Market Indices

Resensi: Masalah Gula, Masalah Political Will

Oleh Hatta - Rubrik Buku

11 November 2012 06:03:00 WIB

Buku ini memperlihatkan begitu banyak rintangan yang harus dihadapi pemerintah dalam mencapai target swasembada gula tahun 2014.

Swasembada gula pada 2014 tidak akan tercapai, jika masih mengalami kegagalan pasar pada industri hulunya. Buku “Ekonomi Gula” yang digagas para penulis yang tergabung dalam Perhimpunan Ekonomi Pertanian (Perhepi) ini menunjukkan adanya oligopoli yang dilakukan pedagang besar yang jumlahnya terbatas dalam proses penentuan dan pembentukan harga gula tebu di tingkat petani. Terbatasnya jumlah pedagang besar menyebabkan bargaining position petani rendah.

Selain itu, permasalahan yang tidak jauh lebih besar adalah rendahnya hasil rendeman. Permasalahan ini tidak hanya menunjukkan kerugian petani, melainkan juga menunjukkan rendahnya produktivitas industri gula.

Siapa yang paling dirugikan? Tentu saja petani, karena di Indonesia, produksi tebu sebagai bahan baku gula dihasilkan dari perkebunan rakyat. Baru kemudian perkebunan besar swasta dan perkebunan besar negara.

Pada tahun 2010, perkebunan rakyat meliputi areal seluas 243,513 ribu hektar (58,09%), perkebunan besar swasta sebesar 115,554 ribu hektar (24,17%), dan perkebunan negara hanya 76,250 ribu hektar (16,73%). Dengan luas lahan demikian, perkebunan tebu rakyat menghasilkan 55,13% produksi nasional, sementara perkebunan besar swasta dan negara masing-masing menghasilkan 44,67% dan 1,47%.

Dengan melihat luas lahan dibandingkan produksinya, dapat terlihat bahwa produktivitas yang dimiliki petani rakyat merupakan yang paling rendah. Sementara tingkat produktivitas paling tinggi dimiliki perkebunan besar swasta.

Fakta tersebut diungkapkan penulis terjadi di Provinsi Lampung. Demikian halnya yang terjadi di Jawa Timur, meskipun dengan karakteristik permasalahan yang berbeda.

 

Swasembada Gula

Kebutuhan konsumsi gula nasional pada periode 2003 sampai dengan 2007 rata-rata sebesar 3,4 juta ton, sedangkan produksi dalam negeri rata-rata hanya 2,1 juta ton. Kekurangan tersebut selama ini dipenuhi melalui impor.

Meski sedikit terlambat, target swasembada gula pada 2014 menjadi agenda yang cukup mendesak. Sebab, jika dibandingkan dengan produktivitas gula negara tropis yang lain seperti Brazil, Indonesia tertinggal sangat jauh.

Brazil memiliki produksi gula sebesar 31,3 juta ton pada tahun 2008/2009. Dengan produktivitas sebesar itu, Brazil mampu melakukan ekspor hingga 70% produksinya. Jika dilihat dari hasil rendeman tebu, produktivitas di Brazil dan negara-negara penghasil gula seperti Australia, Thailand, dan Filipina sebesar 12% hingga 14%. Sementara perolehan kadar kandungan gula dalam batang tebu di Indonesia hanya sebesar 7% hingga 9% saja.

Pada tahun 2014 pemerintah mencanangkan swasembada gula dengan produksi gula kristal putih (GKP) 2,95 juta ton dan gula kristal rafinasi (GKP) sebesar 2,74 juta ton. Apakah angka tersebut realistis dengan kondisi struktur industri gula yang ada seperti sekarang ini?

Tulisan hasil penelitian dalam buku “Ekonomi Gula” ini menunjukkan, bahwa produksi tebu rakyat mengalami fluktuasi inefisiensi dalam proses produksinya, yang ditunjukkan dengan derajat signifikansi pengujian sebesar 99%. Rata-rata tingkat efisiensi produksi tebu rakyat hanya mampu menunjukkan sebesar 21%. Dengan kata lain, produksi aktual baru mencapai 21% dari produksi potensialnya.

Masih dalam penelitian tersebut, adanya pelaksanaan program akselerasi mampu meningkatkan tingkat efisiensi produksi tebu rakyat dari 27% mampu meningkat menjadi 76%.

 

Pembangunan Industri Gula

Secara tidak langsung, buku ini merupakan salah satu sumbang saran para akademisi bagi industri gula. Berbagai tulisan dalam bunga rampai mampu menyajikan ulasan secara akademis berbasis penelitian. Beberapa tulisan, yang telah melalui sortasi editor Bayu Krisnamurthi, juga menunjukkan bagaimana permasalahan industri gula ini merupakan efek dari political will yang belum berpihak pada petani dan industri. Hal itu ditunjukkan oleh rendahnya keseriusan untuk merenovasi pabrik-pabrik gula yang sudah usang ditelan zaman.

