Market Indices

2013, Kemenpera Anggarkan Rp 150 M untuk Rumah Veteran

Oleh Cipto - Rubrik Properti

13 November 2012 14:03:00 WIB

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) pada tahun 2013 menganggarkan Rp 150 Miliar untuk Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk para veteran di seluruh Indonesia. Dana tersebut rencananya dapat digunakan untuk membantu sekitar 10.000 unit rumah veteran yang kondisinya tidak layak huni.

“Tahun 2013 kami telah menganggarkan sekitar Rp 150 Miliar dana BSPS untuk sekitar 10.000 unit rumah veteran di seluruh Indonesia,” ujar Deputi Menteri Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera, Jamil Ansari usai menandatangani Perjanjian Kerjasama dengan Wakil Ketua Umum III DPP Legiun Veteran RI (LVRI) Mayjen TNI (Purn) Sukotjo Tjokroatmodjo dan Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Pos M Hutabarat di Grand Kemang Hotel, Jakarta, Senin (12/11).

Jamil Ansari menjelaskan, sebelumnya dana BSPS hanya sekitar Rp 11 juta, sedangkan tahun depan sekitar Rp 15 juta per unit rumah tidak layak yang di huni para veteran. Dalam kegiatan ini,  pihak Kemenpera akan bekerjasama dengan pihak DPP LVRI maupun Kementerian Perhatanan untuk proses pendataan veteran yang berhak menerima bantuan tersebut. Hal tersebut diharapkan dapat lebih mengefektifkan proses pendataan dan pengawasan penyaluran bantuan yang diberikan kepada para veteran yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Untuk tahun 2012 kami menganggarkan bantuan Rp 11 juta untuk sekitar 1.300 unit rumah veteran di seluruh Indonesia. Kami berharap adanya bantuan dari Babinsa dan Zeni dari TNI akan mempercepat proses penyaluran bantuan dari Kemenpera ini,” kata Jamil sebagaimana dikutip website resmi Kemenpera, kemarin.

Maksud perjanjian kerjasama ini, imbuhnya, adalah untuk meningkatkan kualitas rumah dengan memperbaiki komponen rumah sehingga memenuhi syarat rumah layak huni bagi LVRI. Sedangkan tujuannya untuk mewujudkan pemenuhan kebutuhan rumah layak huni bagi LVRI.

“Ada dua jenis bantuan yang diberikan, pertama adalah untuk para veteran yang masih memiliki keluarga serta mereka yang sudah tidak memiliki keluarga. Untuk veteran yang tidak memiliki keluarga akan kami bangunkan rumah khusus untuk veteran. Nanti pendataannya akan dilakukan oleh Kemhan,” terangnya.

Lebih lanjut, Jamil Ansari menjelaskan, ruang lingkup perjanjian kerjasama mencakup perumusan prosedur pendataan, pemberdayaan, fasilitasi dan pengawasan, fasilitasi bantuan dana BSPS untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak huni sebanyak 1.300 unit rumah, pemberdayaan kepada kelompok penerima bantuan, mobilitasi sumber pendanaan yang berasal dari masyarakat, perusahaan swasta dan/ atau sumber lainnya, fasilitasi dan koordinasi pendampingan pembangunan, dan pengawasan secara berkala penyaluran bantuan dana BSPS dan pengawasan pelaksanaan pembangunan oleh kelompok penerima bantuan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum III DPP Legiun Veteran RI (LVRI) Mayjen TNI (Purn) Sukotjo Tjokroatmodjo mengungkapkan, mewakili para veteran di seluruh Indonesia dirinya mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Kemenpera. Hal tersebut menunjukkan perhatian pemerintah kepada para veteran yang saat ini belum memiliki rumah yang layak huni.

“Bantuan dari Kemenpera menunjukkan bahwa pemerintah masih memperhatikan para veteran. Hal tersebut merupakan sebuah kehormatan dan peningkatan kesejahteraan bagi para veteran yang kebanyakan masih tinggal di rumah tidak layak huni,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan oleh  Pos M Hutabarat. Menurutnya, adanya perjanjian kerjasama tersebut akan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para veteran. Pasalnya banyak veteran yang telah mempertaruhkan nyawa berjuang untuk merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari tangan penjajah.

“Melalui bantuan BSPS dari Kemenpera tentunya para veteran dapat merasa dihargai serta menjadi bagian dari kemerdekaan bangsa Indonesia,” harapnya

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: Kemenpera

Recomended Reading

Senin, 20/10/2014 00:54 WIB

Semen Indonesia Dirikan Universitas Internasional Semen Indonesia

Senin, 20/10/2014 10:11 WIB

Prabowo Hadir dalam Pelantikan Jokowi-JK

Senin, 20/10/2014 01:57 WIB

RNI Rangkul Masyarakat

Kabar EkBis

20 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Tiga Ucapan Terakhir Ketua KEN

20 Oktober 2014 - Agrikultur

RNI: Bisnis dan Kontribusi Pemerataan Pangan

19 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Kolom Inovasi: Mengungkit Kelembaman Inovasi

Executive Brief

Korea Utara dan Qatar lolos ke final Piala AFC U-19.

Hasil Pertandingan Semi Final Piala AFC U-19

Uzbekistan U-19 0 vs 5 Korea Utara U-19

Myanmar U-19 2 vs 3 Qatar U-19

Hasil Pertandingan Liga BBVA Spanyol

Real Sociedad 1 vs 2 Getafe

Hasil Pertandingan Liga Serie A Italia

Genoa 1 vs 1 Empoli

Hasil Pertandingan Liga Premier Inggris

West Bromwich Albion 2 vs 2 Manchester United

Irman Gusman: DPD siap dukung program kemaritiman Jokowi.

Jokowi: Kini saatnya berdikari di bidang ekonomi.

Hipmi: Penerapan MEA 2015 akan tingkatkan bisnis e-commerce.

Mulai Juli 2015 nomor call center Layanan Konsumen OJK di 021 500655 berubah jadi 021 1500655.

Recommended Reading

Senin, 20/10/2014 17:18 WIB

Pelantikan Jokowi-JK Bawa Angin Segar bagi Pasar Modal

Senin, 20/10/2014 15:04 WIB

Prabowo: Pidato Jokowi Bagus

Senin, 20/10/2014 14:27 WIB

Puan: Pengumuman Nama Menteri Selambatnya Besok

Senin, 20/10/2014 14:17 WIB

MPR Ajak Seluruh Komponen Bangsa Dukung Presiden Jokowi

Senin, 20/10/2014 10:41 WIB

Joko Widodo dan JK Resmi Jabat Presiden dan Wapres 2014-2019

Senin, 20/10/2014 07:27 WIB

Manufacturing Hope 149 - Xiao Ping Guo Sebelum ke Jalan Thamrin

Senin, 20/10/2014 05:55 WIB

Pelantikan Jokowi-JK Lebih Meriah

Senin, 20/10/2014 05:11 WIB

Tiga Ucapan Terakhir Ketua KEN

Entertainment & Life Style

19 Oktober 2014 - Olahraga

Bayern Hancurkan Bremen 6-0