 

 

Alnisa Septya Ratu (nisa@wartaekonomi.com)

Recomended Reading

Kabar EkBis

01 September 2014 - Agrikultur

BI Bantu Petani Bawang di Simalungun

01 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Kemendag: Produk Furnitur Luar Ruang Alami Tren Positif

01 September 2014 - Penerbangan

Garuda: Pilot Meninggal Bukan di dalam Pesawat

Kabar Indonesia

31 Agustus 2014 - Nasional

Embarkasi-Embarkasi Haji Terbaik

31 Agustus 2014 - Nasional

Pemberangkatan Haji Mulai Senin

31 Agustus 2014 - Nasional

MPR: Dwi Kewarganegaraan Jadi Perhatian

Executive Brief

Harga kebutuhan pokok di Biak Numfor relatif stabil.

Pemerintah siapkan langkah terobosan untuk dorong pemulihan hutan yang alami kebakaran.

Penjualan BBM bersubsidi jenis premium dan solar di Biak Numfor masih normal. 

Bali raih devisa sebesar 50.745,77 dolar AS dari ekspor kerajinan tulang.

Selandia Baru nilai Makassar tempat yang menjanjikan di bidang investasi pangan. 

BI sarankan industri hijau cari pasar baru.

Hipmi usulkan agar pemerintah tidak naikkan harga solar bersubsidi.

Peluang industri nutrisi termasuk susu di Indonesia dinilai semakin prospektif.

Citilink Indonesia bersinergi dengan operator akomodasi pariwisata Best Western International.

Garuda Indonesia akan lakukan investigasi penyebab meninggalnya Kapten Ramdanto.

KSPI tolak rencana kenaikan harga BBM bersubsidi yang akan diberlakukan Jokowi-JK.

Wamenkeu: Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2014 paling realistis 5,3 persen.

CT pastikan Newmont ikuti seluruh peraturan hukum yang berlaku di Indonesia.

Recommended Reading

Senin, 01/09/2014 16:04 WIB

OJK Cabut Izin PT Cahyagold Prasetya Finance

Senin, 01/09/2014 14:07 WIB

BPS: Ekspor Juli 2014 Turun 6,03%

Senin, 01/09/2014 13:17 WIB

BPS Catat Inflasi Agustus 2014 Sebesar 0,47%

Senin, 01/09/2014 05:59 WIB

Manufacturing Hope 142 - Agar Aset Rp30 Triliun Tidak Mubazir

Minggu, 31/08/2014 10:46 WIB

Kolom Yuswohady: Kelas Menengah Muslim dan Pasar Halal

Minggu, 31/08/2014 10:12 WIB

Kolom: Pekerjaan Rumah Pemerintah Baru

Sabtu, 30/08/2014 18:08 WIB

Kadin Apresiasi Kebijakan Tegas Terkait BBM

Sabtu, 30/08/2014 10:07 WIB

CT: Biaya Produksi Listrik Gunakan Batu Bara Jauh Lebih Murah

Entertainment & Life Style

27 Agustus 2014 - Entertainment & Life Style

Bukan Hanya Pria, Wanita Bisa Ketagihan Nonton Video Porno