Market Indices

MNC Luncurkan TV Home Shopping

Oleh Hatta - Rubrik Ekonomi Bisnis

11 Desember 2012 06:02:00 WIB

MNC resmi luncurkan MNC Shop, TV home shopping 24 jam pertama dan terlengkap di Indonesia pada Senin (10/12). TV ini menawarkan berbagai produk dan jasa, seperti kitchen ware, household, home appliances, beauty care, leisure & sport, digital & electronics, insurance, kids & education, jewelry & accesories dan fashion yang  dapat diakses melalui TV berbayar, Channel 88 Indovision, Top TV, dan Oke Vision.

Chief Executive Officer PT. MNC GS Home Shopping Reino Barack mengatakan kehadiran MNC TV Home Shopping ini adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat moderen yang mengutakan kemudahan dan kenyamanan.

"Saat ini kita baru melayani 8 kota, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan,  Lampung, dan Makasar. Tapi tahun depan, kita berharap dapat membuka lagi setidaknya di 8 kota lainnya," ujar Reino.

Untuk sistem pambayaran dapat dilakukan dengan fleksibel, mulai dari transfer bank, cash on delivery atau dapat juga menggunakan kartu  kredit/debit on delivery yang aman dan nyaman karena petugas pengantar dilengkapi mesin EDC (Electronic Data Capture).

Sementara untuk  memudahkan proses pengiriman barang, MNC Shop juga memiliki Regional Distribution Center (RDC) di delapan kota tersebut. "Jangkauan kami seluruh Indonesia, karena itu kami akan terus memperluas jangkauan Delivery Order dan RDC  kami," imbuh Reino.

 

(sufri@wartaekonomi.com)

Foto: Sufri Yuliardi

Kabar EkBis

02 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Wacana Kenaikan BBM Pengaruhi Usaha UKM di Depok

02 September 2014 - Agrikultur

BPS: Petani Bali Kreatif Olah Hasil Panen

Kabar Indonesia

02 September 2014 - Politik

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Executive Brief

BI: Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2014 lebih baik dari perkiraan bank sentral.

Bappenas sandingkan program prioritas Jokowi dengan program kebijakan SBY.

Pengamat: Pemerintah perlu genjot pertumbuhan ekonomi yang lambat.

BI isyaratkan akan terus menahan suku bunga acuan.

BPS catat kenaikan tarif tenaga listrik menjadi salah satu komoditas penyumbang laju inflasi.

KSEI harapkan bank pembayaran transaksi bursa terintegrasi dengan fasilitas AKSes.

Wamenkeu: Target laju inflasi hingga akhir 2014 sebesar 5,3 persen dapat tercapai.

OJK akan bentuk tim pengembang surat utang.

Pengamat: Pembiayaan perbankan nasional masih terbatas dalam pembangunan infrastruktur.

OJK: Tingkat kepercayaan investor terhadap instrumen investasi reksa dana meningkat.

Pemerintah siapkan langkah terobosan untuk dorong pemulihan hutan yang alami kebakaran.

Bali raih devisa sebesar 50.745,77 dolar AS dari ekspor kerajinan tulang.

Selandia Baru nilai Makassar tempat yang menjanjikan di bidang investasi pangan. 

BI sarankan industri hijau cari pasar baru.

Hipmi usulkan agar pemerintah tidak naikkan harga solar bersubsidi.

Peluang industri nutrisi termasuk susu di Indonesia dinilai semakin prospektif.

Citilink Indonesia bersinergi dengan operator akomodasi pariwisata Best Western International.

Recommended Reading

Selasa, 02/09/2014 21:22 WIB

BI: Penjualan Rumah pada Triwulan II Turun

Selasa, 02/09/2014 18:09 WIB

OJK: Pemberian Kredit Harus Perhatikan Aspek Lingkungan Hidup

Selasa, 02/09/2014 17:04 WIB

Aviliani Harapkan Pemerintahan Jokowi-JK Galakkan Padat Karya

Selasa, 02/09/2014 10:13 WIB

BI: Penggunaan Transaksi Non-Tunai Masih Rendah

Selasa, 02/09/2014 05:58 WIB

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Senin, 01/09/2014 16:04 WIB

OJK Cabut Izin PT Cahyagold Prasetya Finance

Senin, 01/09/2014 14:07 WIB

BPS: Ekspor Juli 2014 Turun 6,03%

Senin, 01/09/2014 13:17 WIB

BPS Catat Inflasi Agustus 2014 Sebesar 0,47%

Entertainment & Life Style

31 Agustus 2014 - Olahraga

Alex Song "Barcelona" Perkuat West Ham

31 Agustus 2014 - Olahraga

Chelsea Tundukkan Everton