Market Indices

Perum Navigasi Penerbangan Akan Beroperasi 2013

Oleh Cipto - Rubrik Infrastruktur

18 Oktober 2012 15:01:00 WIB

Setelah melalui proses dan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 77/2012, 13 September 2012 tentang Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI), Januari 2013 mendatang diagendakan Perum Navigasi resmi beroperasi dan menjadi provider tunggal dalam melayani navigasi penerbangan.

Saat ini untuk Air Traffic Controller (ATC) atau navigasi udara dikelola oleh beberapa penyelenggara diantaranya Unit Pelayanan Tugas Ditjen Perhubungan Udara, PT. Angkasa Pura I, PT. Angkasa Pura 2, dan Bandar Udara Khusus, namun sesuai dengan amanah UU Penerbangan No 1/2009 pasal 271 yang menyatakan bahwa menyelenggarakan pelayanan navigasi penerbangan, pemerintah membentuk suatu lembaga penyelenggara naviagi penerbangan.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti S. Gumay mengemukakan, dalam pembentukan Perum Navigasi tidak serta merta semuanya berubah namun ada masa-masa pengalihan tugas yang diatur dalam PP, diantaranya pengalihan pusat pelayanan navigasi penerbangan wilayah Barat dan Timur, pengalihan unit penyelenggara yang dikelola AP1 dan AP2, serta UPT Ditjen Hubud.

"Nantinya pusat pelayanan navigasi penerbangan wilayah Barat di Jakarta dan untuk wilayah Timur di Makasar," ujar Herry Bakti di Jakarta, kemarin, sebagaimana dikutip website resmi Kemenhub, Kamis (18/10).

Perum Navigasi Penerbangan itu menurut Herry juga tidak secara langsung  dapat mengambil alih pengelolaan navigasi udara di wilayah Flight Information Region (FIR) Batam dari yang sampai saat ini masih dikelola pemerintah Singapura.

Saat ini menurut Herry yang tengah dilakukan adalah pembentukan tim pengalihan penyelenggara navigasi penerbangan, mempersiapkan teknik operasional, pengalihan aset, penyusunan peraturan tentang fit and proper test, persiapan pengalihan aset, menyusun konsep struktur organisasi, persiapan pengalihan SDM.

Sementara, Direktur Navigasi Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Inchwanul Idrus mengatakan pendirian Perum PPNPI ini membutuhkan modal Rp97,95 miliar dari kekayaan negara yang dipisahkan dan tidak terbagi atas saham.

"Dana tersebut  berasal dari pengalihan barang milik negara pada Kemenhub yang pengadaannya bersumber dari dana APBN 2010 dan 2011," ungkap Ichwanul.

Pendanaan yang ada, meliputi peralatan navigasi yang berada di Bandara Iskandar di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah senilai Rp22,44 miliar, Bandara Juwata di Tarakan, Kalimantan Timur Rp22,45 miliar, Bandara Sentani di Jayapura Rp48,65 miliar, serta di Bandara Dewandaru di Karimun Jawa, Jawa Tengah Rp4,39 miliar.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Sufri Yuliardi

Recomended Reading

Berita Terkini

Sabtu, 25/10/2014 05:55 WIB

Joko Widodo akan Perkenalkan Kabinet Minggu Sore

Jum'at, 24/10/2014 23:36 WIB

Bank Mandiri Dirikan Usaha Patungan di Bidang Pembiayaan

Jum'at, 24/10/2014 23:28 WIB

JK Belum Bisa Pastikan Tanggal Kenaikan Harga BBM

Jum'at, 24/10/2014 22:18 WIB

Bank Mandiri: Bank Lokal Ketinggalan Berkonsolidasi

Jum'at, 24/10/2014 22:02 WIB

Ini Kelemahan Proses Seleksi Menteri Jokowi

Jum'at, 24/10/2014 21:27 WIB

Balai Pustaka Menangkan Tender Buku Kurikulum 2013

Jum'at, 24/10/2014 21:19 WIB

Garuda akan Resmikan Rute Intra-Kalimantan

Jum'at, 24/10/2014 20:50 WIB

Ini Penyebab Osteoporosis

Kabar EkBis

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Kadin: MEA Bukan Cuma Tanggung Jawab Pemerintah

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Belum Ada Pedagang Jual Foto Jokowi di Padang

Executive Brief

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: views/newsflash.php

Line Number: 7

Recommended Reading

Jum'at, 24/10/2014 03:21 WIB

Kadin Minta Jokowi Atasi Infrastruktur

Jum'at, 24/10/2014 02:54 WIB

Tahun 2018, Ada Dua Ruas Tol Baru di Jakarta

Jum'at, 24/10/2014 01:04 WIB

Belum Ada Menteri, Pengusaha Resah

Jum'at, 24/10/2014 00:38 WIB

Kadin: Jokowi Pasti Tahu Kesulitan Pengusaha

Kamis, 23/10/2014 21:36 WIB

OJK Apresiasi Gagasan Baru "Warta Ekonomi" di Industri Asuransi

Kamis, 23/10/2014 19:27 WIB

Analis: IHSG Bisa Sentuh Level 6.000

Kamis, 23/10/2014 19:14 WIB

Analis: Dampak Buruk Kenaikan BBM Hanya Jangka Pendek

Kamis, 23/10/2014 17:08 WIB

Penetapan UMP Serentak 1 November

Entertainment & Life Style

21 Oktober 2014 - Entertainment & Life Style

Ini Alasan Pria Senang Bercinta di Pagi Hari