• Adira Insurance
Market Indices

Empat Prioritas Banyuwangi (Terus) Kerek Pertumbuhan

Rubrik Daerah

27 Oktober 2012 17:01:00 WIB

Perekonomian kabupaten Banyuwangi kian meningkat. Semester I tahun 2012, pertumbuhan ekonomi Banyuwangi terealisasi hingga mencapai 7,11%. Sebelumnya pertumbuhan ekonomi Banyuwangi hanya sebesar 6,9%.

Hal tersebut disampaikan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Pemkab Banyuwangi telah memiliki masterplan pembangunan untuk jangka pendek, menengah dan panjang. “Kami sudah memiliki masterplan yang mengacu pada rencana tata ruang wilayah (RTRW). RTRW kami sudah final,” ungkap Bupati Anas yang dikutip dari banyuwangikab.go.id.

Menurut Bupati, Pemkab Banyuwangi memiliki empat prioritas pembangunan. Yakni, membangun kawasan industri di Kecamatan Wongsorejo. Kecamatan di Utara Banyuwangi ini sangat ideal sebagai kawasan industri. “Jarak dengan pelabuhan hanya 14 kilometer,” ujarnya.

Dengan adanya kawasan industri pengusaha akan mendapatkan banyak kemudahan. Menurutnya, pengusaha tinggal masuk kawasan industri, pengusaha tidak perlu repot-repot ngurus amdal (analisis mengenai dampak lingkungan). Amdal sudah ada yang menguruskan.

Lalu, Pemkab Banyuwangi akan mengembangkan kawasan Selatan sebagai sentra agropolitan.  Di wilayah ini akan dikembangkan komoditas utama susu atau santan. Kawasan Barat akan menjadi sentra industri gula dengan berdirinya pabrik gula terbesar dan termoderen di Glenmore. Kawasan Tengah akan menjadi kawasan wisata terpadu. “Untuk kawasan wisata terpadu eco-tourism atau wisata alam akan menghubungkan wisata Gunung Ijen, Baluran Situbondo,dan Alas Purwo,” tuturnya.

Di bidang perhotelan dan hiburan, Bupati menegaskan, pihaknya melarang pendirian tempat karoke dan hotel melati. Ia mengatakan tidak  diizinkan berdirinya karaoke di Banyuwangi. Hotel (kelas) melati juga tidak. Kalau akan mendirikan hotel, hotelnya harus berbintang. Rencananya, di kawasan Ijen akan didirikan hotel bintang lima.

Selain itu, Banyuwangi kini sudah didukung dengan moda transportasi yang lengkap. Salah satunya adalah penerbangan reguler setiap hari Surabaya–Banyuwangi PP. Ia mengatakan lapangan terbang akan terus dikembangkan. Tahun depan akan diupayakan ada maskapai baru. Kalau akan ke Jakarta, warga Jember akan lebih cepat lewat lapangan terbang Banyuwangi. Di lapangan terbang dibangun VIP room yang bisa digunakan untuk rapat. Tak hanya itu, Pemkab Banyuwangi juga akan membangun pelabuhan besar sebagai alternatif pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

 

(nisa@wartaekonomi.com)


Foto ilustrasi: indonesia.travel

Editor: Hatta

Recomended Reading

Kabar EkBis

21 November 2014 - Ekonomi Bisnis

Mendag Janji Turunkan Harga Cabai

21 November 2014 - Ekonomi Bisnis

Kemendag Tetapkan Tiga Kota Tertib Ukur

Executive Brief

BCA tambah gerai layanan perbankan berbasis digital di Surabaya.

Bursa Saham AS

Indeks Dow Jones ditutup naik 91,06 poin atau 0,51% menjadi 17.810,06 poin.

Indeks S&P 500 ditutup naik 10,75 poin atau 0,52% menjadi 2.063,50 poin.

Indeks Nasdaq ditutup naik 11,10 atau 0,24% menjadi 4.712,97 poin.

Polisi tahan 12 dokter anak di Italia karena terima hadiah dari produsen susu bayi.

Satu wabah penyakit tewaskan 40 orang dari 119 kasus di Madagaskar sejak Agustus lalu.

Pemberontak ADF-NALU tewaskan 80 orang dalam sebuah serangan di Uganda.

Hasil Pertandingan Ligue 1 Prancis

Metz 2 - 3 Paris Saint Germain

Hasil Pertandingan Liga BBVA Spanyol

Athletic Bilbao 3 - 1 Espanyol

Ketum Nasdem Surya Paloh meminta masyarakat tidak ragukan kualitas kader parpol.

Ketua DPR Setya Novanto tidak permasalahkan pengangkatan M Prasetyo sebagai Jaksa Agung.

Menteri Yuddy: Pejabat yang selenggarakan pernikahan maksimal undang 500 orang dan tak boleh mewah.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini harapkan M Prasetyo profesional pimpin Kejaksaan Agung.

Entertainment

22 November 2014 - Olahraga

Filipina Lumat Laos 4-1 di Piala AFF

22 November 2014 - Olahraga

Riedl: Kondisi Pemain Sudah Siap 100 Persen