Metode pengkajian yang digunakan dalam penilaian political will itu, salah satunya berdasarkan tiga pilar, yaitu ikhtiar bersama (collective actions), kelembagaan (institutions), ketidaksempurnaan pasar politik (political market imperfections).

Pilar pertama merujuk pada tingkatan pembangunan yang melibatkan proses interaksi seluruh aktor yang terlibat dalam pembangunan ekonomi. Pilar kedua berupa kelembagaan, suatu norma, sistem nilai, konvensi, aturan main, baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Relevansi pilar kelembagaan di sini adalah dalam hal kepentingan ekonomi serta kredibilitas komitmen pemerintah. Adapun pilar ketiga, merupakan pasar politik yang tidak lain merujuk pada sistem pemilihan umum dan atau rekrutmen politik pada pejabat publik. Kepedulian para ahli ekonomi politik adalah tentang sistem informasi dan kredibilitas pemimpin politik, yang menjadi determinan utama tingkat ketidaksempurnaan pasar politik.

 

Judul                       : Ekonomi Gula

Editor                       : Bayu Krisnamurthi

Penerbit                   : PT Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit             : September 2012

Jumlah Halaman       : 395 halaman

 

 

Jajang Yanuar Habib

(redaksi@wartaekonomi.com)

Sumber: Warta Ekonomi No 20/2012

Recomended Reading

Minggu, 19/10/2014 04:00 WIB

Jokowi Disarankan Bentuk Menko Pembangunan Khusus Papua

Minggu, 19/10/2014 08:04 WIB

Jokowi Diminta Bentuk Kementerian Pembangunan Papua

Minggu, 19/10/2014 08:38 WIB

PBNU Tetap Kritisi Jokowi

Executive Brief

Bursa Saham Indonesia

IHSG ditutup menguat 11,59 poin atau 0,23% ke level 5.040,53 poin.

Indeks Bisnis 27 ditutup naik 1,88 poin atau 0,43% ke level 437,12 poin.

Jakarta Islamic Index ditutup melemah 0,14% ke level 662,62 poin.

Jokowi: Kini saatnya berdikari di bidang ekonomi.

Bursa Saham Eropa

Indeks Stoxx Europe 600 dibuka menguat 0,02% ke level 318,75 poin.

Bursa Saham Asia Pasifik

Indeks KOSPI ditutup naik 1,55% poin ke level 1.930,06 poin.

Indeks Nikkei 225 ditutup melejit 3,98% ke level 15.111,23 poin.

Indeks Topix ditutup naik 4% ke level 1.224,34 poin.

Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,2% ke level 23.070,26 poin.

Indeks Komposit Shanghai ditutup naik 15,55 poin menjadi 2.356,73 poin.

Indeks Komposit Shenzhen ditutup naik 17,46 poin atau 1,32 persen menjadi 1.340,98 poin.

Jokowi dan JK resmi menjabat sebagai Presiden dan Wapres RI periode 2014-2019.

Rupiah dibuka menguat 0,18% ke level Rp 12.088 per dolar AS.

BMKG perkirakan cuaca di wilayah Jabodetabek cerah berawan pada hari ini (20/10).

Hasil Pertandingan Liga Eredivisie Belanda

SC Heerenveen 2 vs 2 Cambuur

FC Dordrecht 1 vs 3 FC Utrecht

Go Ahead Eagles 3 vs 2 PEC Zwolle

FC Groningen 1 vs 1 Excelsior

Hasil Pertandingan Liga Ligue 1 Prancis

Marseille 2 vs 0 Toulouse

Bordeaux 1 vs 1 Caen

Lyon 5 vs 1 Montpellier

Hasil Pertandingan Liga Bundesliga Jerman

Hamburger SV 1 vs 1 Hoffenheim

Paderborn 3 vs 1 Eintracht Frankfurt

Hasil Pertandingan Liga BBVA Spanyol

Atletico Madrid 2 vs 0 Espanyol

Deportivo La Coruna 3 vs 0 Valencia

Elche 0 vs 2 Sevilla

Villarreal 2 vs 0 Almeria

Hasil Pertandingan Liga Serie A Italia

Fiorentina 0 vs 2 Lazio

Atalanta 1 vs 0 Parma

Cagliari 2 vs 2 Sampdoria

Hellas Verona 1 vs 3 AC Milan

Palermo 2 vs 1 Cesena

Torino 1 vs 0 Udinese

Inter 2 vs 2 SSC Napoli

Hasil Pertandingan Liga Premier Inggris

QPR 2 vs 3 Liverpool

Stoke City 2 vs 1 Swansea City

Hipmi: Penerapan MEA 2015 akan tingkatkan bisnis e-commerce.

Pertempuran di Donetsk, Ukraina, tewaskan empat warga sipil dan lukai sembilan orang.

Paska pelantikan Jokowi memilih rumah tinggal di Wisma Negara

KEN merekomendasikan presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tahun ini.

Berdasarkan survei Indonesia Property Watch (IPW) volume penjualan properti perumahan di wilayah Jabodebek-Banten pada triwulan III-2014 turun 25,7% dibandingkan triwulan sebelumnya.

