Market Indices

CIMB-Principal Asset Management Luncurkan Reksa Dana CIMB-Principal Index IDX30

Oleh Cipto - Rubrik Ekonomi Bisnis

20 November 2012 19:01:00 WIB

PT CIMB-Principal Asset Management (PT.CPAM) pada hari ini memperkenalkan reksa dana barunya berupa reksa dana indeks yang berbasis saham yaitu CIMB-Principal Index IDX30 dengan NAB perdana sebesar Rp 1000,- (seribu rupiah). Reksa dana ini mematok minimum investasi awal dan investasi selanjutnya yang relatif kecil dan terjangkau bagi semua kalangan yaitu sebesar Rp 100,000,- (seratus ribu rupiah) untuk minimum investasi awal dan Rp 75,000,- (tujuh puluh lima ribu rupiah) untuk minimum investasi selanjutnya. Untuk investasi awal dan selanjutnya yang relatif kecil ini akan menjadi sangat ideal untuk dijadikan sarana investasi regular yang mudah dan terjangkau guna mengalahkan tingkat inflasi dalam jangka panjang bagi semua kalangan di Indonesia.

Dengan kesempatan berinvestasi secara langsung di reksa dana ini maka investor berkesempatan untuk dapat menikmati perkembangan perekonomian Indonesia melalui pergerakan saham-saham pilihan dari Indeks IDX30 yang tujuannya untuk memberikan imbal hasil yang setara dengan kinerja indeks IDX30.

“Untuk itu kami meluncurkan Reksa Dana CIMB-Principal Index IDX30 untuk memberikan akses mudah dan terjangkau ke pasar modal kepada semua kalangan, terutama mereka yang memiliki profil risiko investasi sedang sampai dengan agresif tanpa perlu mengeluarkan sejumlah uang besar atau sibuk memilih saham atau reksa dana saham mana saja yang harus dibeli”, tutur Reita, melalui siaran persnya, Selasa (20/11).

CIMB-Principal Index IDX30 berinvestasi di saham-saham yang masuk ke dalam konstituen indeks IDX30 di Bursa Efek Indonesia. Indeks IDX30 sendiri merupakan kumpulan 30 saham terpilih dengan kapitalisasi pasar paling besar di Bursa Efek Indonesia. Saham–saham Indeks IDX30 dipilih secara berkala berdasarkan faktor likuiditas, kapitalisasi pasar, kinerja keuangan serta prospek pertumbuhan, sehingga dapat bermanfaat bagi investor yang menginginkan investasi yang lebih prudent namun tetap memberikan return optimal.

“CIMB-Principal Index IDX30 merupakan reksa dana indeks pertama yang menggunakan acuan indeks IDX30. Selain untuk memberikan sesuatu yang baru bagi masyarakat, kami memilih indeks IDX30 karena telah terbukti dapat mengalahkan dan memberikan return yang lebih optimal jika dibandingkan dengan beberapa indeks acuan yang lainnya walaupun relatif kurang terdiversifikasi. Hal ini dikarenakan pemilihan konstituen indeks IDX30 yang lebih selektif baik dari segi likuiditas dan kualitas”, tambah Reita.

Reksa Dana ini dikelola dengan manajemen secara pasif oleh manajer investasi profesional dan memiliki pengalaman di pasar modal dan tentunya mendapat dukungan serta komitmen kuat dari tim riset yang solid di Indonesia yang berkolaborasi dengan tim riset regional Malaysia, Singapore, Hongkong dan Thailand).

“Kami berharap Reksa Dana CIMB-Principal Index IDX30 akan memberikan range product yang lengkap bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan investasi dan komitmen kami dalam mengembangkan pasar modal Indonesia.” tutup Reita.

(*/redaksi@wartaekonomi.com)

Foto: CIMB Principal

Recomended Reading

Kabar EkBis

23 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Penetapan UMP Serentak 1 November

23 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

UMKM Inginkan Pemerintahan Jokowi Tekan Bunga Kredit

Kabar Indonesia

23 Oktober 2014 - Politik

Ahok Ogah Tempati Rumah Dinas Gubernur

23 Oktober 2014 - Politik

Ahok Minta Pendamping dari Kalangan PNS

Executive Brief

BI katakan mulai tahun 2015 siap tindak tegas kegiatan usaha penukaran valuta asing ilegal.

Medco E&P Indonesia berencana alihkan aliran gas Blok A Aceh ke Pertamina.

PDI-P sebut pihaknya tidak berniat untuk sandera DPR dengan menunda serahkan nama anggota komisi.

KKP dan Kementerian ESDM bangun pembangkit listrik tenaga surya di 25 pulau kecil terluar Indonesia.

Isuzu revisi target penjualan pada 2014 jadi 28.000 unit dari sekitar 30.000 unit.

Intiland tegaskan pihaknya siap bantu Pemprov DKI untuk bangun rusun.

Bank Permata: Pertumbuhan kredit tahun 2014 akan lebih rendah dari tahun sebelumnya sekitar 10%-12%.

Recommended Reading

Kamis, 23/10/2014 19:27 WIB

Analis: IHSG Bisa Sentuh Level 6.000

Kamis, 23/10/2014 19:14 WIB

Analis: Dampak Buruk Kenaikan BBM Hanya Jangka Pendek

Kamis, 23/10/2014 17:08 WIB

Penetapan UMP Serentak 1 November

Kamis, 23/10/2014 10:28 WIB

Chevron Kecewa dengan Putusan MA

Kamis, 23/10/2014 08:28 WIB

Ekonom: Dua Kebijakan Jokowi Dinanti Pasar

Kamis, 23/10/2014 08:03 WIB

IHSG Diprediksikan Sentuh 5.900 pada Tahun 2015

Rabu, 22/10/2014 09:01 WIB

Jokowi Diminta Fokuskan Logistik Laut 60 Persen

Rabu, 22/10/2014 00:27 WIB

A Prasetyantoko: Jika Tak Mau Kalah, Perbankan Harus Kuat

Entertainment & Life Style

21 Oktober 2014 - Entertainment & Life Style

Ini Alasan Pria Senang Bercinta di Pagi Hari

20 Oktober 2014 - Entertainment & Life Style

Ini Empat Mitos yang Salah Seputar Seks