Jokowi-JK memakai sepatu buatan Cibaduyut dalam pelantikan presiden.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai tahun ini hingga tahun 2020, KAI akan membeli 160 rangkaian kereta baru.

BKPM: Nilai investasi gabungan antara PMDN dan PMA, Jawa Barat menjadi provinsi tujuan investasi paling banyak dengan nilai Rp 18,4 triliun.

BKPM: Untuk sektor PMA, DKI Jakarta berada di posisi puncak dengan 627 proyek senilai US$ 1,5 miliar.

BKPM: Jawa Timur menjadi tujuan investasi dalam negeri paling favorit dibandingkan dengan provinsi lain.

BKPM: Realisasi investasi pada triwulan III-2014 dari Singapura adalah US$ 1 miliar atau 20,2% dari total investasi.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo:Pelantikan Jokowi akan memberikan sentimen yang positif.

Badan Koordinasi Penanaman Modal: Singapura masih menjadi investor asing terbesar di Indonesia.

Badan Koordinasi Penanaman Modal: Realisasi investasi pada triwulan III-2014 mencapai Rp 119,9 triliun.

PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk siap berinvestasi pembangkit listrik berbasis minyak kelapa sawit

PT Kimia Farma Tbk. berencana merambah bisnis properti dengan membangun hotel.

Berikut jadwal acara Syukuran Rakyat:

Ahad, 19 Oktober 2014
Pukul 16.00 WIB: Jokowi hadiri doa bersama 1.000 umat Hindu se-Jakarta di Pura Agung Wira Satya Bhuana, Kompleks Paspampres, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ia akan menyampaikan pidato.

Pukul 18.00 WIB: Jokowi salat magrib berjemaah dan ikut khataman Al-Quran 30 juz di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat. Selain mengaji bersama sejumlah penghafal Quran, Jokowi akan mendengarkan tausyiah dari Quraish Shihab. Acara diperkirakan dihadiri sekitar 8.000 orang.

Pukul 20.00 WIB: Jokowi bertemu uskup serta tokoh persekutuan gereja Katolik dan Kristen se-Jakarta di Gereja Katedral, Jakarta Pusat. Peserta sekitar 4.000 orang. Jokowi akan menyampaikan sambutan seusai umat Katolik dan Kristen melakukan misa.

Senin, 20 Oktober 2014
Pukul 10.00 WIB: Jokowi dan Jusuf Kalla dilantik di Gedung DPR-MPR, Senayan. Panitia Syukuran Rakyat #Salam3Jari menggelar acara nonton bareng siaran pelantikan menggunakan layar lebar di Monas berbarengan dengan konser.

Pukul 12.45 WIB: Jokowi selesai menghadiri upacara pelantikan. Jokowi tiba di Bundaran Hotel Indonesia, dan diarak menuju Monas menggunakan andong.

Pukul 14.00 WIB: Jokowi tiba di Istana Merdeka menghadiri acara pisah-sambut dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Seusai acara, Jokowi berjanji mengadakan acara open house di Istana untuk 700 warga.

Pukul 16.00 WIB: Jokowi dijadwalkan menghadiri konser rakyat di Monas. Dia akan bernyanyi bersama Slank dan musikus lainnya sampai menjelang magrib.

Pukul 19.00 WIB: Jokowi kembali ke Monas untuk menghadiri acara pelepasan 300 lampion hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah, Presiden Timor Leste Taur Matan Ruak, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Malaysia Dato' Sri Mohd Najib bin Tun Abdul Razak, dan Perdana Menteri Papua Nugini Peter O’Neill telah menyatakan kehadirannya dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla, Senin, 20 Oktober 2014.

Mulai Juli 2015 nomor call center Layanan Konsumen OJK di 021 500655 berubah jadi 021 1500655.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia akan menyelenggarakan Indonesia Motorcycle Show 2014 pada 29 Oktober hingga 2 November

Recommended Reading

Senin, 20/10/2014 10:41 WIB

Joko Widodo dan JK Resmi Jabat Presiden dan Wapres 2014-2019

Senin, 20/10/2014 07:27 WIB

Manufacturing Hope 149 - Xiao Ping Guo Sebelum ke Jalan Thamrin

Senin, 20/10/2014 05:55 WIB

Pelantikan Jokowi-JK Lebih Meriah

Senin, 20/10/2014 05:11 WIB

Tiga Ucapan Terakhir Ketua KEN

Minggu, 19/10/2014 17:04 WIB

Kolom Yuswohady: Jokowi dan Kemerdekaan Brand

Minggu, 19/10/2014 14:05 WIB

Kolom Yuswohady: Komunitas Driver Pasar Muslim

Minggu, 19/10/2014 12:31 WIB

Beni Sindhunata: Negara Mafia

Minggu, 19/10/2014 10:39 WIB

Setya Novanto: Jokowi Ternyata Pintar dan Tegas

Entertainment & Life Style

16 Oktober 2014 - Entertainment & Life Style

Ingin Puaskan Pasangan? Lakukan Olahraga Ini